alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Mimih Dewa Ratu! Buruh Petik Kelapa Jatuh ke Jurang Sedalam 20 Meter

GIANYAR, BALI EXPRESS – Seorang buruh terjatuh ke dalam jurang di Banjar Pedapdapan, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Senin (9/8). Saat ini pihak kepolisian, BPBD Gianyar, bersama warga setempat pun tengah melakukan pencarian terhadap korban.

Menurutnya informasi yang dihimpun di lapangan, korban I Made Warta, 50, alamat Banjar Pedapdapan, Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, merupakan seorang buruh bangunan yang memiliki kemampuan memanjat pohon. Sehingga korban diminta oleh saksi Dewa Raka, asal Banjar Cagaan, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar untuk memanjat pohon kelapa. “Dari tiga hari yang lalu korban dan saksi sudah janjian, sehingga tadi sekitar pukul 17.00 WITA korban memanjat pohon kelapa milik saksi,” ujar salah seorang sumber di lapangan.

Pohon kelapa milik saksi sendiri memang berada di pinggir jurang sehingga sangat berbahaya. Namun korban tetap memanjat dan tiba-tiba korban terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman 20 meter. Saksi Dewa Raka yang saat itu juga ada di TKP berusaha menolong korban yang tersangkut dipinggir jurang. Sayangnya saat hendak ditarik, korban justru terjatuh ke dalam jurang. Atas kondisi tersebut saksi kemudian berteriak meminta tolong hingga warga sekitar langsung datang ke TKP dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tampaksiring.

Kapolsek Tampaksiring, AKP Ni Luh Suardini yang dikonfirmasi terpisah membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya langsung turun ke TKP dan melakukan koordinasi dengan BPBD Gianyar serta Basarnas Bali untuk melakukan pencarian terhadap korban. “Kita langsung turun ke TKP dan melakulan pencarian terhadap korban,” ujarnya.

Pencarian pun dilakukan dengan menyusuri bibir jurang sebab hari sudah mulai malam dan gelap. Namun hingga pukul 20.00 WITA korban belum juga ditemukan.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Seorang buruh terjatuh ke dalam jurang di Banjar Pedapdapan, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Senin (9/8). Saat ini pihak kepolisian, BPBD Gianyar, bersama warga setempat pun tengah melakukan pencarian terhadap korban.

Menurutnya informasi yang dihimpun di lapangan, korban I Made Warta, 50, alamat Banjar Pedapdapan, Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, merupakan seorang buruh bangunan yang memiliki kemampuan memanjat pohon. Sehingga korban diminta oleh saksi Dewa Raka, asal Banjar Cagaan, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar untuk memanjat pohon kelapa. “Dari tiga hari yang lalu korban dan saksi sudah janjian, sehingga tadi sekitar pukul 17.00 WITA korban memanjat pohon kelapa milik saksi,” ujar salah seorang sumber di lapangan.

Pohon kelapa milik saksi sendiri memang berada di pinggir jurang sehingga sangat berbahaya. Namun korban tetap memanjat dan tiba-tiba korban terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman 20 meter. Saksi Dewa Raka yang saat itu juga ada di TKP berusaha menolong korban yang tersangkut dipinggir jurang. Sayangnya saat hendak ditarik, korban justru terjatuh ke dalam jurang. Atas kondisi tersebut saksi kemudian berteriak meminta tolong hingga warga sekitar langsung datang ke TKP dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tampaksiring.

Kapolsek Tampaksiring, AKP Ni Luh Suardini yang dikonfirmasi terpisah membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya langsung turun ke TKP dan melakukan koordinasi dengan BPBD Gianyar serta Basarnas Bali untuk melakukan pencarian terhadap korban. “Kita langsung turun ke TKP dan melakulan pencarian terhadap korban,” ujarnya.

Pencarian pun dilakukan dengan menyusuri bibir jurang sebab hari sudah mulai malam dan gelap. Namun hingga pukul 20.00 WITA korban belum juga ditemukan.


Most Read

Artikel Terbaru

/