alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Nakes Positif Covid-19, Ruang Nifas RS Sanjiwani Ditutup 

GIANYAR, BALI EXPRESS – Ruangan Nifas di Rumah Sakit (RS) Sanjiwani Gianyar, ditutup selama 14 hari, mulai 10 Agustus, dan kembali dibuka pada 24 Agustus 2020 mendatang.  

Penutupan ruangan pasca bersalin  lantaran ada tenaga kesehatan (Nakes) positif Covid-19. Sementara ini Nakes di IGD rumah sakit itu, diperbantukan untuk menjaga ruangan Nifas tersebut.

Dikonfirmasi Dirut RS Sanjiwani, dr Ida Komang Upeksa dan Wadir RS Sanjiwani, Anak Agung Oka Bharata, Senin (10/8), membenarkan penutupan ruangan Nifas selama 14 hari. Selama penutupan ruangan tersebut, pihak rumah sakit pun tidak melayani pasien persalinan. 

Di lingkungan RS Sanjiwani pun telah dipasang pengumuman bahwa ruang Nifas ditutup sementara. 

Baca Juga :  Pemancing Tewas Tersapu Ombak di Bawah Bukit Asah

Bahkan, tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 di RS tersebut sebanyak 10 orang, terdiri atas 1 orang perawat dan 9 orang bidan. Saat ini di ruang Nifas tersebut masih terdapat 7 pasien dan 4 bayi. Guna penanganan pasien tersebut, diperbantukan bidan di IGD dan ruang bersalin untuk jaga di ruang Nifas tersebut. Jika ada pasien kebidanan selama proses penutupan,  akan diarahkan ke RSU Payangan dan RS terdekat.  

Dikonfirmasi terpisah, Kadis Kesehatan dr.Ida Ayu Cahyani Widyawati, menambahkan, karena ada tenaga kesehatan yang terkonfirmasi, sehingga perlu mensterilkan ruangan pelayanan.  


GIANYAR, BALI EXPRESS – Ruangan Nifas di Rumah Sakit (RS) Sanjiwani Gianyar, ditutup selama 14 hari, mulai 10 Agustus, dan kembali dibuka pada 24 Agustus 2020 mendatang.  

Penutupan ruangan pasca bersalin  lantaran ada tenaga kesehatan (Nakes) positif Covid-19. Sementara ini Nakes di IGD rumah sakit itu, diperbantukan untuk menjaga ruangan Nifas tersebut.

Dikonfirmasi Dirut RS Sanjiwani, dr Ida Komang Upeksa dan Wadir RS Sanjiwani, Anak Agung Oka Bharata, Senin (10/8), membenarkan penutupan ruangan Nifas selama 14 hari. Selama penutupan ruangan tersebut, pihak rumah sakit pun tidak melayani pasien persalinan. 

Di lingkungan RS Sanjiwani pun telah dipasang pengumuman bahwa ruang Nifas ditutup sementara. 

Baca Juga :  Gubernur Koster: Toko Modern Tanpa Izin harus Ditutup

Bahkan, tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 di RS tersebut sebanyak 10 orang, terdiri atas 1 orang perawat dan 9 orang bidan. Saat ini di ruang Nifas tersebut masih terdapat 7 pasien dan 4 bayi. Guna penanganan pasien tersebut, diperbantukan bidan di IGD dan ruang bersalin untuk jaga di ruang Nifas tersebut. Jika ada pasien kebidanan selama proses penutupan,  akan diarahkan ke RSU Payangan dan RS terdekat.  

Dikonfirmasi terpisah, Kadis Kesehatan dr.Ida Ayu Cahyani Widyawati, menambahkan, karena ada tenaga kesehatan yang terkonfirmasi, sehingga perlu mensterilkan ruangan pelayanan.  


Most Read

Artikel Terbaru

/