alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Jelang Kedaluwarsa, Vaksin Covid-19 Disuntikkan Lebih Dulu

GIANYAR, BALI EXPRESS – Seiring dengan gencarnya pelaksanaan vaksinasi, kasus konfirmasi Covid-19 di Gianyar pun mulai melandai. Namun kendatipun setiap hari vaksinasi dilakukan, nyatanya ada vaksin yang expired (kedaluwarsa,Red).

 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, dr. Ida Komang Upeksa. Ia tidak menamfik jika ada vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa, namun jumlahnya tidak banyak. “Expired ada, tapi tidak banyak,” ujarnya Jumat (11/3).

 

Sebab kata dia, pihaknya rutin melakukan pengecekan, sehingga vaksin yang 3 atau 4 hari lagi akan expired sesuai kebijakan TNI-Polri dan BIN seluruhnya disapu bersih. “Ketika vaksin 3 atau 4 harinya mau expired itu kita sapu semuanya, kita ambil semuanya. Bahkan saat booster dilakukan 6 bulan setelah vaksin II itu kita sudah melaksanakan tapi kita cek secara manual. Tujuannya biar vaksin yang akan expired bisa terpakai lebih dulu. Kalau sekarang ada kebijakan  booster cukup 3 bulan, sehingga vaksin yang expired sedikit,” beber dr. Upeksa.

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan jika saat ini dosis vaksin untuk Kabupaten Gianyar aman. Bahkan pihaknya baru menerima kiriman vaksin lagi sebanyak 10.000 dosis. “Jadi vaksin yang kita terima dari pusat, cukup untuk di Gianyar dan di provinsi. Tapi memang prioritasnya untuk daerah-daerah yang capaian vaksinasinya dibawah 30 persen,” lanjutnya.

 

Sementara itu, per tanggal 9 Maret 2022, tercatat ada 9 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Gianyar. Sehingga kasus Covid-19 di Gianyar bisa terbilang landai. Apalagi ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Gianyar dilaporkan kosong. “Kondisi ini terjadi seiring digencarkannya vaksinasi, dimana saat ini capaian vaksinasi I, II, dan booster di Gianyar sudah mencapai 34,38 persen,” tandasnya.


GIANYAR, BALI EXPRESS – Seiring dengan gencarnya pelaksanaan vaksinasi, kasus konfirmasi Covid-19 di Gianyar pun mulai melandai. Namun kendatipun setiap hari vaksinasi dilakukan, nyatanya ada vaksin yang expired (kedaluwarsa,Red).

 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, dr. Ida Komang Upeksa. Ia tidak menamfik jika ada vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa, namun jumlahnya tidak banyak. “Expired ada, tapi tidak banyak,” ujarnya Jumat (11/3).

 

Sebab kata dia, pihaknya rutin melakukan pengecekan, sehingga vaksin yang 3 atau 4 hari lagi akan expired sesuai kebijakan TNI-Polri dan BIN seluruhnya disapu bersih. “Ketika vaksin 3 atau 4 harinya mau expired itu kita sapu semuanya, kita ambil semuanya. Bahkan saat booster dilakukan 6 bulan setelah vaksin II itu kita sudah melaksanakan tapi kita cek secara manual. Tujuannya biar vaksin yang akan expired bisa terpakai lebih dulu. Kalau sekarang ada kebijakan  booster cukup 3 bulan, sehingga vaksin yang expired sedikit,” beber dr. Upeksa.

 

Lebih lanjut dirinya mengatakan jika saat ini dosis vaksin untuk Kabupaten Gianyar aman. Bahkan pihaknya baru menerima kiriman vaksin lagi sebanyak 10.000 dosis. “Jadi vaksin yang kita terima dari pusat, cukup untuk di Gianyar dan di provinsi. Tapi memang prioritasnya untuk daerah-daerah yang capaian vaksinasinya dibawah 30 persen,” lanjutnya.

 

Sementara itu, per tanggal 9 Maret 2022, tercatat ada 9 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Gianyar. Sehingga kasus Covid-19 di Gianyar bisa terbilang landai. Apalagi ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Gianyar dilaporkan kosong. “Kondisi ini terjadi seiring digencarkannya vaksinasi, dimana saat ini capaian vaksinasi I, II, dan booster di Gianyar sudah mencapai 34,38 persen,” tandasnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/