28.7 C
Denpasar
Friday, December 9, 2022

Kurangi Kepadatan Rutan, Tujuh Warga Binaan Diberikan Asimilasi Rumah

GIANYAR, BALI EXPRESS  – Dalam rangka mengurangi kepadatan Lapas dan Rutan yang ada, serta dalam rangka pencegahan, penanggulangan dan penyebaran  Covid 19, maka Rutan Kelas IIB Gianyar kembali memberikan Program Integrasi Asimilasi di rumah, Selasa (9/8).

Kepala Rutan Gianyar, M. Bahrun menyampaikan bahwa Covid-19 belum sepenuhnya hilang dari bumi pertiwi meskipun angka kasus Covid-19 telah melandai. “Dari 7 orang warga binaan yang mendapatkan Asimilasi Rumah pada hari ini antara lain dengan tindak pidana pencurian 4 orang, narkotika pidana dibawah 5 tahun 2 orang dan 1 orang dengan tindak pidana pemalsuan materai,” terangnya.

Ditambahkannya jika sebelum mendapatkan Asimilasi Rumah tentunya mereka sudah memenuhi syarat-syarat baik substantif maupun administratif. Kepada warga binaan yang mendapatkan asimilasi di rumah, diharapkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. “Ikuti program pembimbingan yang akan dilakukan oleh Balai Pemayarakatan,” pesannya.

Baca Juga :  Pikap Terperosok ke Jurang, Tiga Orang Tewas

Ditambahkannya jika sisa masa tahanan dari ketujuh warga binaan yang mendapatkan asimilasi rumah beragam. “Yang jelas mereka sudah menjalani 2 per 3 masa tahanan di tahun 2022. Ada juga yang sisanya cukup lumayan, ada yang lebih 1 bulan,” imbuhnya.

Proses akhir sebelum meninggalkan Rutan Gianyar, warga binaan dilakukan test urine yang dilakukan di ruang perawatan Rutan Gianyar oleh Dokter Rutan. “Astungkara semuanya negatif dan sehat. Dan selamat kembali ke masyarakat, semoga kedepan menjadi warga negara yang taat hukum dan produktif serta tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum,” tutupnya.

Salah seorang warga binaan kelihatan terharu karena tidak menyangka hari ini akan bebas Asimilasi di rumah.

Baca Juga :  Peringati HUT Pas ke 58, Ratusan WBP Donor Darah di LP Kerobokan

GIANYAR, BALI EXPRESS  – Dalam rangka mengurangi kepadatan Lapas dan Rutan yang ada, serta dalam rangka pencegahan, penanggulangan dan penyebaran  Covid 19, maka Rutan Kelas IIB Gianyar kembali memberikan Program Integrasi Asimilasi di rumah, Selasa (9/8).

Kepala Rutan Gianyar, M. Bahrun menyampaikan bahwa Covid-19 belum sepenuhnya hilang dari bumi pertiwi meskipun angka kasus Covid-19 telah melandai. “Dari 7 orang warga binaan yang mendapatkan Asimilasi Rumah pada hari ini antara lain dengan tindak pidana pencurian 4 orang, narkotika pidana dibawah 5 tahun 2 orang dan 1 orang dengan tindak pidana pemalsuan materai,” terangnya.

Ditambahkannya jika sebelum mendapatkan Asimilasi Rumah tentunya mereka sudah memenuhi syarat-syarat baik substantif maupun administratif. Kepada warga binaan yang mendapatkan asimilasi di rumah, diharapkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. “Ikuti program pembimbingan yang akan dilakukan oleh Balai Pemayarakatan,” pesannya.

Baca Juga :  Rencana Relokasi Rutan Gianyar Masih Gabeng

Ditambahkannya jika sisa masa tahanan dari ketujuh warga binaan yang mendapatkan asimilasi rumah beragam. “Yang jelas mereka sudah menjalani 2 per 3 masa tahanan di tahun 2022. Ada juga yang sisanya cukup lumayan, ada yang lebih 1 bulan,” imbuhnya.

Proses akhir sebelum meninggalkan Rutan Gianyar, warga binaan dilakukan test urine yang dilakukan di ruang perawatan Rutan Gianyar oleh Dokter Rutan. “Astungkara semuanya negatif dan sehat. Dan selamat kembali ke masyarakat, semoga kedepan menjadi warga negara yang taat hukum dan produktif serta tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum,” tutupnya.

Salah seorang warga binaan kelihatan terharu karena tidak menyangka hari ini akan bebas Asimilasi di rumah.

Baca Juga :  Pikap Terperosok ke Jurang, Tiga Orang Tewas

Most Read

Artikel Terbaru

/