alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Sakit Hati Bunuh Mantan Pacar, Oki Dihukum 13 Tahun 

DENPASAR,BALI EXPRESS – Oki P Mila alias Yunus, 32, yang tega menghabisi nyawa mantan kekasihnya, Elisabet diganjar hukuman 13 tahun penjara. Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Agung Teja selama 15 tahun penjara. 

Perbuatan sadis itu dilakukan terdakwa pada 12 Agustus 2020. Motifnya terdakwa lantaran sakit hati setelah diputus korban. Terlebih terdakwa sempat memergoki kekasihnya bersama pria lain di dalam kamar kos kekasihnya (korban).  

“Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan melanggar pasal 338 KUHP, “tegas ketua majelis hakim, Novyartha di PN Denpasar secara virtual, Selasa (9/3).

Diungkapkan dalam amar putusan hakim, awal kejadian itu, terdakwa mengajak korban bertemu di depan gang kos korban Jalan I Wayan Gentuh V No. 11 Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. 

Ajakan terdakwa itu disampaikan setelah malam sebelumnya, korban menolak ketemuan di kamar kosnya. Naas, terdakwa yang saat itu sudah membawa sebilah pisau dari kosnya, langsung menusuk korban di bagian ulu hatinya hingga tewas. 

Usai melakukan aksinya, terdakwa kabur meninggalkan korban. Kasus ini cepat terungkap setelah polisi berhasil melacak chatingan  terdakwa di ponsel korban.


DENPASAR,BALI EXPRESS – Oki P Mila alias Yunus, 32, yang tega menghabisi nyawa mantan kekasihnya, Elisabet diganjar hukuman 13 tahun penjara. Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Agung Teja selama 15 tahun penjara. 

Perbuatan sadis itu dilakukan terdakwa pada 12 Agustus 2020. Motifnya terdakwa lantaran sakit hati setelah diputus korban. Terlebih terdakwa sempat memergoki kekasihnya bersama pria lain di dalam kamar kos kekasihnya (korban).  

“Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan melanggar pasal 338 KUHP, “tegas ketua majelis hakim, Novyartha di PN Denpasar secara virtual, Selasa (9/3).

Diungkapkan dalam amar putusan hakim, awal kejadian itu, terdakwa mengajak korban bertemu di depan gang kos korban Jalan I Wayan Gentuh V No. 11 Desa Dalung, Kuta Utara, Badung. 

Ajakan terdakwa itu disampaikan setelah malam sebelumnya, korban menolak ketemuan di kamar kosnya. Naas, terdakwa yang saat itu sudah membawa sebilah pisau dari kosnya, langsung menusuk korban di bagian ulu hatinya hingga tewas. 

Usai melakukan aksinya, terdakwa kabur meninggalkan korban. Kasus ini cepat terungkap setelah polisi berhasil melacak chatingan  terdakwa di ponsel korban.


Most Read

Artikel Terbaru

/