alexametrics
30.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Fraksi Hanura Minta Perpanjang Kontrak Pegawai Khusus Tangani Covid-19

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS- Keberadaan pegawai yang dikontrak secara khusus menangani pasien Covid-19 di Kabupaten Klungkung mendapat perhatian dari Fraksi Hanura DPRD Klungkung. Fraksi Hanura meminta pemerintah daerah memperpanjang masa kontrak pegawai tersebut.

Hal itu tidak terlepas jumlah kasus Covid-19 yang kembali naik di Klungkung. Seperti diketahui, Pemkab Klungkung telah merekrut tenaga kontrak untuk merawat pasien Covid-19 di RSUD Klungkung. Masa kontraknya berakhir Agustus tahun ini. “Pegawai kontrak yang dipekerjakan khusus menangani Covid-19 agar masa kontraknya diperpanjang atau dilanjutkan,” ujar Anggota Fraksi Hanura Luh Adriani membacakan pendapat akhir Fraksi Hanura pada rapat paripurna penetapan rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang pertanggungjawaban APBD 2020 di Ruang Nawa Natya DPRD Klungkung, Selasa (6/7) lalu.

Selain itu, Hanura juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas Covid-19 yang sudah secara terus-menerus melakukan penanggulangan dan penanganan pandemi, termasuk telah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dengan berbagai kebijakan. Fraksi Partai Hanura mengingatkan agar kebijakan pemerintah menangani pandemi dibarengi pengawasan kegiatan masyarakat secara ketat. Sehingga tidak menimbulkan klaster baru.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma belum berani memastikan perpanjangan kontrak pegawai yang khusus merawat pasien Covid-19 di rumah sakit setempat. Pihaknya masih melihat trend kasus hingga pertengahan Agustus nanti. “Kalau meningkat sampai Agustus, kemungkinan diusulkan untuk diperpanjang,” jelas Kesuma, Jumat (9/7).

Berdasarkan data  Jumat, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di sana sebanyak 30 orang. Bertambah 7 orang dari hari sebelumnya. Sementara disinggung terkait pegawai pegawai yang dipekerjakan khusus merawat pasien Covid-19 sebanyak 40 orang. Terdiri dari 29 orang tenaga perawat dan 11 orang pendukung pelayanan. Seperti petugas kebersihan, pemulasaran jenazah dan lainnya. Perpanjangan kontrak dievaluasi tiap enam bulan.


KLUNGKUNG, BALI EXPRESS- Keberadaan pegawai yang dikontrak secara khusus menangani pasien Covid-19 di Kabupaten Klungkung mendapat perhatian dari Fraksi Hanura DPRD Klungkung. Fraksi Hanura meminta pemerintah daerah memperpanjang masa kontrak pegawai tersebut.

Hal itu tidak terlepas jumlah kasus Covid-19 yang kembali naik di Klungkung. Seperti diketahui, Pemkab Klungkung telah merekrut tenaga kontrak untuk merawat pasien Covid-19 di RSUD Klungkung. Masa kontraknya berakhir Agustus tahun ini. “Pegawai kontrak yang dipekerjakan khusus menangani Covid-19 agar masa kontraknya diperpanjang atau dilanjutkan,” ujar Anggota Fraksi Hanura Luh Adriani membacakan pendapat akhir Fraksi Hanura pada rapat paripurna penetapan rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang pertanggungjawaban APBD 2020 di Ruang Nawa Natya DPRD Klungkung, Selasa (6/7) lalu.

Selain itu, Hanura juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas Covid-19 yang sudah secara terus-menerus melakukan penanggulangan dan penanganan pandemi, termasuk telah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dengan berbagai kebijakan. Fraksi Partai Hanura mengingatkan agar kebijakan pemerintah menangani pandemi dibarengi pengawasan kegiatan masyarakat secara ketat. Sehingga tidak menimbulkan klaster baru.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma belum berani memastikan perpanjangan kontrak pegawai yang khusus merawat pasien Covid-19 di rumah sakit setempat. Pihaknya masih melihat trend kasus hingga pertengahan Agustus nanti. “Kalau meningkat sampai Agustus, kemungkinan diusulkan untuk diperpanjang,” jelas Kesuma, Jumat (9/7).

Berdasarkan data  Jumat, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di sana sebanyak 30 orang. Bertambah 7 orang dari hari sebelumnya. Sementara disinggung terkait pegawai pegawai yang dipekerjakan khusus merawat pasien Covid-19 sebanyak 40 orang. Terdiri dari 29 orang tenaga perawat dan 11 orang pendukung pelayanan. Seperti petugas kebersihan, pemulasaran jenazah dan lainnya. Perpanjangan kontrak dievaluasi tiap enam bulan.


Most Read

Artikel Terbaru

/