alexametrics
25.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Kasus Covid Meningkat, Ruang Isolasi RSUD Wangaya Terisi 99 Persen

DENPASAR, BALI EXPRESS – Meningkatnya kasus warga positif Covid-19 di Kota Denpasar berdampak pula pada ketersediaan ruang isolasi di rumah sakit. Salah satunya ruang isolasi di RSUD Wangaya. Diketahui, saat ini ruang isolasi RSUD Wangaya sudah 99 persen terisi alias hampir penuh. Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai.

“Kami cek ke RSUD Wangaya, ruang isolasi di RSUD Wangaya sudah terisi 99 persen, nyaris penuh, dan waktu ini sempat penuh. Saat ini hanya tersedia satu dua ruangan lagi,” kata Dewa Rai, Kamis (10/9). 

Disebutkan, perkembangan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar seminggu terakhir terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data terakhir, kumulatif kasus positif Covid-19 hampir mencapai 2000-an kasus, tepatnya 1.909 kasus.

RSUD Wangaya yang awalnya menyediakan 12 ruang isolasi, yakni di Ruang Merak, ternyata sudah lama penuh. Selanjutnya ada penambahan beberapa ruangan lagi, termasuk menyulap ruang VIV menjadi tempat isolasi, dan totalnya menjadi 41 ruang isolasi.

Akan tetapi semua ruangan isolasi tersebut sudah hampir penuh. Inilah yang membuat Pemkot Denpasar menambah 11 ruang isolasi lagi di RSUD Wangaya sebagai langkah antisipasi. “Hari ini sudah mulai disiapkan 11 ruang isolasi lagi. Kami sulap ruang tamu VIV untuk menjadi tempat isolasi baru,” kata Dewa Rai.

Dia juga mengatakan, yang dirawat di RSUD Wangaya pun tidak semua warga yang positif Covid-19, tetapi juga pasien yang memiliki gejala berat. Sedangkan pasien yang bergejala ringan, disarankan untuk isolasi di beberapa rumah singgah yang telah disediakan di Bapelkes, Pering, Wisma Bima. Namun karena kini kondisi rumah singgah mulai penuh, maka beberapa pasien positif Covid-19 yang bergejala ringan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Yang bergejala ringan, kami sarankan isolasi mandiri di rumah. Yang dirawat di ruang isolasi RSUD Wangaya hanya yang memiliki gejala berat atau penyakit bawaan,” jelasnya.

Sementara itu, sampai saat ini di Kota Denpasar sudah ada 126 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka terdiri dari dokter, perawat maupun bidan dari awal pandemi. Karena itu, beberapa Puskesmas pun sempat ada yang ditutup dikarenakan ada tenaga kesehatan Puskesmas tersebut yang terpapar Covid-19.


DENPASAR, BALI EXPRESS – Meningkatnya kasus warga positif Covid-19 di Kota Denpasar berdampak pula pada ketersediaan ruang isolasi di rumah sakit. Salah satunya ruang isolasi di RSUD Wangaya. Diketahui, saat ini ruang isolasi RSUD Wangaya sudah 99 persen terisi alias hampir penuh. Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai.

“Kami cek ke RSUD Wangaya, ruang isolasi di RSUD Wangaya sudah terisi 99 persen, nyaris penuh, dan waktu ini sempat penuh. Saat ini hanya tersedia satu dua ruangan lagi,” kata Dewa Rai, Kamis (10/9). 

Disebutkan, perkembangan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar seminggu terakhir terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data terakhir, kumulatif kasus positif Covid-19 hampir mencapai 2000-an kasus, tepatnya 1.909 kasus.

RSUD Wangaya yang awalnya menyediakan 12 ruang isolasi, yakni di Ruang Merak, ternyata sudah lama penuh. Selanjutnya ada penambahan beberapa ruangan lagi, termasuk menyulap ruang VIV menjadi tempat isolasi, dan totalnya menjadi 41 ruang isolasi.

Akan tetapi semua ruangan isolasi tersebut sudah hampir penuh. Inilah yang membuat Pemkot Denpasar menambah 11 ruang isolasi lagi di RSUD Wangaya sebagai langkah antisipasi. “Hari ini sudah mulai disiapkan 11 ruang isolasi lagi. Kami sulap ruang tamu VIV untuk menjadi tempat isolasi baru,” kata Dewa Rai.

Dia juga mengatakan, yang dirawat di RSUD Wangaya pun tidak semua warga yang positif Covid-19, tetapi juga pasien yang memiliki gejala berat. Sedangkan pasien yang bergejala ringan, disarankan untuk isolasi di beberapa rumah singgah yang telah disediakan di Bapelkes, Pering, Wisma Bima. Namun karena kini kondisi rumah singgah mulai penuh, maka beberapa pasien positif Covid-19 yang bergejala ringan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Yang bergejala ringan, kami sarankan isolasi mandiri di rumah. Yang dirawat di ruang isolasi RSUD Wangaya hanya yang memiliki gejala berat atau penyakit bawaan,” jelasnya.

Sementara itu, sampai saat ini di Kota Denpasar sudah ada 126 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka terdiri dari dokter, perawat maupun bidan dari awal pandemi. Karena itu, beberapa Puskesmas pun sempat ada yang ditutup dikarenakan ada tenaga kesehatan Puskesmas tersebut yang terpapar Covid-19.


Most Read

Artikel Terbaru

/