26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Menghilang dari Rumah, Nova Ditemukan Meninggal dan Tersangkut di Gorong-gorong

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Putu Nova Apriana, 28 seorang warga asal Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng ditemukan meninggal. Jasadnya tersangkut di dalam gorong-gorong Ia ditemukan dalam kondisi kaku dan tertelungkup, Jumat (9/12) siang. Sekitar pukul 13.45 menit, tim SAR Buleleng melakukan evakuasi. Gorong-gorong yang ada di kawasan Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt terpaksa dibongkar agar bisa mengeluarkan jasad Nova. Saat gorong-gorong berhasil dibongkar, Nova ditemukan melintang dan meringkuk dalam gorong-gorong. Tim SAR yang melakukan evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam untuk dapat membokar beton penutup gorong-gorong dan mengeluarkan mayat laki-laki terebut.

 

Kepala POS SAR Buleleng, Dudi Librana menjelaskan, mayat Nova ditemukan berdasarkan laporan warga. Saat itu ada bau menyenngat dari depan rumah kos. Diduga Nova meninggal sejak dua hari lalu. “Dari laporan itu langsung kai ke lokasi da membongkar beton. Ini diketahui karena ada bau,” terangnya.

 

Setelah dikeluarkan dari gorong-gorong, jenazah Nova langsung dibawa ke RSUD Buleleng untuk diotopsi.

 

Sementara itu, dari keterangan keluarga korban, Ketut Nesa, Putu Nova dikabarkan menhilang dari rumah. Ia tak ada kabar sejak dua hari lalu. Pihak keluarga sempat mencari ke tempat-tempat yang biasa dikunjungi namun tak juga ditemukan. Bahkan pihak keluarga sempat mencarinya hingga wilayah Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng.

 

Biasanya Nova akan pergi dengan membawa kantong kresek yang berisi beberapa barang-barang. Ia akan berangkat dari rumah saat pagi hari dan pulang saat sore hari atau sing hari. Akan tetapi dua hari sosok Nova tak pulang. “Biasanya kaau dicari ketempat-tempat biasa, pasti banyak orang yang tahu. Nyatanya dia juga tidak dikethui keberaanya sama orang-orang yang biasanya melihat. Keluarga saya ini memang punya sakit epilepsi,” ujarnya saat ditemui disela-sela evakuasi mayat Nova.






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Putu Nova Apriana, 28 seorang warga asal Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng ditemukan meninggal. Jasadnya tersangkut di dalam gorong-gorong Ia ditemukan dalam kondisi kaku dan tertelungkup, Jumat (9/12) siang. Sekitar pukul 13.45 menit, tim SAR Buleleng melakukan evakuasi. Gorong-gorong yang ada di kawasan Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt terpaksa dibongkar agar bisa mengeluarkan jasad Nova. Saat gorong-gorong berhasil dibongkar, Nova ditemukan melintang dan meringkuk dalam gorong-gorong. Tim SAR yang melakukan evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam untuk dapat membokar beton penutup gorong-gorong dan mengeluarkan mayat laki-laki terebut.

 

Kepala POS SAR Buleleng, Dudi Librana menjelaskan, mayat Nova ditemukan berdasarkan laporan warga. Saat itu ada bau menyenngat dari depan rumah kos. Diduga Nova meninggal sejak dua hari lalu. “Dari laporan itu langsung kai ke lokasi da membongkar beton. Ini diketahui karena ada bau,” terangnya.

 

Setelah dikeluarkan dari gorong-gorong, jenazah Nova langsung dibawa ke RSUD Buleleng untuk diotopsi.

 

Sementara itu, dari keterangan keluarga korban, Ketut Nesa, Putu Nova dikabarkan menhilang dari rumah. Ia tak ada kabar sejak dua hari lalu. Pihak keluarga sempat mencari ke tempat-tempat yang biasa dikunjungi namun tak juga ditemukan. Bahkan pihak keluarga sempat mencarinya hingga wilayah Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng.

 

Biasanya Nova akan pergi dengan membawa kantong kresek yang berisi beberapa barang-barang. Ia akan berangkat dari rumah saat pagi hari dan pulang saat sore hari atau sing hari. Akan tetapi dua hari sosok Nova tak pulang. “Biasanya kaau dicari ketempat-tempat biasa, pasti banyak orang yang tahu. Nyatanya dia juga tidak dikethui keberaanya sama orang-orang yang biasanya melihat. Keluarga saya ini memang punya sakit epilepsi,” ujarnya saat ditemui disela-sela evakuasi mayat Nova.






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru