alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

Villa Milik Tersangka Kasus Asabri di Gianyar Disita

GIANYAR, BALI EXPRESS – Villa Gajah di Jalan Raya Ume Kelod, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, disita oleh Kejaksaan Agung RI. Penyitaan itu dilakukan terkait dengan kasus tindak pidana pada pengelolaan dana dan investasi di PT Asabri. 

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan jika penyitaan dilakukan oleh Kejaksaan Agung RI Senin (4/10) sekitar pukul 11.00 WITA. Didepan villa itu pun dipasang plang yang bertuliskan ‘TANAH INI TELAH DISITA OLEH PENYIDIK KEJAKSAAN AGUNG’.

Aset berupa tanah dan bangunan tersebut merupakan milik tersangka Teddy Tjokrosaputro. Dimana yang menjadi dasar penyitaan adalah SP Penyitaan Dirdik, Jampidsus Kejagung RI No PRINT – 199 / F. 2/Fd.2/08/2021 tanggal 26 Agustus 2021. Serta penetapan PN Gianyar  No. 140/ Pen. Pid. /2021/PN.Gin TGLL tanggal 28 September 2021.

Menurut salah seorang sumber di lapangan, villa yang diberi nama Villa Gajah itu dibangun sekitar awal tahun 2006 silam. Hanya saja, sejak awal pembangunan villa dengan bentuk bangunan rumah joglo tersebut tidak diketahui siapa pemiliknya. 

Villa tersebut berada diatas sebidang tanah dengan luas 1.400 M2 yang terdiri atas 4 bangunan rumah joglo, 1 bangunan bar, serta 1 buah kolam renang. Disamping itu juga ada lahan kosong dengan luas 494 M2. Dari pantauan langsung lapangan kondisi villa tidak terawat dan cenderung terbengkalai. Sehingga total keseluruhan aset yang disita adalah seluas 1.894 M2. Villa itu pun terlihat sepi dan pintu masuknya dirantai.

Terkait hal tersebut, Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Sudita yang dikonfirmasi Minggu (10/10) mengatakan bahwa pihaknya memang sempat mendapatkan informasi bahwa akan ada penyitaan aset terkait kasus korupsi PT Asabri di wilayah Tegallalang. Hanya saja pihaknya belum mengetahui perihal tindak lanjutnya. “Untuk tindaklanjutnya kita belum tahu, coba kita cek dulu,” ujarnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Villa Gajah di Jalan Raya Ume Kelod, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, disita oleh Kejaksaan Agung RI. Penyitaan itu dilakukan terkait dengan kasus tindak pidana pada pengelolaan dana dan investasi di PT Asabri. 

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan jika penyitaan dilakukan oleh Kejaksaan Agung RI Senin (4/10) sekitar pukul 11.00 WITA. Didepan villa itu pun dipasang plang yang bertuliskan ‘TANAH INI TELAH DISITA OLEH PENYIDIK KEJAKSAAN AGUNG’.

Aset berupa tanah dan bangunan tersebut merupakan milik tersangka Teddy Tjokrosaputro. Dimana yang menjadi dasar penyitaan adalah SP Penyitaan Dirdik, Jampidsus Kejagung RI No PRINT – 199 / F. 2/Fd.2/08/2021 tanggal 26 Agustus 2021. Serta penetapan PN Gianyar  No. 140/ Pen. Pid. /2021/PN.Gin TGLL tanggal 28 September 2021.

Menurut salah seorang sumber di lapangan, villa yang diberi nama Villa Gajah itu dibangun sekitar awal tahun 2006 silam. Hanya saja, sejak awal pembangunan villa dengan bentuk bangunan rumah joglo tersebut tidak diketahui siapa pemiliknya. 

Villa tersebut berada diatas sebidang tanah dengan luas 1.400 M2 yang terdiri atas 4 bangunan rumah joglo, 1 bangunan bar, serta 1 buah kolam renang. Disamping itu juga ada lahan kosong dengan luas 494 M2. Dari pantauan langsung lapangan kondisi villa tidak terawat dan cenderung terbengkalai. Sehingga total keseluruhan aset yang disita adalah seluas 1.894 M2. Villa itu pun terlihat sepi dan pintu masuknya dirantai.

Terkait hal tersebut, Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Sudita yang dikonfirmasi Minggu (10/10) mengatakan bahwa pihaknya memang sempat mendapatkan informasi bahwa akan ada penyitaan aset terkait kasus korupsi PT Asabri di wilayah Tegallalang. Hanya saja pihaknya belum mengetahui perihal tindak lanjutnya. “Untuk tindaklanjutnya kita belum tahu, coba kita cek dulu,” ujarnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/