alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Denpasar Meningkat

DENPASAR, BALI EXPRESS – Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar terus menunjukkan peningakatan. Pada Kamis (9/7) sore, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar mencatat ada 32 pasien yang dinyatakan sembuh dari virus korona setelah menjalani perawatan dan melalui beberapa tahapan. Dengan tambahan itu, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar hingga kini mencapai 334 orang. 

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai mengatakan, penambahan angka pasien sembuh terus meningkat. Diharapkan kasus kesembuhan setiap harinya terus bertambah, sehingga kasus positif dapat ditekan.

“Upaya penekanan angka positif tidak saja berasal dari langkah penyembuhan pasien, tetapi dibutuhkan peran semua pihak agar dapat menekan lajunya angka kasus positif ini,” ujarnya, Kamis (9/7) sore.

Di tengah kabar baik puluhan pasien berhasil sembuh, sepanjang Kamis (9/7) jumlah pasien positif juga bertambah sebanyak 23 orang. Mereka terdiri tiga OTG (orang tanpa gejala) yang dinyatakan positif, dan 20 lainya merupakan kasus baru.  

Dewa Rai mengakui, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah mulai meningkat. Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar. “Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah. Karena dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, lantaran arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan semua pihak agar ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 supaya tidak semakin meluas. Dalam pencegahan dan penanganan, paparnya, terdapat dua cara, yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.  

Selain kasus positif, keberadan OTG hasil tracking juga mengalami peningkatan, dan menjadi ancaman penularan baru sehingga perlu tetap meningkatkan kewaspadaan. 

Sementara itu, secara kumulatif, kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 773 kasus positif. Rinciannya 344 orang sembuh, 12 orang meninggal dunia, dan 417 orang masih dalam perawatan.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar terus menunjukkan peningakatan. Pada Kamis (9/7) sore, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar mencatat ada 32 pasien yang dinyatakan sembuh dari virus korona setelah menjalani perawatan dan melalui beberapa tahapan. Dengan tambahan itu, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar hingga kini mencapai 334 orang. 

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai mengatakan, penambahan angka pasien sembuh terus meningkat. Diharapkan kasus kesembuhan setiap harinya terus bertambah, sehingga kasus positif dapat ditekan.

“Upaya penekanan angka positif tidak saja berasal dari langkah penyembuhan pasien, tetapi dibutuhkan peran semua pihak agar dapat menekan lajunya angka kasus positif ini,” ujarnya, Kamis (9/7) sore.

Di tengah kabar baik puluhan pasien berhasil sembuh, sepanjang Kamis (9/7) jumlah pasien positif juga bertambah sebanyak 23 orang. Mereka terdiri tiga OTG (orang tanpa gejala) yang dinyatakan positif, dan 20 lainya merupakan kasus baru.  

Dewa Rai mengakui, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah mulai meningkat. Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar. “Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah. Karena dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, lantaran arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai.

Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan semua pihak agar ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 supaya tidak semakin meluas. Dalam pencegahan dan penanganan, paparnya, terdapat dua cara, yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.  

Selain kasus positif, keberadan OTG hasil tracking juga mengalami peningkatan, dan menjadi ancaman penularan baru sehingga perlu tetap meningkatkan kewaspadaan. 

Sementara itu, secara kumulatif, kasus Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 773 kasus positif. Rinciannya 344 orang sembuh, 12 orang meninggal dunia, dan 417 orang masih dalam perawatan.


Most Read

Artikel Terbaru

/