alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Dua Kali Swab Negatif, 16 Pasien RSUD Klungkung Dinyatakan Sembuh

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS- Enam belas orang pasien Covid-19 yang dirawat RSUD Klungkung dinyatakan sembuh, Kamis (9/7), setelah dua kali berturut-turut dilakukan uji swab dengan hasil negatif. Kini semuanya telah dipulangkan.

Dengan kesembuhan 16 orang pasien itu, kini tinggal 46 pasien positif Covid-19 menjalani perawatan di rumah sakit yang beralamat di Jalan Flamboyan, Semarapura itu.

Direktur RSUD Klungkung dr. I Nyoman Kesuma mengungkapkan,  mereka yang sembuh rata-rata menjalani perawatan selama dua pekan. Namun ada yang dirawat hampir sebulan. “Yang pulang hari ini (Kamis), tercepat IPDC,  berusia 4 tahun dari Tihingan. Dirawat selama sembilan hari dan terlama IWL,67, dari Paksebali selama 28 hari,” ungkap Kesuma.  

Kesuma berpesan, mereka yang sudah diperbolehkan pulang agar tetap menjaga stamina. Makan dan minum yang bergizi, istirahat cukup dan olahraga teratur serta selalu melaksanakan protokol kesehatan.

Seperti diketahui, ruang isolasi RSUD Klungkung sempat overload pasien Covid-19, sehingga rumah sakit setempat memutuskan memanfaatkan dua ruangan rawat inap pasien umum  menjadi ruang isolasi pasien Covid. Dengan demikian mampu menampung maksimal 60 pasien.

Selain itu, Pemkab Klungkung juga memutuskan memanfaatkan gedung Puskesmas Banjarangkan II dan salah satu rumah sakit swasta untuk merawat pasien Covid-19. Hal itu dilakukan karena RSUD Klungkungan dengan daya tampung 60 pasien sudah sempat kewalahan.


KLUNGKUNG, BALI EXPRESS- Enam belas orang pasien Covid-19 yang dirawat RSUD Klungkung dinyatakan sembuh, Kamis (9/7), setelah dua kali berturut-turut dilakukan uji swab dengan hasil negatif. Kini semuanya telah dipulangkan.

Dengan kesembuhan 16 orang pasien itu, kini tinggal 46 pasien positif Covid-19 menjalani perawatan di rumah sakit yang beralamat di Jalan Flamboyan, Semarapura itu.

Direktur RSUD Klungkung dr. I Nyoman Kesuma mengungkapkan,  mereka yang sembuh rata-rata menjalani perawatan selama dua pekan. Namun ada yang dirawat hampir sebulan. “Yang pulang hari ini (Kamis), tercepat IPDC,  berusia 4 tahun dari Tihingan. Dirawat selama sembilan hari dan terlama IWL,67, dari Paksebali selama 28 hari,” ungkap Kesuma.  

Kesuma berpesan, mereka yang sudah diperbolehkan pulang agar tetap menjaga stamina. Makan dan minum yang bergizi, istirahat cukup dan olahraga teratur serta selalu melaksanakan protokol kesehatan.

Seperti diketahui, ruang isolasi RSUD Klungkung sempat overload pasien Covid-19, sehingga rumah sakit setempat memutuskan memanfaatkan dua ruangan rawat inap pasien umum  menjadi ruang isolasi pasien Covid. Dengan demikian mampu menampung maksimal 60 pasien.

Selain itu, Pemkab Klungkung juga memutuskan memanfaatkan gedung Puskesmas Banjarangkan II dan salah satu rumah sakit swasta untuk merawat pasien Covid-19. Hal itu dilakukan karena RSUD Klungkungan dengan daya tampung 60 pasien sudah sempat kewalahan.


Most Read

Artikel Terbaru

/