alexametrics
25.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Rumah Sakit Di Tabanan Siap Tangani Kasus Hepatitis Akut

TABANAN, BALI EXPRESS- Meakipun dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), namun sampai saat ini di Kabupaten Tabanan belum ditemukan adanya kasus Hepatitis Akut Berat yang menyerang anak usia 1 bulan sampai 16 tahun.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. I Nyoman Susila, ketika dikonfirmasi Selasa (10/5), menyebutkan sampai saat ini, pihaknya masih menunggu informasi dari Pusat mengenai penyebab dan penyebaram dari hepatitis ini. “Sampai saat ini di Tabanan belum ditemukan adanya kasus Hepatitis ini, kami juga masih menunggu arahan dari pusat mengenai penyakit ini,” jelasnya.

 

Namun demikian secara umum, dr. Susila menyebutkan pihaknya sudah menerjunkan team surveillance untuk melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan mengenai perkembangan kasus hepatitis ini.

 

Selain itu, koordinasi antar tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas dan pusat pelayanan kesehatan di Kabupaten Tabanan diakui dr. Susila juga sudh dilakukan. “Koordinasi sudah kami lakukan antar rekan-rekan yang bertugas di Fayankes yang ada di Tabanan, swmua informasi yang masuk sudah kami share,” lanjutnya.

 

Sementara itu, terkait dengan kesiapan rumah sakit di Kabupaten Tabanan untuk merawat pasien jika nanti ditemukan ada kasus Hepatitis ini, dr. Susila menyebutkan fasilitas kesehatan di Kabupaten Tabanan sudah memadai untuk merawat pasien.

 

Kabupaten Tabanan dilanjutkan dr. Susila memiliki dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Daerah Tabanan dan Rumah Sakit Nyitdah. “Untuk fasilitas rumah sakit di Kabupaten Tabanan, sudah memadai, ada dua rumah sakit, yakni BRSU Tabanan dan RS Nyitdah yang tentunya sudah memiliki ruang NICU dan PICU,” ungkapnya.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

TABANAN, BALI EXPRESS- Meakipun dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), namun sampai saat ini di Kabupaten Tabanan belum ditemukan adanya kasus Hepatitis Akut Berat yang menyerang anak usia 1 bulan sampai 16 tahun.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. I Nyoman Susila, ketika dikonfirmasi Selasa (10/5), menyebutkan sampai saat ini, pihaknya masih menunggu informasi dari Pusat mengenai penyebab dan penyebaram dari hepatitis ini. “Sampai saat ini di Tabanan belum ditemukan adanya kasus Hepatitis ini, kami juga masih menunggu arahan dari pusat mengenai penyakit ini,” jelasnya.

 

Namun demikian secara umum, dr. Susila menyebutkan pihaknya sudah menerjunkan team surveillance untuk melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan mengenai perkembangan kasus hepatitis ini.

 

Selain itu, koordinasi antar tenaga kesehatan yang bertugas di fasilitas dan pusat pelayanan kesehatan di Kabupaten Tabanan diakui dr. Susila juga sudh dilakukan. “Koordinasi sudah kami lakukan antar rekan-rekan yang bertugas di Fayankes yang ada di Tabanan, swmua informasi yang masuk sudah kami share,” lanjutnya.

 

Sementara itu, terkait dengan kesiapan rumah sakit di Kabupaten Tabanan untuk merawat pasien jika nanti ditemukan ada kasus Hepatitis ini, dr. Susila menyebutkan fasilitas kesehatan di Kabupaten Tabanan sudah memadai untuk merawat pasien.

 

Kabupaten Tabanan dilanjutkan dr. Susila memiliki dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Daerah Tabanan dan Rumah Sakit Nyitdah. “Untuk fasilitas rumah sakit di Kabupaten Tabanan, sudah memadai, ada dua rumah sakit, yakni BRSU Tabanan dan RS Nyitdah yang tentunya sudah memiliki ruang NICU dan PICU,” ungkapnya.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/