alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Dirawat di RSUP Sanglah, Pasien Covid-19 asal Sidemen Meninggal

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Karangasem melaporkan satu pasien Covid-19 meninggal dunia. Laporan itu baru diumumkan Kamis (9/7), dan tercantum dalam data perkembangan kasus Covid-19 di Karangasem. Pasien laki-laki tersebut dilaporkan berasal dari wilayah Kecamatan Sidemen, berusia 66 tahun.

Koordinator Bidang Kesehatan GTPP Covid-19 Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, membenarkan tambahan satu pasien meninggal dunia teridentifikasi sebagai kasus ke-113. Yang bersangkutan meninggal dalam perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar, 7 Juli. Tim kesehatan Kecamatan Sidemen langsung menelusuri kebenaran info tersebut dengan melakukan koordinasi ke pihak keluarga.

Upaya itu dilakukan lantaran pasien tersebut menjalani perawatan secara mandiri ke Denpasar, tanpa dirujuk sebelumnya oleh pihak kesehatan Karangasem. Bahkan selama 14 hari sebelum meninggal, pasien ini tinggal di Denpasar dalam rangka proses pengobatan. “Kami terima informasi, berdasar hasil lab, almarhum dinyatakan positif Covid-19,” kata Bagus Putra Pertama, Jumat (9/7) malam.

Dia menegaskan, penambahan kasus meninggal baru diumumkan lantaran Gugus Tugas harus memastikan dulu laporan yang diterima. Hanya saja, Bagus Pertama menyebut, laporan mengenai penyakit penyerta tidak diterimanya. Tim Kesehatan di Sidemen telah melakukan penyelidikan dan pemantauan berdasarkan alamat pasien pada 8 Juli atau sehari setelah pasien dilaporkan meninggal. 

“Tadi (Kamis, Red) dirapatkan dan langsung diumumkan. Kemudian hasil tracing di Sidemen ditemukan kontak erat enam orang langsung rapid test. Dua orang hasilnya reaktif dan kami akan lakukan swab (Jumat),” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Karangasem ini.

Dengan adanya tambahan ini, GTPP Karangasem mencatat satu pasien meninggal terpapar Covid-19 dalam rilis perkembangan kasus, Kamis (9/7). Kabar baiknya, pasien terkonfirmasi positif yang dinyatakan sembuh sebanyak 15 orang. Sementara yang masih dirawat saat ini berjumlah 32 orang dan seluruhnya merupakan kasus transmisi lokal.

Putra Pertama menyampaikan, kasus konfirmasi (positif) Covid-19 sebagian besar transmisi lokal yaitu sebesar 80 persen, dan 20 persen berasal dari kasus pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). “Kami kembali imbau masyarakat tetap waspada. Perhatikan protokol kesehatan,” ajak Pertama.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Karangasem melaporkan satu pasien Covid-19 meninggal dunia. Laporan itu baru diumumkan Kamis (9/7), dan tercantum dalam data perkembangan kasus Covid-19 di Karangasem. Pasien laki-laki tersebut dilaporkan berasal dari wilayah Kecamatan Sidemen, berusia 66 tahun.

Koordinator Bidang Kesehatan GTPP Covid-19 Karangasem dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, membenarkan tambahan satu pasien meninggal dunia teridentifikasi sebagai kasus ke-113. Yang bersangkutan meninggal dalam perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar, 7 Juli. Tim kesehatan Kecamatan Sidemen langsung menelusuri kebenaran info tersebut dengan melakukan koordinasi ke pihak keluarga.

Upaya itu dilakukan lantaran pasien tersebut menjalani perawatan secara mandiri ke Denpasar, tanpa dirujuk sebelumnya oleh pihak kesehatan Karangasem. Bahkan selama 14 hari sebelum meninggal, pasien ini tinggal di Denpasar dalam rangka proses pengobatan. “Kami terima informasi, berdasar hasil lab, almarhum dinyatakan positif Covid-19,” kata Bagus Putra Pertama, Jumat (9/7) malam.

Dia menegaskan, penambahan kasus meninggal baru diumumkan lantaran Gugus Tugas harus memastikan dulu laporan yang diterima. Hanya saja, Bagus Pertama menyebut, laporan mengenai penyakit penyerta tidak diterimanya. Tim Kesehatan di Sidemen telah melakukan penyelidikan dan pemantauan berdasarkan alamat pasien pada 8 Juli atau sehari setelah pasien dilaporkan meninggal. 

“Tadi (Kamis, Red) dirapatkan dan langsung diumumkan. Kemudian hasil tracing di Sidemen ditemukan kontak erat enam orang langsung rapid test. Dua orang hasilnya reaktif dan kami akan lakukan swab (Jumat),” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Karangasem ini.

Dengan adanya tambahan ini, GTPP Karangasem mencatat satu pasien meninggal terpapar Covid-19 dalam rilis perkembangan kasus, Kamis (9/7). Kabar baiknya, pasien terkonfirmasi positif yang dinyatakan sembuh sebanyak 15 orang. Sementara yang masih dirawat saat ini berjumlah 32 orang dan seluruhnya merupakan kasus transmisi lokal.

Putra Pertama menyampaikan, kasus konfirmasi (positif) Covid-19 sebagian besar transmisi lokal yaitu sebesar 80 persen, dan 20 persen berasal dari kasus pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). “Kami kembali imbau masyarakat tetap waspada. Perhatikan protokol kesehatan,” ajak Pertama.


Most Read

Artikel Terbaru

/