28.7 C
Denpasar
Tuesday, February 7, 2023

Sidang Kilat Kasus Setubuhi Adik Kelas, Siswa Asal Jepang Dituntut 2 Tahun

DENPASAR, BALI EXPRESS — Sidang kasus pencabulan dengan pelaku siswa asal Jepang inisial FS, 17, benar-benar kilat. Baru Selasa (6/12) lalu sidang agenda pembacaan dakwaan, pada Kamis (8/12) sudah memasuki agenda pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) Widyaningsih secara tertutup.

Jubir PN Denpasar, Gde Putera Astawa dikonfirmasi membenarkan agenda sidang perkara tersebut telah memasuki pembacaan tuntutan jaksa. “Terdakwa dituntut pidana penjara selama 2 tahun dan menjalani pelatihan kerja selama 3 bulan,”ujar Putera Aswata.

Dari materi tuntutan jaksa disebutkan terdakwa FS terbukti bersalah melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur, VL, yang diketahui adik kelas terdakwa. Perbuatan itu dilakukan FS di salah satu toilet pusat perbelanjaan di Jimbaran, Badung, 5 November 2022 lalu.

Mulanya FS  mengirim pesan lewat instagram mengajak ketemuan VL. Kebetulan saat itu VL akan melakukan perawatan di TKP, tempat yang diinginkan FS. Nah, sesampainya di tempat itu, FS sempat mengajak VL makan  bersama sambil meminum minuman beralkohol. Terdakwa meminum satu botol bir dan satu botol belis sedangkan korban meminum vodka.

Usai makan minum,  korban mengaku kepalanya pusing sedikit terhuyung-huyung. FS pun  membantu memegang korban agar tidak jatuh. Kemudian terdakwa mengajak korban ke toilet perempuan hingga akhirnya terjadi adegan layak sensor. Perbuatan tak senonoh itu berakhir ketika ada orang masuk ke kamar mandi, saksi I Wayan Nova Adi Saputra. Mereka langsung keluar dan diamankan di kantor pusat perbelanjaan itu.

Sementara Kasi Intel Kejari Denpasar, Putu Eka Suyantha menyatakan karena berkaitan dengan anak, sidang dilakukan secara dari dan tertutup. “Sidang selanjutnya Jumat (8/12) dengan agenda pembelaan,”tandasnya.

 






Reporter: Suharnanto

DENPASAR, BALI EXPRESS — Sidang kasus pencabulan dengan pelaku siswa asal Jepang inisial FS, 17, benar-benar kilat. Baru Selasa (6/12) lalu sidang agenda pembacaan dakwaan, pada Kamis (8/12) sudah memasuki agenda pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) Widyaningsih secara tertutup.

Jubir PN Denpasar, Gde Putera Astawa dikonfirmasi membenarkan agenda sidang perkara tersebut telah memasuki pembacaan tuntutan jaksa. “Terdakwa dituntut pidana penjara selama 2 tahun dan menjalani pelatihan kerja selama 3 bulan,”ujar Putera Aswata.

Dari materi tuntutan jaksa disebutkan terdakwa FS terbukti bersalah melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur, VL, yang diketahui adik kelas terdakwa. Perbuatan itu dilakukan FS di salah satu toilet pusat perbelanjaan di Jimbaran, Badung, 5 November 2022 lalu.

Mulanya FS  mengirim pesan lewat instagram mengajak ketemuan VL. Kebetulan saat itu VL akan melakukan perawatan di TKP, tempat yang diinginkan FS. Nah, sesampainya di tempat itu, FS sempat mengajak VL makan  bersama sambil meminum minuman beralkohol. Terdakwa meminum satu botol bir dan satu botol belis sedangkan korban meminum vodka.

Usai makan minum,  korban mengaku kepalanya pusing sedikit terhuyung-huyung. FS pun  membantu memegang korban agar tidak jatuh. Kemudian terdakwa mengajak korban ke toilet perempuan hingga akhirnya terjadi adegan layak sensor. Perbuatan tak senonoh itu berakhir ketika ada orang masuk ke kamar mandi, saksi I Wayan Nova Adi Saputra. Mereka langsung keluar dan diamankan di kantor pusat perbelanjaan itu.

Sementara Kasi Intel Kejari Denpasar, Putu Eka Suyantha menyatakan karena berkaitan dengan anak, sidang dilakukan secara dari dan tertutup. “Sidang selanjutnya Jumat (8/12) dengan agenda pembelaan,”tandasnya.

 






Reporter: Suharnanto

Most Read

Artikel Terbaru