alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Pemuda Berkumpul di Pantai Kuta, Pengawasan Diperketat

KUTA, BALI EXPRESS – Penutupan akses masuk Pantai Kuta, Badung, diperkuat lantaran sebelumnya ditemukan sejumlah pemuda berkumpul tanpa menggunakan masker dan videonya viral di media sosial. Pengetatan dilakukan dengan penutupan secara permanen menggunakan kayu dan bambu pada sejumlah akses masuk pantai.

Ketua Pengelola Wisata Pantai Kuta Wayan Sirna mengakui, langkah itu menjadi respons pihaknya terhadap temuan warga pada Rabu (7/7). Bahkan dalam temuan tersebut, segerombolan pria itu menerobos pita pembatas masuk area pantai untuk bermain voli. “Kami mengapresiasi kepedulian warga yang turut mengawasi pemberlakuan PPKM Darurat di area Pantai Kuta. Walau memang, seperti terlihat dalam video yang viral di media sosial itu, kata-kata ataupun bahasanya terasa kurang tepat. Mungkin itu terjadi karena orang-orang tersebut tidak menghiraukan arahan yang diberikan,” ungkap Sirna.

Selain melakukan penutupan, pihaknya juga mencabut tiang pada lapangan voli yang ada di Pantai Kuta. Tujuannya agar tidak terjadi lagi hal serupa. “Tiang voli sudah kami cabut untuk sementara waktu. Kami harap masyarakat pada umumnya bisa memaklumi. Karena hal ini termasuk untuk menyukseskan pelaksanaan PPKM Darurat, sebagai upaya memutus mata rantai pandemi Covid-19,” paparnya.

Sirna yang juga Satgas Pantai Kuta menerangkan, pengawasan PPKM Darurat di Pantai Kuta saat ini juga diperketat. Pecalang dan Jagabaya Desa Adat Kuta juga dilibatkan dalam pengawasan. Di samping itu, juga bersinergi bersama unsur-unsur terkait lainnya seperti TNI dan Polri. “Hasil pengawasan tadi, memang masih ada orang yang menerobos masuk area pantai. Namun itu sudah langsung disikapi dengan memberikan pemahaman. Setelah itu, mereka langsung meninggalkan pantai,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista juga mengatakan hal senada. Ia mengaku akan lebih mengintensifkan pengawasan, pasca temuan beberapa orang yang menerobos masuk dan bermain voli pada salah satu titik Pantai Kuta. “Saya sudah wanti-wanti kepada Satgas Pantai untuk terus patroli. Jangan sampai hal semacam itu terulang lagi,” pungkasnya singkat. (esa)


KUTA, BALI EXPRESS – Penutupan akses masuk Pantai Kuta, Badung, diperkuat lantaran sebelumnya ditemukan sejumlah pemuda berkumpul tanpa menggunakan masker dan videonya viral di media sosial. Pengetatan dilakukan dengan penutupan secara permanen menggunakan kayu dan bambu pada sejumlah akses masuk pantai.

Ketua Pengelola Wisata Pantai Kuta Wayan Sirna mengakui, langkah itu menjadi respons pihaknya terhadap temuan warga pada Rabu (7/7). Bahkan dalam temuan tersebut, segerombolan pria itu menerobos pita pembatas masuk area pantai untuk bermain voli. “Kami mengapresiasi kepedulian warga yang turut mengawasi pemberlakuan PPKM Darurat di area Pantai Kuta. Walau memang, seperti terlihat dalam video yang viral di media sosial itu, kata-kata ataupun bahasanya terasa kurang tepat. Mungkin itu terjadi karena orang-orang tersebut tidak menghiraukan arahan yang diberikan,” ungkap Sirna.

Selain melakukan penutupan, pihaknya juga mencabut tiang pada lapangan voli yang ada di Pantai Kuta. Tujuannya agar tidak terjadi lagi hal serupa. “Tiang voli sudah kami cabut untuk sementara waktu. Kami harap masyarakat pada umumnya bisa memaklumi. Karena hal ini termasuk untuk menyukseskan pelaksanaan PPKM Darurat, sebagai upaya memutus mata rantai pandemi Covid-19,” paparnya.

Sirna yang juga Satgas Pantai Kuta menerangkan, pengawasan PPKM Darurat di Pantai Kuta saat ini juga diperketat. Pecalang dan Jagabaya Desa Adat Kuta juga dilibatkan dalam pengawasan. Di samping itu, juga bersinergi bersama unsur-unsur terkait lainnya seperti TNI dan Polri. “Hasil pengawasan tadi, memang masih ada orang yang menerobos masuk area pantai. Namun itu sudah langsung disikapi dengan memberikan pemahaman. Setelah itu, mereka langsung meninggalkan pantai,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista juga mengatakan hal senada. Ia mengaku akan lebih mengintensifkan pengawasan, pasca temuan beberapa orang yang menerobos masuk dan bermain voli pada salah satu titik Pantai Kuta. “Saya sudah wanti-wanti kepada Satgas Pantai untuk terus patroli. Jangan sampai hal semacam itu terulang lagi,” pungkasnya singkat. (esa)


Most Read

Artikel Terbaru

/