alexametrics
26.5 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Lihat Pemandangan Bagus, Warga Berharap Jalan Tanah Barak Diperbaiki

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Ada puluhan warga Banjar Tanah Barak, Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem melintasi jalan penghubung menuju Batu Sanglot, desa setempat. Jalan itu kondisinya tampak masih berbatu geladak, belum diaspal.

Jalan berstatus kabupaten itu juga berlubang dan berkerikil di beberapa titiknya. Kondisi itu membuat pengendara motor harus hati-hati tatkala hujan. Sebab jalanan yang menanjak akan licin dan digenangi air. Jalan juga akan diselimuti debu setiap musim panas.

Akses jalan itu sangat bagus untuk bisa menikmati panorama alam. Pemandangan laut biru dan bebukitan yang berbatasan dengan Desa Bunutan, Kecamatan Abang terlihat indah sepadan. Namun konsentrasi pengendara harus terpecah agar tetap fokus.

Baca Juga :  Aci Calonarang Tanpa Penonton, Kembalikan Magis Masa Silam

“Warga sering lewat sana. Memang jalan utama. Biasanya langsung menuju lokasi mata air. Siswa sekolah, kerja, ke pasar ya lewat sana,” kata Kepala Dusun Tanah Barak I Made Putra.

Dia mengakui, warga berharap jalan itu dapat sentuhan Pemkab Karangasem. Sebab warga sangat mendambakan akses yang lancar, tanpa membuat warga waswas setiap melintas. “Semoga bisa diperbaiki,” harap Putra.

Pihaknya sudah mengusulkan perbaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem melalui desa, beberapa kali. Sayangnya usulan itu belum terealisasi hingga kini. Akses tersebut lama tak mendapat perbaikan Pemkab Karangasem.

Seperti diketahui, program pembangunan fisik tahun 2020 ditiadakan, khusus di Bina Marga PUPR Karangasem. Anggarannya dialihkan untuk penangganan Covid-19. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR I Wayan Surata Jaya, belum dapat dikonfirmasi soal ini.

Baca Juga :  Lagi, Jambret Spesialis Bule Perempuan di Kuta Dibekuk

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Ada puluhan warga Banjar Tanah Barak, Desa Seraya Timur, Kecamatan Karangasem melintasi jalan penghubung menuju Batu Sanglot, desa setempat. Jalan itu kondisinya tampak masih berbatu geladak, belum diaspal.

Jalan berstatus kabupaten itu juga berlubang dan berkerikil di beberapa titiknya. Kondisi itu membuat pengendara motor harus hati-hati tatkala hujan. Sebab jalanan yang menanjak akan licin dan digenangi air. Jalan juga akan diselimuti debu setiap musim panas.

Akses jalan itu sangat bagus untuk bisa menikmati panorama alam. Pemandangan laut biru dan bebukitan yang berbatasan dengan Desa Bunutan, Kecamatan Abang terlihat indah sepadan. Namun konsentrasi pengendara harus terpecah agar tetap fokus.

Baca Juga :  Aci Calonarang Tanpa Penonton, Kembalikan Magis Masa Silam

“Warga sering lewat sana. Memang jalan utama. Biasanya langsung menuju lokasi mata air. Siswa sekolah, kerja, ke pasar ya lewat sana,” kata Kepala Dusun Tanah Barak I Made Putra.

Dia mengakui, warga berharap jalan itu dapat sentuhan Pemkab Karangasem. Sebab warga sangat mendambakan akses yang lancar, tanpa membuat warga waswas setiap melintas. “Semoga bisa diperbaiki,” harap Putra.

Pihaknya sudah mengusulkan perbaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karangasem melalui desa, beberapa kali. Sayangnya usulan itu belum terealisasi hingga kini. Akses tersebut lama tak mendapat perbaikan Pemkab Karangasem.

Seperti diketahui, program pembangunan fisik tahun 2020 ditiadakan, khusus di Bina Marga PUPR Karangasem. Anggarannya dialihkan untuk penangganan Covid-19. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR I Wayan Surata Jaya, belum dapat dikonfirmasi soal ini.

Baca Juga :  Suami dan Anak Beli Nasi, Ibu Muda Gantung Diri di Mengwi

Most Read

Artikel Terbaru

/