alexametrics
28.7 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Ubah Zona Merah Jadi Hijau, Kapolres Gianyar Janjikan Reward

GIANYAR, BALI EXPRESS – TNI dan Polri terus mengencangkan pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di wilayah Kabupaten Gianyar. 

Seperti halnya yang dilakukan jajaran Polres Gianyar yang melaksanakan pengecekan personel Polres Gianyar yang terlibat dalam kegiatan PPKM berskala mikro di Lapangan Apel Endra Dharmalaksana Polres Gianyar,  Rabu (10/2).

Apel dipimpin langsung Kapolres Gianyar AKBP l Dewa Made Adnyana, diikuti para Kasat Polres Gianyar, Perwira Polres Gianyar, serta personel Polres Gianyar yang terlibat dalam kegiatan PPKM berskala mikro.

Kapolres Gianyar mengatakan kegiatan apel dilakukan untuk mengecek kesiapan personel dalam pelaksanaan tugas PPKM berskala mikro.

“Agar masing-masing personel memahami terkait dengan pelaksanaan tugas sesuai dengan surat perintah tugas, dimana  tugas kita tidak hanya jaga posko saja, namun juga melaksanakan kegiatan sosialisasi dan berkoordinasi dengan Satgas di desa sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” paparnya.

Baca Juga :  Gara-gara Macet di Simpang Tugu, Puluhan Wisatawan Ketinggalan Pesawat

Ditambahkannya, apabila ada kegiatan agama maupun kegiatan sosial agar tetap dikoordinasikan dengan para prajuru adat, agar dalam pelaksanaan kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan membatasi kehadiran dari warga. 

“Tetap melakukan pemeriksaan warga yang masuk ke desa pada setiap pintu masuk, guna mencegah adanya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masuk ke desa,” imbuhnya.

Di samping itu, ia meminta para personel melaksanakan tugas secara fleksibel yang dilaksanakan secara bersama-sama dengan mengedepankan peran pacalang di desa.

“Untuk Posko agar tetap dilakukan pencatatan di buku mutasi setiap pelaksanaan kegiatan, serta tetap membuat rengiat dan hasil giat. Mendatakan jumlah warga yang terpapar atau terkonfirmasi Covid-19 pada tiap-tiap desa, sehingga bisa dilakukan upaya pencegahan dengan cara penyemprotan disinfektan,” lanjut AKBP Adnyana.

Baca Juga :  Awal Tahun, Satresnarkoba Polres Gianyar Ungkap 5 Kasus Narkoba

Ia juga meminta personel tetap memberikan imbauan kepada pelaku ekonomi, khususnya pedagang terkait dengan batas waktu untuk buka. Apabila ada warga yang melaksanakan giat kumpul-kumpul agar diarahkan untuk membubarkan diri. 

Kapolres Gianyar juga berjanji akan memberikan penghargaan (reward) kepada personel yang bertugas, apabila ada yang wilayahnya yang masuk Zona Merah bisa berubah menjadi Zona Hijau. Dengan hal itu, ia ingin melihat keseriusan jajarannya dalam penerapan giat PPKM berskala mikro, sehingga terjadi penurunan kasus Covid-19. 

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar sebelumnya telah menetapkan 70 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Gianyar wajib menerapkan PPKM berskala mikro. “Kegiatan ini bukan untuk kepentingan pribadi, namun pelaksanaan tugas ini merupakan untuk kepentingan negara dalam penanganan Covid-19,” pungkasnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – TNI dan Polri terus mengencangkan pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di wilayah Kabupaten Gianyar. 

Seperti halnya yang dilakukan jajaran Polres Gianyar yang melaksanakan pengecekan personel Polres Gianyar yang terlibat dalam kegiatan PPKM berskala mikro di Lapangan Apel Endra Dharmalaksana Polres Gianyar,  Rabu (10/2).

Apel dipimpin langsung Kapolres Gianyar AKBP l Dewa Made Adnyana, diikuti para Kasat Polres Gianyar, Perwira Polres Gianyar, serta personel Polres Gianyar yang terlibat dalam kegiatan PPKM berskala mikro.

Kapolres Gianyar mengatakan kegiatan apel dilakukan untuk mengecek kesiapan personel dalam pelaksanaan tugas PPKM berskala mikro.

“Agar masing-masing personel memahami terkait dengan pelaksanaan tugas sesuai dengan surat perintah tugas, dimana  tugas kita tidak hanya jaga posko saja, namun juga melaksanakan kegiatan sosialisasi dan berkoordinasi dengan Satgas di desa sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” paparnya.

Baca Juga :  Mas Sumatri: Tak Masalah dengan Paket Masdipa Lagi di Pilkada

Ditambahkannya, apabila ada kegiatan agama maupun kegiatan sosial agar tetap dikoordinasikan dengan para prajuru adat, agar dalam pelaksanaan kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan membatasi kehadiran dari warga. 

“Tetap melakukan pemeriksaan warga yang masuk ke desa pada setiap pintu masuk, guna mencegah adanya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masuk ke desa,” imbuhnya.

Di samping itu, ia meminta para personel melaksanakan tugas secara fleksibel yang dilaksanakan secara bersama-sama dengan mengedepankan peran pacalang di desa.

“Untuk Posko agar tetap dilakukan pencatatan di buku mutasi setiap pelaksanaan kegiatan, serta tetap membuat rengiat dan hasil giat. Mendatakan jumlah warga yang terpapar atau terkonfirmasi Covid-19 pada tiap-tiap desa, sehingga bisa dilakukan upaya pencegahan dengan cara penyemprotan disinfektan,” lanjut AKBP Adnyana.

Baca Juga :  Gara-gara Macet di Simpang Tugu, Puluhan Wisatawan Ketinggalan Pesawat

Ia juga meminta personel tetap memberikan imbauan kepada pelaku ekonomi, khususnya pedagang terkait dengan batas waktu untuk buka. Apabila ada warga yang melaksanakan giat kumpul-kumpul agar diarahkan untuk membubarkan diri. 

Kapolres Gianyar juga berjanji akan memberikan penghargaan (reward) kepada personel yang bertugas, apabila ada yang wilayahnya yang masuk Zona Merah bisa berubah menjadi Zona Hijau. Dengan hal itu, ia ingin melihat keseriusan jajarannya dalam penerapan giat PPKM berskala mikro, sehingga terjadi penurunan kasus Covid-19. 

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar sebelumnya telah menetapkan 70 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Gianyar wajib menerapkan PPKM berskala mikro. “Kegiatan ini bukan untuk kepentingan pribadi, namun pelaksanaan tugas ini merupakan untuk kepentingan negara dalam penanganan Covid-19,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/