alexametrics
24.8 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Parta Minta Generasi Muda Aktif Buat Konten Digital Saat Pandemi

GIANYAR, BALI EXPRESS – Pancasila dengan 5 silanya memuat begitu komperhensif mengenai urusan religi, kemanusian, cinta tanah air, demokrasi dan keadilan sosial. Maka nilai-nilai ini adalah bintang penuntun, dimana generasi mudah memiliki tugas untuk mewujudkan dan dibumikan dalam  penyelenggaraan negara dan pengelolaan sumber kekayaan negara dengan baik serta  menerapkan dalam kehidupan sosial. 

 

Hal ini disampaikan oleh Nyoman Parta, saat melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan RI di SMAN 1 Ubud, Rabu (10/3).

 

Menurutnya sosialiasi tersebut dilakukan di SMA karena generasi milenial harus lebih awal diberikan tentang 4 Pilar Kebangsaan agar generasi muda kita bukan saja tahu tetapi juga memunculkan spirit bela tanah air, cinta sesama dan menghargai perbedaan,” tegasnya.

 

Ditambahkannya jika sosialisasi 4 pilar kebangsaan juga untuk memberikan kebanggaan dan keyakinan kepada generasi milenial bahwa Indonesia ini adalah negara yang besar. Dimana Indonesia yang memiliki 34 Provinsi,  514 Kabupaten/Kota, 7094 Kecamatan, 84.337 Desa/Kelurahan, 1.340 Suku Bangsa, 718 Bahasa Daerah, dan 6 Agama , ini bukti keragaman yang luar biasa. “Jika ingin Indonesia kuat dan maju maka solidaritas sosial wajib diperkuat, dan toleransi mutlak diperlukan,” lanjut politisi PDIP asal Desa Guwang, Sukawati 

 

Dan meskipun masih dalam situasti pandemi Covid-19, Parta menyarankan para siswa aktif membuat konten-konten edukatif baik tentang kuliner, seni, aksi cinta lingkungan dan kegemaran lain yang bisa diunggah di media sosial. “Walaupun kegiatan ini dilaksanakan dengan kehadiran fisik dan virtual  tetap menarik, terbukti  peserta sangat aktif dan antusias, jadi tidak benar generasi milenial cuek dengan 4 pilar,” tandasnya.

 

Pada kespatan itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Ubud, I Wayan Gabra, menyambut hangat dan mengapresiasi acara ini sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter. 

 

Sementara salah satu siswa, Gusti Ayu Putri Anjani mengaku sangat senang bisa mendapatkan kesempatan hadir secara virtual dalam acara ini. “Apalagi yang aktif menjawab dan bertanya dapat hadiah kuota internet, sangat bermanfaat bagi kami untuk belajar online,” ujarnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Pancasila dengan 5 silanya memuat begitu komperhensif mengenai urusan religi, kemanusian, cinta tanah air, demokrasi dan keadilan sosial. Maka nilai-nilai ini adalah bintang penuntun, dimana generasi mudah memiliki tugas untuk mewujudkan dan dibumikan dalam  penyelenggaraan negara dan pengelolaan sumber kekayaan negara dengan baik serta  menerapkan dalam kehidupan sosial. 

 

Hal ini disampaikan oleh Nyoman Parta, saat melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan RI di SMAN 1 Ubud, Rabu (10/3).

 

Menurutnya sosialiasi tersebut dilakukan di SMA karena generasi milenial harus lebih awal diberikan tentang 4 Pilar Kebangsaan agar generasi muda kita bukan saja tahu tetapi juga memunculkan spirit bela tanah air, cinta sesama dan menghargai perbedaan,” tegasnya.

 

Ditambahkannya jika sosialisasi 4 pilar kebangsaan juga untuk memberikan kebanggaan dan keyakinan kepada generasi milenial bahwa Indonesia ini adalah negara yang besar. Dimana Indonesia yang memiliki 34 Provinsi,  514 Kabupaten/Kota, 7094 Kecamatan, 84.337 Desa/Kelurahan, 1.340 Suku Bangsa, 718 Bahasa Daerah, dan 6 Agama , ini bukti keragaman yang luar biasa. “Jika ingin Indonesia kuat dan maju maka solidaritas sosial wajib diperkuat, dan toleransi mutlak diperlukan,” lanjut politisi PDIP asal Desa Guwang, Sukawati 

 

Dan meskipun masih dalam situasti pandemi Covid-19, Parta menyarankan para siswa aktif membuat konten-konten edukatif baik tentang kuliner, seni, aksi cinta lingkungan dan kegemaran lain yang bisa diunggah di media sosial. “Walaupun kegiatan ini dilaksanakan dengan kehadiran fisik dan virtual  tetap menarik, terbukti  peserta sangat aktif dan antusias, jadi tidak benar generasi milenial cuek dengan 4 pilar,” tandasnya.

 

Pada kespatan itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Ubud, I Wayan Gabra, menyambut hangat dan mengapresiasi acara ini sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter. 

 

Sementara salah satu siswa, Gusti Ayu Putri Anjani mengaku sangat senang bisa mendapatkan kesempatan hadir secara virtual dalam acara ini. “Apalagi yang aktif menjawab dan bertanya dapat hadiah kuota internet, sangat bermanfaat bagi kami untuk belajar online,” ujarnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/