alexametrics
30.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

KMP Dharma Rucitra Ditarik ke Surabaya, Dermaga Padang Bai Siap Dibuka

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Kapal Dharma Rucitra III berhasil ditarik menuju Surabaya, Jumat (10/7) sore. Dengan begitu, dermaga II Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Karangasem, bakal segera dioperasikan paling lambat dua hari mendatang. Saat ini petugas sedang mengecek kondisi dermaga pasca adanya kapal tenggelam.

Kepastian itu ditegaskan Kepala KSOP Padang Bai Ni Luh Putu Eka Suyasmin. Dia menjelaskan, proses evakuasi kapal memang berlangsung cukup lama. Tim sudah berupaya keras memindahkan muatan yang terjebak agar tepat waktu. Proses penyeimbangan badan kapal agar mudah ditarik menuju Surabaya, Jawa Timur mesti dilakukan teliti.

Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) juga sudah memeriksa kondisi kapal. Pengecekan bagian kapal dilakukan selama dua hari didampingi KSOP Padang Bai. Kapal berhasil ditarik menggunakan tugboat, dan berlangsung alot.

Namun dermaga tidak langsung dibuka, lantaran menunggu upacara pangulapan oleh perusahaan. Pihaknya memprediksi dermaga bisa dibuka dua hari ke depan, yakni Sabtu (11/7) atau Minggu (12/7).

“Saat ini sisa-sisa barang masih ada di dermaga. Menunggu semuanya bersih, kemudian baru kita buka. Kami masih menunggu instansi yang berkaitan dengan ini. Nanti antrean truk bisa terurai,” tegas Suyasmin.

Seperti diketahui, Dermaga II Padang Bai sudah hampir sebulan tak dioperasikan lantaran terhalang kapal tenggelam. Penyeberangan hingga proses bongkar muat hanya mengandalkan satu dermaga. Otomatis antrean penumpang dan kendaraan menumpuk hingga ke luar pelabuhan.


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Kapal Dharma Rucitra III berhasil ditarik menuju Surabaya, Jumat (10/7) sore. Dengan begitu, dermaga II Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Karangasem, bakal segera dioperasikan paling lambat dua hari mendatang. Saat ini petugas sedang mengecek kondisi dermaga pasca adanya kapal tenggelam.

Kepastian itu ditegaskan Kepala KSOP Padang Bai Ni Luh Putu Eka Suyasmin. Dia menjelaskan, proses evakuasi kapal memang berlangsung cukup lama. Tim sudah berupaya keras memindahkan muatan yang terjebak agar tepat waktu. Proses penyeimbangan badan kapal agar mudah ditarik menuju Surabaya, Jawa Timur mesti dilakukan teliti.

Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) juga sudah memeriksa kondisi kapal. Pengecekan bagian kapal dilakukan selama dua hari didampingi KSOP Padang Bai. Kapal berhasil ditarik menggunakan tugboat, dan berlangsung alot.

Namun dermaga tidak langsung dibuka, lantaran menunggu upacara pangulapan oleh perusahaan. Pihaknya memprediksi dermaga bisa dibuka dua hari ke depan, yakni Sabtu (11/7) atau Minggu (12/7).

“Saat ini sisa-sisa barang masih ada di dermaga. Menunggu semuanya bersih, kemudian baru kita buka. Kami masih menunggu instansi yang berkaitan dengan ini. Nanti antrean truk bisa terurai,” tegas Suyasmin.

Seperti diketahui, Dermaga II Padang Bai sudah hampir sebulan tak dioperasikan lantaran terhalang kapal tenggelam. Penyeberangan hingga proses bongkar muat hanya mengandalkan satu dermaga. Otomatis antrean penumpang dan kendaraan menumpuk hingga ke luar pelabuhan.


Most Read

Artikel Terbaru

/