alexametrics
30.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Donor Plasma Konvalesen, FK Unud Beri Penghargaan Pangdam IX Udayana

DENPASAR, BALI EXPRESS – Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara mendapatkan penghargaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Rabu (9/9). Pangdam menerima penghargaan karena peran aktif Kodam IX/Udayana dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19, termasuk banyaknya prajurit Kodam IX/Udayana yang menjadi pendonor plasma konvalesen.

Pangdam menyampaikan, selama ini sebagai pimpinan tertinggi di Kodam IX/Udayana dirinya aktif mendorong donor plasma konvalesen. “Saya selaku Pangdam IX/Udayana telah berupaya menggerakkan semua sumber daya yang dimiliki Kodam IX/Udayana untuk mendukung pemerintah daerah di Provinsi Bali dalam berperang melawan Covid-19,” tegas Kurnia.

Menurut jenderal bintang dua ini, donor plasma tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan akan plasma konvalesen. Kodam IX/Udayana juga sudah menyelenggarakan donor darah plasma konvalesen. “Walaupun donor plasma ini masih belum maksimal karena masih cukup banyak potensi pendonor yang ada di masyarakat yang belum mendonorkan darahnya, tentunya ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,”jelasnya lagi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, SpB., SpOT (K) menyampaikan bahwa jajaran kesehatan berterima kasih kepada Kodam IX/Udayana karena telah ikut serta dalam penanggulangan dan mencegah penyebaran Covid-19 serta juga mengantisipasi dan memutus penularan Covid-19.

“Kami berharap dengan kepemimpinan Pangdam IX/Udayana beserta jajarannya yang bekerja sama dan bersinergi dengan semua pihak, sangat diperlukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 untuk bisa memulihkan keadaan dan perekonomian khususnya di Provinsi Bali,” harap Dekan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A Raka Sudewi, Sp.S(K) sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena sejak awal terjadinya wabah Covid–19, Kodam IX/Udayana selalu berperan aktif berpartisipasi dengan Diskes dan IDI Provinsi Bali dalam melakukan penanggulangan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Bali.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara mendapatkan penghargaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Rabu (9/9). Pangdam menerima penghargaan karena peran aktif Kodam IX/Udayana dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19, termasuk banyaknya prajurit Kodam IX/Udayana yang menjadi pendonor plasma konvalesen.

Pangdam menyampaikan, selama ini sebagai pimpinan tertinggi di Kodam IX/Udayana dirinya aktif mendorong donor plasma konvalesen. “Saya selaku Pangdam IX/Udayana telah berupaya menggerakkan semua sumber daya yang dimiliki Kodam IX/Udayana untuk mendukung pemerintah daerah di Provinsi Bali dalam berperang melawan Covid-19,” tegas Kurnia.

Menurut jenderal bintang dua ini, donor plasma tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan akan plasma konvalesen. Kodam IX/Udayana juga sudah menyelenggarakan donor darah plasma konvalesen. “Walaupun donor plasma ini masih belum maksimal karena masih cukup banyak potensi pendonor yang ada di masyarakat yang belum mendonorkan darahnya, tentunya ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,”jelasnya lagi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Prof. Dr. dr. I Ketut Suyasa, SpB., SpOT (K) menyampaikan bahwa jajaran kesehatan berterima kasih kepada Kodam IX/Udayana karena telah ikut serta dalam penanggulangan dan mencegah penyebaran Covid-19 serta juga mengantisipasi dan memutus penularan Covid-19.

“Kami berharap dengan kepemimpinan Pangdam IX/Udayana beserta jajarannya yang bekerja sama dan bersinergi dengan semua pihak, sangat diperlukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 untuk bisa memulihkan keadaan dan perekonomian khususnya di Provinsi Bali,” harap Dekan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A Raka Sudewi, Sp.S(K) sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena sejak awal terjadinya wabah Covid–19, Kodam IX/Udayana selalu berperan aktif berpartisipasi dengan Diskes dan IDI Provinsi Bali dalam melakukan penanggulangan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Bali.


Most Read

Artikel Terbaru

/