alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Sebanyak 2.556 Anak di Bali Terpapar Covid-19

DENPASAR, BALI EXPRESS- Per tanggal 9 Februari 2021, jumlah anak yang terkonfirmasi covid-19 di Bali sebanyak 2556 anak. Dari data yang Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Provinsi Bali, jumlah anak yang terkonfirmasi ini mengalami peningkatan secara signifikan sejak awal Februari lalu.

Ketua IDAI Bali, Dr. IGN Sanjaya Putra, Sp.A(K)., menyebutkan, sejak tanggal 6 Februari, total ada sebanyak 1440 anak yang terpapar Covid-19. “Anak yang terpapar covid ini ada di rentang umur, baru lahir sampai umur 18 tahun,” jelasnya Kamis (10/2).

Ribuan anak yang terpapar covid-19 ini ada yang mengalami gejala ringan sedang bahkan ada juga yang datang ke RS dalam kondisi parah. Secara umum diakui dr. Sanjaya, anak yang terpapar covid-19 banyak juga yang mengalami kondisi yang hampir sama juga dialami oleh orang dewasa, atau dalam istilah kedokterannya, disebut denga. multiple inflammatory syndrome in child. Artinya, anak ini mengalami gangguan pada  banyak organ tubuhnya.

Karena kondisi ini, diakui dr. Sanjaya, banyak anak yang mengalami peradangan pada organ tubuhnya. “Sehingga sebagian besar pasien anak datang dalam kondisi kejang, muntah, mencret, sesak napas hingga tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

Dilanjutkan dr. Sanjaya, rata-rata anak yang datang dalam kondisi parah ini, adalah anak-anak yang memiliki penyakit bawaan atau daya tahan tahan tubuh dari anak-anak tersebut lemah, sehingga kondisinya menurun dalam rentang waktu yang cepat.

Meskipun datang ke rumah sakit dalam kondisi berat, namun hingga saat ini diakui dr. Sanjaya anak-anak yang twrpapar covid-19 dan menjalani perawatan di Rumah Sakit kondisinya sudh mulai stabil. “Bahkan mereka sudah tidak menggunakan ventilator, sehingga mereka bisa segera pulang,” tambahnya.

Sedangkan untuk anak-anak yang terpapar covid-19 dengan gejala ringan, hampir tidak ada yang dirawat di rumah sakit.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

DENPASAR, BALI EXPRESS- Per tanggal 9 Februari 2021, jumlah anak yang terkonfirmasi covid-19 di Bali sebanyak 2556 anak. Dari data yang Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Provinsi Bali, jumlah anak yang terkonfirmasi ini mengalami peningkatan secara signifikan sejak awal Februari lalu.

Ketua IDAI Bali, Dr. IGN Sanjaya Putra, Sp.A(K)., menyebutkan, sejak tanggal 6 Februari, total ada sebanyak 1440 anak yang terpapar Covid-19. “Anak yang terpapar covid ini ada di rentang umur, baru lahir sampai umur 18 tahun,” jelasnya Kamis (10/2).

Ribuan anak yang terpapar covid-19 ini ada yang mengalami gejala ringan sedang bahkan ada juga yang datang ke RS dalam kondisi parah. Secara umum diakui dr. Sanjaya, anak yang terpapar covid-19 banyak juga yang mengalami kondisi yang hampir sama juga dialami oleh orang dewasa, atau dalam istilah kedokterannya, disebut denga. multiple inflammatory syndrome in child. Artinya, anak ini mengalami gangguan pada  banyak organ tubuhnya.

Karena kondisi ini, diakui dr. Sanjaya, banyak anak yang mengalami peradangan pada organ tubuhnya. “Sehingga sebagian besar pasien anak datang dalam kondisi kejang, muntah, mencret, sesak napas hingga tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

Dilanjutkan dr. Sanjaya, rata-rata anak yang datang dalam kondisi parah ini, adalah anak-anak yang memiliki penyakit bawaan atau daya tahan tahan tubuh dari anak-anak tersebut lemah, sehingga kondisinya menurun dalam rentang waktu yang cepat.

Meskipun datang ke rumah sakit dalam kondisi berat, namun hingga saat ini diakui dr. Sanjaya anak-anak yang twrpapar covid-19 dan menjalani perawatan di Rumah Sakit kondisinya sudh mulai stabil. “Bahkan mereka sudah tidak menggunakan ventilator, sehingga mereka bisa segera pulang,” tambahnya.

Sedangkan untuk anak-anak yang terpapar covid-19 dengan gejala ringan, hampir tidak ada yang dirawat di rumah sakit.






Reporter: IGA Kusuma Yoni

Most Read

Artikel Terbaru

/