alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Tabrak Pohon Asam Tumbang, Made Oka Tewas di Lokasi

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Nasib naas dialami Gusti Made Oka, 38. Pria asal Banjar Dinas Sari Mekar, Desa Pemuteran, Gerokgak, meregang nyawa di tempat, setelah mobil yang dikendarainya menabrak pohon Asam yang tumbang di Jalan Raya Seririt – Gilimanuk, depan Kantor LPD Desa Pengulon, Banjar Dinas Munduk Sari, Desa Pengulon,  Gerokgak, Buleleng, Rabu (9/9) sekira pukul 05.00 Wita.

Kasusbag  Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, menyebut, peristiwa naas itu bermula saat korban mengendarai mobil Suzuki Carry warna hitam DK 1801 UQ.

Sesampainya di lokasi sekira pukul 05.00 Wita, korban yang datang dari arah barat menuju timur ini, tak mengetahui ada pohon asam tumbang yang melintang di jalan. 

“Mengingat tidak ada penerangan di sekitar tempat kejadian perkara, sehingga korban langsung menabrak pohon yang tumbang tersebut. Karena benturan keras, pengemudi langsung meninggal dunia di lokasi, akibat tubuh korban terjepit kendaraan yang ringsek,” ujar Iptu Sumarjaya, Rabu (9/9) pagi.

Proses evakuasi, sebut Sumarjaya, berlangsung dramatis dengan menggunakan alat extrikasi karena posisi korban terjepit cukup parah. Untuk bisa mengeluarkan korban, maka tim SAR gabungan memotong bagian pohon yang memiliki diameter cukup besar. Setelahnya baru dilakukan upaya melepaskan tubuh korban dari himpitan bodi mobil.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit. “Pada pukul 07.05 Wita korban telah terevakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan oleh tim medis di Puskesmas Gerokgak I, korban mengalami cedera kepala berat, pendarahan dari hidung, luka, patah tulang leher,” imbuhnya.

Atas kondisi ini, Sumarjaya mengimbau agar masyarakat tetap waspada saat melintasi jalan yang memiliki banyak pohon perindang di pinggir jalan. Terlebih saat cuaca tidak memungkinkan, seperti angin kencang dan hujan deras. “Tetap waspada, karena pohon tumbang bisa terjadi kapan saja,” pungkasnya. 


SINGARAJA, BALI EXPRESS-Nasib naas dialami Gusti Made Oka, 38. Pria asal Banjar Dinas Sari Mekar, Desa Pemuteran, Gerokgak, meregang nyawa di tempat, setelah mobil yang dikendarainya menabrak pohon Asam yang tumbang di Jalan Raya Seririt – Gilimanuk, depan Kantor LPD Desa Pengulon, Banjar Dinas Munduk Sari, Desa Pengulon,  Gerokgak, Buleleng, Rabu (9/9) sekira pukul 05.00 Wita.

Kasusbag  Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, menyebut, peristiwa naas itu bermula saat korban mengendarai mobil Suzuki Carry warna hitam DK 1801 UQ.

Sesampainya di lokasi sekira pukul 05.00 Wita, korban yang datang dari arah barat menuju timur ini, tak mengetahui ada pohon asam tumbang yang melintang di jalan. 

“Mengingat tidak ada penerangan di sekitar tempat kejadian perkara, sehingga korban langsung menabrak pohon yang tumbang tersebut. Karena benturan keras, pengemudi langsung meninggal dunia di lokasi, akibat tubuh korban terjepit kendaraan yang ringsek,” ujar Iptu Sumarjaya, Rabu (9/9) pagi.

Proses evakuasi, sebut Sumarjaya, berlangsung dramatis dengan menggunakan alat extrikasi karena posisi korban terjepit cukup parah. Untuk bisa mengeluarkan korban, maka tim SAR gabungan memotong bagian pohon yang memiliki diameter cukup besar. Setelahnya baru dilakukan upaya melepaskan tubuh korban dari himpitan bodi mobil.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit. “Pada pukul 07.05 Wita korban telah terevakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan oleh tim medis di Puskesmas Gerokgak I, korban mengalami cedera kepala berat, pendarahan dari hidung, luka, patah tulang leher,” imbuhnya.

Atas kondisi ini, Sumarjaya mengimbau agar masyarakat tetap waspada saat melintasi jalan yang memiliki banyak pohon perindang di pinggir jalan. Terlebih saat cuaca tidak memungkinkan, seperti angin kencang dan hujan deras. “Tetap waspada, karena pohon tumbang bisa terjadi kapan saja,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/