alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Pencurian Ternak Resahkan Warga, Bebek dan Ayam Siap Jual Raib

GIANYAR, BALI EXPRESS – Aksi pencurian ternak meresahkan warga Subak Pinda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, selama beberapa hari terakhir ini. Pasalnya, puluhan ternak ayam dan bebek milik warga raib dan hanya tersisa kandangnya saja.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu dialami oleh salah seorang peternak, Made Diarta asal Banjar Banda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Menurutnya peristiwa itu ia ketahui Senin (9/8). Dimana saat itu ia hendak memberi makan peliharaannya tersebut, namun ternyata pintu kandang telah terbuka. Bebek dan ayam peliharaannya pun sudah raib dan hanya tinggal kandang saja. “Padahal ternak saya itu sudah siap jual,” ujarnya Selasa (10/8).

 

Disamping itu, gembok pada kandang terlihat rusak seperti dicongkel. Kandang ayam dan bebek milik Diarta sendiri ia letakkan di sawah miliknya di Subak Pinda. Kata dia, di dalam kandang, terdapat 18 ekor bebek dan 15 ekor ayam. Serta 2 ekor ayam betina. Akibat peristiwa tersebut korban pun mengalami kerugian mencapai ratusan ribu rupiah. “Hanya sisa satu ekor ayam saja, mungkin ayam ini tidak dilihat sama yang ambil,” bebernya.

 

Kondisi kandang yang berada ditengah persawahan juga diduga memudahkan pencuri maling menggasak ternak milik korban. Peristiwa itu pun membuat warga resah. Sebab peristiwa pencurian ternak itu bukan yang pertama kalinya terjadi. “Sudah sering ternak warga hilang disini. Sekitar tiga hari yang lalu bebek milik Jro Mangku Dalem Pinda juga hilang sebanyak 14 ekor,” sambungnya.

 

Sayangnya Diarta mengaku bingung, apakah akan melaporkan peristiwa itu ke polisi atau tidak. “Saya masih bingung, jadi belum tahu selanjutnya mau bagaimana,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Aksi pencurian ternak meresahkan warga Subak Pinda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, selama beberapa hari terakhir ini. Pasalnya, puluhan ternak ayam dan bebek milik warga raib dan hanya tersisa kandangnya saja.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu dialami oleh salah seorang peternak, Made Diarta asal Banjar Banda, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Menurutnya peristiwa itu ia ketahui Senin (9/8). Dimana saat itu ia hendak memberi makan peliharaannya tersebut, namun ternyata pintu kandang telah terbuka. Bebek dan ayam peliharaannya pun sudah raib dan hanya tinggal kandang saja. “Padahal ternak saya itu sudah siap jual,” ujarnya Selasa (10/8).

 

Disamping itu, gembok pada kandang terlihat rusak seperti dicongkel. Kandang ayam dan bebek milik Diarta sendiri ia letakkan di sawah miliknya di Subak Pinda. Kata dia, di dalam kandang, terdapat 18 ekor bebek dan 15 ekor ayam. Serta 2 ekor ayam betina. Akibat peristiwa tersebut korban pun mengalami kerugian mencapai ratusan ribu rupiah. “Hanya sisa satu ekor ayam saja, mungkin ayam ini tidak dilihat sama yang ambil,” bebernya.

 

Kondisi kandang yang berada ditengah persawahan juga diduga memudahkan pencuri maling menggasak ternak milik korban. Peristiwa itu pun membuat warga resah. Sebab peristiwa pencurian ternak itu bukan yang pertama kalinya terjadi. “Sudah sering ternak warga hilang disini. Sekitar tiga hari yang lalu bebek milik Jro Mangku Dalem Pinda juga hilang sebanyak 14 ekor,” sambungnya.

 

Sayangnya Diarta mengaku bingung, apakah akan melaporkan peristiwa itu ke polisi atau tidak. “Saya masih bingung, jadi belum tahu selanjutnya mau bagaimana,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/