alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Daya Tampung Cukup, Pastikan Tidak Ada Lulusan SMP Telantar

DENPASAR, BALI EXPRESS – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2022/2023 untuk SMA dan SMK bakal dibuka 22 Juni mendatang.

Ada sekitar 66.617 lulusan SMP yang bakal melanjutkan ke tahapan pendidikan menengah atas atau kejuruan. Baik ke sekolah negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Dr. KN. Boy Jayawibawa menerangkan, tahun ini jumlah lulusan SMP di Bali tercatat sebanyak 66.617 siswa. Sedangkan daya tampung SMA-SMK negeri sebanyak 45.721 siswa.

“Jumlah tersebut akan tertampung di 89 SMA negeri dan 56 SMK negeri. Sementara daya tampung SMA-SMK swasta di Bali tercatat sebanyak 41.833 siswa. Terdiri 74 SMA swasta dan 119 SMK swasta,” paparnya, Kamis (9/6).

Sehingga dengan total daya tampung SMA/SMK negeri dan swasta, lanjutnya, mestinya tidak ada lulusan SMP yang telantar.

Boy menerangkan, saat ini masyarakat sudah pandai memilah dan memilih mutu sekolah. Bukan hanya sekolah negeri, namun juga sekolah swasta. Maka yang tidak berkesempatan mendapat sekolah negeri, agar bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

Sebab kontribusi pemerintah kepada sekolah swasta juga sama, dan bertujuan memajukan mutu pendidikan.

“Kontribusi untuk sekolah swasta ada Pergubnya, ada dari dana bos, maupun APBD untuk sekolah swasta,” paparnya.

Termasuk dalam pemerintah bersinergi dengan sekolah swasta, dalam merekomendasikan ke Kemendikbud untuk wajib dapat alokasi bantuan dari APBN. Kontribusi pemerintah disebutkannya banyak untuk sekolah swasta.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Bali I Gusti Putu Budiarta menegaskan, tidak ada yang namanya siswa telantar. “Kalau tidak dapat negeri kan ada swasta, ada swasta yang nampung mereka.Tapi ingat, siswa yang kategori miskin dan sesuai persyaratan, mereka prioritas dapat sekolah negeri,” tegasnya.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

DENPASAR, BALI EXPRESS – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2022/2023 untuk SMA dan SMK bakal dibuka 22 Juni mendatang.

Ada sekitar 66.617 lulusan SMP yang bakal melanjutkan ke tahapan pendidikan menengah atas atau kejuruan. Baik ke sekolah negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Dr. KN. Boy Jayawibawa menerangkan, tahun ini jumlah lulusan SMP di Bali tercatat sebanyak 66.617 siswa. Sedangkan daya tampung SMA-SMK negeri sebanyak 45.721 siswa.

“Jumlah tersebut akan tertampung di 89 SMA negeri dan 56 SMK negeri. Sementara daya tampung SMA-SMK swasta di Bali tercatat sebanyak 41.833 siswa. Terdiri 74 SMA swasta dan 119 SMK swasta,” paparnya, Kamis (9/6).

Sehingga dengan total daya tampung SMA/SMK negeri dan swasta, lanjutnya, mestinya tidak ada lulusan SMP yang telantar.

Boy menerangkan, saat ini masyarakat sudah pandai memilah dan memilih mutu sekolah. Bukan hanya sekolah negeri, namun juga sekolah swasta. Maka yang tidak berkesempatan mendapat sekolah negeri, agar bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

Sebab kontribusi pemerintah kepada sekolah swasta juga sama, dan bertujuan memajukan mutu pendidikan.

“Kontribusi untuk sekolah swasta ada Pergubnya, ada dari dana bos, maupun APBD untuk sekolah swasta,” paparnya.

Termasuk dalam pemerintah bersinergi dengan sekolah swasta, dalam merekomendasikan ke Kemendikbud untuk wajib dapat alokasi bantuan dari APBN. Kontribusi pemerintah disebutkannya banyak untuk sekolah swasta.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Bali I Gusti Putu Budiarta menegaskan, tidak ada yang namanya siswa telantar. “Kalau tidak dapat negeri kan ada swasta, ada swasta yang nampung mereka.Tapi ingat, siswa yang kategori miskin dan sesuai persyaratan, mereka prioritas dapat sekolah negeri,” tegasnya.

 






Reporter: Putu Agus Adegrantika

Most Read

Artikel Terbaru

/