alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Tak Keluar Kamar, Tetangga Coba Intip, Ternyata Metriya Telah Tewas

BADUNG, BALI EXPRESS – Putu Metriya, 50, membuat geger tetangga kosnya di Jalan Wayan Gebyag 16, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. Pasalnya pria paro baya itu ditemukan tewas pada Kamis (10/2) pagi, setelah tak kunjung terlihat keluar kamar.

Menurut keterangan tetangga kos korban sekaligus saksi bernama I Nyoman Gede Radiana, 41, dan Ramli, 53, kepada polisi, sejak Rabu (9/2) sore, Metriya tak keluar kamar dan sempat terdengar suara batuk-batuk. Kemudian ada pengirim paket yang menggedor-gedor pintunya tapi tak mendapat respon juga.

“Saksi berpikiran korban mungkin masih tidur saat itu,” beber sumber petugas, Kamis (10/2). Sampai keesokan harinya, pria asli Banjar Dinas Pegentengan, Banjar, Buleleng ini juga tak tampak keluar dari kamar. Sehingga sekitar pukul 07.00, saksi bersama tetangga yang lain menggedor pintu kamar korban dan tak ada jawaban sama sekali.

Radiana lantas membuka jendela kamar kos tersebut dan melihat Metriya tidur telanjang bulat. Merasa aneh, para tetangga ini pun membuka paksa pintu tersebut, tetapi terkejut karena mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia ketika coba membangunkan.

“Saksi langsung mengambil surat-surat identitas milik korban untuk menghubungi keluarganya di Buleleng,” tambah sumber yang enggan disebut namanya itu. Kejadian ini lalu disampaikan ke Polres Badung dan Puskesmas Kuta Utara. Dari pemeriksaan petugas Puskesmas, Metriya sudah meninggal lebih dari 24 jam dengan tubuh sudah kaku dan lembab.

Namun kematiannya disebut tidak wajar. Pada bagian leher banyak dikerubungi dan digigit semut sampai meninggalkan bekas. Bahkan dari mulut, hidung, mata hingga kelaminnya mengeluarkan darah yang juga dikerubungi semut. Meski begitu, dari pemeriksaan petugas UKL dan Identifikasi Satreskrim Polres Badung, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Metriya.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans PMI Badung guna pemeriksaan lebih lanjut. Dari Unit Reskrim Polres Badung meyarankan pihak keluarga korban supaya melapor secara resmi ke Mako Polsek Kuta Utara.

“Pihak keluarga memohon agar pihak RSUP Sanglah Denpasar melakukan Visum terhadap jenazah korban,” tutup sumber. Sementara Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana yang dikonfirmasi terpisah mengenai kejadian ini belum bisa memberikan keterangan.






Reporter: I Gede Paramasutha

BADUNG, BALI EXPRESS – Putu Metriya, 50, membuat geger tetangga kosnya di Jalan Wayan Gebyag 16, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. Pasalnya pria paro baya itu ditemukan tewas pada Kamis (10/2) pagi, setelah tak kunjung terlihat keluar kamar.

Menurut keterangan tetangga kos korban sekaligus saksi bernama I Nyoman Gede Radiana, 41, dan Ramli, 53, kepada polisi, sejak Rabu (9/2) sore, Metriya tak keluar kamar dan sempat terdengar suara batuk-batuk. Kemudian ada pengirim paket yang menggedor-gedor pintunya tapi tak mendapat respon juga.

“Saksi berpikiran korban mungkin masih tidur saat itu,” beber sumber petugas, Kamis (10/2). Sampai keesokan harinya, pria asli Banjar Dinas Pegentengan, Banjar, Buleleng ini juga tak tampak keluar dari kamar. Sehingga sekitar pukul 07.00, saksi bersama tetangga yang lain menggedor pintu kamar korban dan tak ada jawaban sama sekali.

Radiana lantas membuka jendela kamar kos tersebut dan melihat Metriya tidur telanjang bulat. Merasa aneh, para tetangga ini pun membuka paksa pintu tersebut, tetapi terkejut karena mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia ketika coba membangunkan.

“Saksi langsung mengambil surat-surat identitas milik korban untuk menghubungi keluarganya di Buleleng,” tambah sumber yang enggan disebut namanya itu. Kejadian ini lalu disampaikan ke Polres Badung dan Puskesmas Kuta Utara. Dari pemeriksaan petugas Puskesmas, Metriya sudah meninggal lebih dari 24 jam dengan tubuh sudah kaku dan lembab.

Namun kematiannya disebut tidak wajar. Pada bagian leher banyak dikerubungi dan digigit semut sampai meninggalkan bekas. Bahkan dari mulut, hidung, mata hingga kelaminnya mengeluarkan darah yang juga dikerubungi semut. Meski begitu, dari pemeriksaan petugas UKL dan Identifikasi Satreskrim Polres Badung, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Metriya.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan ambulans PMI Badung guna pemeriksaan lebih lanjut. Dari Unit Reskrim Polres Badung meyarankan pihak keluarga korban supaya melapor secara resmi ke Mako Polsek Kuta Utara.

“Pihak keluarga memohon agar pihak RSUP Sanglah Denpasar melakukan Visum terhadap jenazah korban,” tutup sumber. Sementara Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana yang dikonfirmasi terpisah mengenai kejadian ini belum bisa memberikan keterangan.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru

/