26.5 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Panjat Pagar, Pemulung Bobol Bengkel, Kerugian Rp 11 Juta

TABANAN, BALI EXPRESS – Kasus pencurian di bengkel kembali terjadi. Kali ini dilakukan Sahril, 30, pemulung asal NTB (Nusa Tenggara Barat) yang tinggal di Banjar Denkayu, Kecamatan Mengwi, Badung. Adapun lokasi kejadian yakni Bengkel Pande Kristana Motor, di Jalan Wisnu Marga, Tabanan.

Kapolsek Marga Wayan Suka Arcana menyebutkan, pencurian dilakukan Kamis (8/12) pada pukul 07.30 Wita. “Kejadian dilaporkan Kamis pagi oleh korban yang memergoki pelaku ketika sedang beraksi di gudang bengkel milik korban,” jelasnya.

Kronologi aksi pencurian ini diketahui korbannya bermula pada Kamis pagi, korban Made Suasana, 68, menuju bengkel bersama cucu untuk mengambil kunci. Tiba-tiba pelapor melihat di dekat lokasi bengkelnya terparkir sebuah sepeda motor.

Karena merasa curiga, korban langsung menuju bengkel dan melihat ada orang di dalam gudang. Korban kemudian memanggil orang tersebut, dan tiba-tiba orang itu lari ke arah belakang bengkel.

Setelah dikejar dan berhasil ditangkap, akhirnya pelaku Sahril mengaku mengambil beberapa barang di bengkel milik korban. Meski begitu, pelaku berdalih baru sekali melakukan pencurian. “Namun ketika dilakukan introgasi Satreskrim Polsek Marga, pelaku mengaku aksi pencurian yang dilakukannya di bengkel milik korban sudah lima kali dilakukan. Modusnya sama, yakni memanjat pagar dan mengambil barang-barang yang bisa dijual,” ungkapnya.

Selain di bengkel Pande Kristana, pelaku juga melakukan pencurian di lokasi lain. “Atas aksinya ini, pelaku dijerat dengan pasal 362 Jo pasal 64 (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tambahnya.

 






Reporter: IGA Kusuma Yoni

TABANAN, BALI EXPRESS – Kasus pencurian di bengkel kembali terjadi. Kali ini dilakukan Sahril, 30, pemulung asal NTB (Nusa Tenggara Barat) yang tinggal di Banjar Denkayu, Kecamatan Mengwi, Badung. Adapun lokasi kejadian yakni Bengkel Pande Kristana Motor, di Jalan Wisnu Marga, Tabanan.

Kapolsek Marga Wayan Suka Arcana menyebutkan, pencurian dilakukan Kamis (8/12) pada pukul 07.30 Wita. “Kejadian dilaporkan Kamis pagi oleh korban yang memergoki pelaku ketika sedang beraksi di gudang bengkel milik korban,” jelasnya.

Kronologi aksi pencurian ini diketahui korbannya bermula pada Kamis pagi, korban Made Suasana, 68, menuju bengkel bersama cucu untuk mengambil kunci. Tiba-tiba pelapor melihat di dekat lokasi bengkelnya terparkir sebuah sepeda motor.

Karena merasa curiga, korban langsung menuju bengkel dan melihat ada orang di dalam gudang. Korban kemudian memanggil orang tersebut, dan tiba-tiba orang itu lari ke arah belakang bengkel.

Setelah dikejar dan berhasil ditangkap, akhirnya pelaku Sahril mengaku mengambil beberapa barang di bengkel milik korban. Meski begitu, pelaku berdalih baru sekali melakukan pencurian. “Namun ketika dilakukan introgasi Satreskrim Polsek Marga, pelaku mengaku aksi pencurian yang dilakukannya di bengkel milik korban sudah lima kali dilakukan. Modusnya sama, yakni memanjat pagar dan mengambil barang-barang yang bisa dijual,” ungkapnya.

Selain di bengkel Pande Kristana, pelaku juga melakukan pencurian di lokasi lain. “Atas aksinya ini, pelaku dijerat dengan pasal 362 Jo pasal 64 (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tambahnya.

 






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru