alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Sebelum Coklit, PPDP Karangasem Wajib Ikuti Rapid Test

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pelaksanaan Pilkada di Karangasem diharapkan berjalan sukses, meski Pilkada digelar saat pandemi. Memastikan semua perangkat KPU, termasuk petugas di lapangan wajib sehat, KPU Karangasem melakukan rapid test kepada petugas ad-hoc.

Untuk itu, Jumat (9/7), para petugas ad-hoc seperti Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) termasuk sekretariat melaksanakan rapid test di kantor camat se-Kabupaten Karangasem.

Ketua KPU Karangasem Krisna Adi Widana mengatakan, petugas PPDP yang menjalani rapid test itu dilakukan sebelum melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak, dimulai 15 Juli 2020. “Tes diwajibkan untuk memastikan petugas penyelenggara benar-benar sehat dan tidak ada yang terpapar,” ucap Krisna

Rapid test bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Dinas Kesehatan. Sebanyak 1.113 orang PPDP, 64 PPK, dan 234 PPS dirapid test secara berkala. Ketentuannya tidak ada tahapan yang terlewati. “Sementara ini, petugas di kecamatan yang memiliki jumlah paling banyak didahulukan tes,” kata Krisna.

Ia menambakan, KPU Karangasem akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan rapid test, terutama kepada petugas penyelenggara yang belum dites. Apabila hasil tes tersebut ada yang reaktif, akan dilakukan isolasi selama 14 hari sesuai protokol Covid-19.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Pelaksanaan Pilkada di Karangasem diharapkan berjalan sukses, meski Pilkada digelar saat pandemi. Memastikan semua perangkat KPU, termasuk petugas di lapangan wajib sehat, KPU Karangasem melakukan rapid test kepada petugas ad-hoc.

Untuk itu, Jumat (9/7), para petugas ad-hoc seperti Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) termasuk sekretariat melaksanakan rapid test di kantor camat se-Kabupaten Karangasem.

Ketua KPU Karangasem Krisna Adi Widana mengatakan, petugas PPDP yang menjalani rapid test itu dilakukan sebelum melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak, dimulai 15 Juli 2020. “Tes diwajibkan untuk memastikan petugas penyelenggara benar-benar sehat dan tidak ada yang terpapar,” ucap Krisna

Rapid test bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Dinas Kesehatan. Sebanyak 1.113 orang PPDP, 64 PPK, dan 234 PPS dirapid test secara berkala. Ketentuannya tidak ada tahapan yang terlewati. “Sementara ini, petugas di kecamatan yang memiliki jumlah paling banyak didahulukan tes,” kata Krisna.

Ia menambakan, KPU Karangasem akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan rapid test, terutama kepada petugas penyelenggara yang belum dites. Apabila hasil tes tersebut ada yang reaktif, akan dilakukan isolasi selama 14 hari sesuai protokol Covid-19.


Most Read

Artikel Terbaru

/