26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Buruh Bangunan Nyuri Motor, Tak Sadar Ditonton Pemiliknya

DENPASAR, BALI EXPRESS – Aksi Angga Septian Bagus Cahyono, 29, saat mencuri sepeda motor di Jalam Bung Tomo X, Gang Mekar I, Denpasar Utara, Selasa (6/12), gagal total. Pasalnya, upaya jahat tersebut sejak awal sudah disadari korban. Alhasil, maling itu malah berakhir dibalik jeruji besi.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, peristiwa itu diketahui bermula ketika korban Kadek Anom Aryawan, 25, yang mengendarai mobil tiba di rumah (TKP), usai membeli makan sekitar pukul 03.15. Saat itu, tampak pelaku masuk ke halaman kos tetangga. Setelah korban mematikan mesin mobil, ia kembali melihat pelaku melintas ke gang.

“Gerak-gerik pelaku membuat pelapor merasa curiga,” tandasnya, Kamis (8/12). Sehingga, Anom sengaja sembunyi di samping mobilnya, untuk memantau pelaku.

Ternyata garong tersebut mulai mendekati sepeda motor Honda Vario warna hitam DK 4982 IE yang parkir di depan rumah. Kebetulan, kejadian ini juga disaksikan adik sepupunya bernama Putu Kharisma Rani dari lantai dua rumah.

Anom langsung memberi kode sepupunya itu agar diam dengan menunjukkan telunjuk di bibir, sambil berusaha menelepon anggota Buser Polsek Denpasar Utara. Setelah berhasil menghubungi aparat, korban kembali menonton aksi pria asal Malang, Jawa Timur tersebut yang kini tampak memasukan kunci yang sudah dibawa. Kemudian, pelaku mencoba menghidupkan kendaraan itu dengan starter tangan, tapi tidak bisa.

Selanjutnya, maling itu mendorong sepeda motor buruannya kurang lebih sejauh empat meter, dan coba menghidupkan lagi menggunakan starter kaki. Momen tersebut, dimanfaatkan Anom untuk mendekat. Di saat yang bersamaan, anggota Polsek Denpasar Utara pun tiba.

Tanpa buang waktu, aparat bersama korban langsung meringkus Angga. Sehingga, pelaku tak dapat berkutik. “Perbuatan pelaku menyebabkan kerugian bagi korban Rp 8 juta, dan korban sudah membuat laporan resmi,” tambahnya.

Dari hasil interogasi, Angga mengakui mengambil motor korban yang terparkir di pinggir jalan. Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini memanfaatkan situasi yang sepi. Dia mangaku baru sekali berbuat kejahatan. Atas perbuatannya, pria yang tinggal di Banjar Basang Tambiang, Kapal, Mengwi itu disangkakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Aksi Angga Septian Bagus Cahyono, 29, saat mencuri sepeda motor di Jalam Bung Tomo X, Gang Mekar I, Denpasar Utara, Selasa (6/12), gagal total. Pasalnya, upaya jahat tersebut sejak awal sudah disadari korban. Alhasil, maling itu malah berakhir dibalik jeruji besi.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, peristiwa itu diketahui bermula ketika korban Kadek Anom Aryawan, 25, yang mengendarai mobil tiba di rumah (TKP), usai membeli makan sekitar pukul 03.15. Saat itu, tampak pelaku masuk ke halaman kos tetangga. Setelah korban mematikan mesin mobil, ia kembali melihat pelaku melintas ke gang.

“Gerak-gerik pelaku membuat pelapor merasa curiga,” tandasnya, Kamis (8/12). Sehingga, Anom sengaja sembunyi di samping mobilnya, untuk memantau pelaku.

Ternyata garong tersebut mulai mendekati sepeda motor Honda Vario warna hitam DK 4982 IE yang parkir di depan rumah. Kebetulan, kejadian ini juga disaksikan adik sepupunya bernama Putu Kharisma Rani dari lantai dua rumah.

Anom langsung memberi kode sepupunya itu agar diam dengan menunjukkan telunjuk di bibir, sambil berusaha menelepon anggota Buser Polsek Denpasar Utara. Setelah berhasil menghubungi aparat, korban kembali menonton aksi pria asal Malang, Jawa Timur tersebut yang kini tampak memasukan kunci yang sudah dibawa. Kemudian, pelaku mencoba menghidupkan kendaraan itu dengan starter tangan, tapi tidak bisa.

Selanjutnya, maling itu mendorong sepeda motor buruannya kurang lebih sejauh empat meter, dan coba menghidupkan lagi menggunakan starter kaki. Momen tersebut, dimanfaatkan Anom untuk mendekat. Di saat yang bersamaan, anggota Polsek Denpasar Utara pun tiba.

Tanpa buang waktu, aparat bersama korban langsung meringkus Angga. Sehingga, pelaku tak dapat berkutik. “Perbuatan pelaku menyebabkan kerugian bagi korban Rp 8 juta, dan korban sudah membuat laporan resmi,” tambahnya.

Dari hasil interogasi, Angga mengakui mengambil motor korban yang terparkir di pinggir jalan. Pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini memanfaatkan situasi yang sepi. Dia mangaku baru sekali berbuat kejahatan. Atas perbuatannya, pria yang tinggal di Banjar Basang Tambiang, Kapal, Mengwi itu disangkakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

 






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru