alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Usai TNI Gantung Diri, Gelar Mecaru Karipu Baya di Tukad Bangkung

BADUNG, BALI EXPRESS – Upacara tolak bala yang disebut Mecaru Karipu Baya Genah Karang Panas digelar di Jembatan Tukad Bangkung, Petang, Badung, Bali, Jumat (10/12). Kegiatan ini menyangkut tragedi tewasnya Prada Nyoman Trika dengan cara gantung diri.

 

Kapolsek Petang AKP Budiasa hadir langsung dalam upacara yang juga diikuti Bupati Badung Giri Prasta beserta jajaran di Pemerintahan Kabupaten Badung. Selain itu ada Anggota DPRD Badung, Camat Petang, Danramil Petang, Kepala Desa/Bendesa Adat dan tokoh masyarakat sekitar.

 

“Kegiatan Mecaru tersebut digagas oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama di Kabupaten Badung dan didanai dari APBD badung,” terang AKP Budiasa. Dijelaskan olehnya, tujuan dilaksanakannya caru ini agar wilayah di seputaran jembatan terlepas dari mala petaka dan tidak terjadi lagi musibah yang merenggut nyawa.

 

Kegiatan ini berlangsung dengan dibarengi dengan sembahyang bersama dan pekelem seekor kambing serta diiringi Tabuh Sekehe Angklung Ds Adat Pelaga. Adapun upacara ini dipuput oleh Ida Pedanda Griya Saraswati Batuan Gianyar serta Ida Pedanda Griya Lebah Abiansemal. 

 

“Untuk kelancaran acara, ada 10 personil dari Polri, lima personil TNI, tujuh dari Satpol PP dan 10 orang Pecalang setempat yang mengamankan,” tambahnya. Sementara itu, Bupati Giri Prasta menyampaikan rasa Belasungkawa kepada korban gantung diri di sana pada Sabtu (4/12).

 

“Semoga arwahnya mendapatkan tempat yang layak disisinya dan diharapkan keluarga bisa tabah. Namun dari beberapa kejadian sebelumnya, ada yang disengaja maupun tidak disengaja oleh niat seseorang, sehingga dengan upacara kegiatan ini dilaksanakan semoga tidak terjadi lagi peristiwa serupa,” ujarnya. 


BADUNG, BALI EXPRESS – Upacara tolak bala yang disebut Mecaru Karipu Baya Genah Karang Panas digelar di Jembatan Tukad Bangkung, Petang, Badung, Bali, Jumat (10/12). Kegiatan ini menyangkut tragedi tewasnya Prada Nyoman Trika dengan cara gantung diri.

 

Kapolsek Petang AKP Budiasa hadir langsung dalam upacara yang juga diikuti Bupati Badung Giri Prasta beserta jajaran di Pemerintahan Kabupaten Badung. Selain itu ada Anggota DPRD Badung, Camat Petang, Danramil Petang, Kepala Desa/Bendesa Adat dan tokoh masyarakat sekitar.

 

“Kegiatan Mecaru tersebut digagas oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama di Kabupaten Badung dan didanai dari APBD badung,” terang AKP Budiasa. Dijelaskan olehnya, tujuan dilaksanakannya caru ini agar wilayah di seputaran jembatan terlepas dari mala petaka dan tidak terjadi lagi musibah yang merenggut nyawa.

 

Kegiatan ini berlangsung dengan dibarengi dengan sembahyang bersama dan pekelem seekor kambing serta diiringi Tabuh Sekehe Angklung Ds Adat Pelaga. Adapun upacara ini dipuput oleh Ida Pedanda Griya Saraswati Batuan Gianyar serta Ida Pedanda Griya Lebah Abiansemal. 

 

“Untuk kelancaran acara, ada 10 personil dari Polri, lima personil TNI, tujuh dari Satpol PP dan 10 orang Pecalang setempat yang mengamankan,” tambahnya. Sementara itu, Bupati Giri Prasta menyampaikan rasa Belasungkawa kepada korban gantung diri di sana pada Sabtu (4/12).

 

“Semoga arwahnya mendapatkan tempat yang layak disisinya dan diharapkan keluarga bisa tabah. Namun dari beberapa kejadian sebelumnya, ada yang disengaja maupun tidak disengaja oleh niat seseorang, sehingga dengan upacara kegiatan ini dilaksanakan semoga tidak terjadi lagi peristiwa serupa,” ujarnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/