alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Parpol dan Disdukcapil Dukung Pemutakhiran Data Pemilih 

TABANAN, BALI EXPRESS – Tahapan Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang, kini memasuki tahap pemutakhiran data pemilih. 

Proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan secara massif oleh KPU Kabupaten Tabanan, mendapatkan dukungan penuh oleh partai politik di Kabupaten Tabanan.

Hal tersebut terungkap dalam Bimtek (Bimbingan Teknis) yang digelar KPU Kabupaten Tabanan dengan mengundang stake holder, termasuk parpol, Senin (10/8). 

Dalam Bimtek dengan narasumber komisioner KPU Bali, AA Gede Raka Nakula yang digelar KPU Tabanan tersebut, partai politik menegaskan mendukung secara penuh proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan jajaran KPU Kabupaten Tabanan hingga ke tingkat paling bawah. 

“Kami sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan jajaran KPU Tabanan dalam proses pemutakhiran data pemilih ini, sehingga nantinya Pilkada Tabanan dapat berjalan tanpa konfilik,” ungkap I Gusti Nyoman Omardani selaku perwakilan PDI Perjuangan Tabanan.

Ditambahkannya,  secara kelembagaan PDIP sangat mengapresiasi kerja KPU Tabanan dalam proses pemutakhiran data pemilih kali ini karena selalu melibatkan partai politik dan stake holder.

“Kami sangat mengapresiasi kerja jajaran KPU sampai ke tingkat banjar. Kami yakin data yang akan dihasilkan nantinya benar-benar berkualitas, sehingga kualitas Pilkada kita jadi meningkat,” lanjut pria yang juga anggota DPRD Tabanan Komisi I DPRD Tabanan tersebut.

Baca Juga :  Cok Ace Dukung Gelaran ITO Ke-6, Asal Terapkan Prokes

Namun, pihaknya memberikan masukan, khususnya untuk pemilih pemula yang berumur 17 tahun saat 9 Desember 2020 nanti, haknya benar-benar dilindungi. Artinya, para pemilih pemula itu benar-benar bisa menggunakan haknya secara konstitusi.

“Saya berharap KPU Tabanan memberikan perhatian serius terhadap pemilih pemula yang belum melakukan perekaman KTP-El, sehingga hak konstitusi mereka benar-benar dijamin,” sambungnya.

Sebab, menurut Omardani ada tiga poin penting kondisi di lapangan terkait pemilih pemula, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun, namun belum melakukan perekaman KTP-El.

Mereka yang belum berumur 17 tahun, tapi sudah kawin dan belum melakukan rekam KTP –El, dan yang ketiga adalah kondisi mereka yang berumur 19 tahun tepat pada 9 Desember. “Mudah-mudahan hal ini sudah diantisipasi sehingga hak konstitusi pemilih kita tetap terjaga,” pungkasnya.

Hal tersebut juga diiyakan oleh perwakilan Partai Golkar, Made Arjana. Menurutnya, pihaknya yakin apa yang dilakukan KPU hingga jajaran ke bawah adalah upaya-upaya dalam meningkatkan kualitas data pemilih. 

“Jika kita melihat pola kerja KPU Tabanan, kami yakin proses pemutakhiran data pemilih dalam Pilkada mendatang akan maksimal, dan kami sangat mengapresiasi atas kerja KPU Tabanan, kami yakin data pemilih kali ini berkualitas,” ungkap Arjana.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 Tembus 193, Didominasi Imported Case

Sementara itu, narasumber Bimtek, AA. Gede Raka Nakula menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih yang kini masih memasuki masa coklit ini, telah dilakukan secara massif oleh jajaran KPU hingga ke tingkat paling bawah. 

Hal itu bertujuan untuk menghasilkan data pemilih yang berkualitas dan memenuhi tiga unsur, yakni Akurat, Mutakhir, dan Komprehensif. “Upaya yang dilakukan jajaran kami tentunya dengan melibatkan semua elemen secara terbuka dan transparan, dalam upaya menyajikan data pemilih yang berkualitas,” ujarnya. 

Di samping itu, Agung Nakula juga berharap jajaran partai politik di Kabupaten Tabanan terlibat aktif dalam porses pemutakhiran data pemilih yang sedang dilakukan KPU Tabanan.

Ditambahkan Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, pihaknya selalu melibatkan stake holder terkait dalam setiap proses tahapan Pilkada yang berjalan.

Pihaknya berharap hubungan baik antara KPU dengan stake holder selama ini, dapat dipertahankan dan tingkatkan, sehingga segala proses tahapan bisa berjalan dengan aman dan lancar.

 “Kami KPU Tabanan selalu terbuka dan transparan dalam setiap proses, sehingga stake holder, khususnya partai politik bisa memantau proses tahapan yang sedang dilakukan oleh jajaran KPU Tabanan,” tegasnya. 


TABANAN, BALI EXPRESS – Tahapan Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar 9 Desember 2020 mendatang, kini memasuki tahap pemutakhiran data pemilih. 

Proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan secara massif oleh KPU Kabupaten Tabanan, mendapatkan dukungan penuh oleh partai politik di Kabupaten Tabanan.

Hal tersebut terungkap dalam Bimtek (Bimbingan Teknis) yang digelar KPU Kabupaten Tabanan dengan mengundang stake holder, termasuk parpol, Senin (10/8). 

Dalam Bimtek dengan narasumber komisioner KPU Bali, AA Gede Raka Nakula yang digelar KPU Tabanan tersebut, partai politik menegaskan mendukung secara penuh proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan jajaran KPU Kabupaten Tabanan hingga ke tingkat paling bawah. 

“Kami sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan jajaran KPU Tabanan dalam proses pemutakhiran data pemilih ini, sehingga nantinya Pilkada Tabanan dapat berjalan tanpa konfilik,” ungkap I Gusti Nyoman Omardani selaku perwakilan PDI Perjuangan Tabanan.

Ditambahkannya,  secara kelembagaan PDIP sangat mengapresiasi kerja KPU Tabanan dalam proses pemutakhiran data pemilih kali ini karena selalu melibatkan partai politik dan stake holder.

“Kami sangat mengapresiasi kerja jajaran KPU sampai ke tingkat banjar. Kami yakin data yang akan dihasilkan nantinya benar-benar berkualitas, sehingga kualitas Pilkada kita jadi meningkat,” lanjut pria yang juga anggota DPRD Tabanan Komisi I DPRD Tabanan tersebut.

Baca Juga :  Bea Cukai Sita Senjata Api Kiriman dari Tiongkok

Namun, pihaknya memberikan masukan, khususnya untuk pemilih pemula yang berumur 17 tahun saat 9 Desember 2020 nanti, haknya benar-benar dilindungi. Artinya, para pemilih pemula itu benar-benar bisa menggunakan haknya secara konstitusi.

“Saya berharap KPU Tabanan memberikan perhatian serius terhadap pemilih pemula yang belum melakukan perekaman KTP-El, sehingga hak konstitusi mereka benar-benar dijamin,” sambungnya.

Sebab, menurut Omardani ada tiga poin penting kondisi di lapangan terkait pemilih pemula, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun, namun belum melakukan perekaman KTP-El.

Mereka yang belum berumur 17 tahun, tapi sudah kawin dan belum melakukan rekam KTP –El, dan yang ketiga adalah kondisi mereka yang berumur 19 tahun tepat pada 9 Desember. “Mudah-mudahan hal ini sudah diantisipasi sehingga hak konstitusi pemilih kita tetap terjaga,” pungkasnya.

Hal tersebut juga diiyakan oleh perwakilan Partai Golkar, Made Arjana. Menurutnya, pihaknya yakin apa yang dilakukan KPU hingga jajaran ke bawah adalah upaya-upaya dalam meningkatkan kualitas data pemilih. 

“Jika kita melihat pola kerja KPU Tabanan, kami yakin proses pemutakhiran data pemilih dalam Pilkada mendatang akan maksimal, dan kami sangat mengapresiasi atas kerja KPU Tabanan, kami yakin data pemilih kali ini berkualitas,” ungkap Arjana.

Baca Juga :  Ada 18 Ekor Lumba-lumba yang Dieksploitasi di Bali

Sementara itu, narasumber Bimtek, AA. Gede Raka Nakula menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih yang kini masih memasuki masa coklit ini, telah dilakukan secara massif oleh jajaran KPU hingga ke tingkat paling bawah. 

Hal itu bertujuan untuk menghasilkan data pemilih yang berkualitas dan memenuhi tiga unsur, yakni Akurat, Mutakhir, dan Komprehensif. “Upaya yang dilakukan jajaran kami tentunya dengan melibatkan semua elemen secara terbuka dan transparan, dalam upaya menyajikan data pemilih yang berkualitas,” ujarnya. 

Di samping itu, Agung Nakula juga berharap jajaran partai politik di Kabupaten Tabanan terlibat aktif dalam porses pemutakhiran data pemilih yang sedang dilakukan KPU Tabanan.

Ditambahkan Ketua KPU Tabanan, I Gede Putu Weda Subawa, pihaknya selalu melibatkan stake holder terkait dalam setiap proses tahapan Pilkada yang berjalan.

Pihaknya berharap hubungan baik antara KPU dengan stake holder selama ini, dapat dipertahankan dan tingkatkan, sehingga segala proses tahapan bisa berjalan dengan aman dan lancar.

 “Kami KPU Tabanan selalu terbuka dan transparan dalam setiap proses, sehingga stake holder, khususnya partai politik bisa memantau proses tahapan yang sedang dilakukan oleh jajaran KPU Tabanan,” tegasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/