alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Kepepet Uang Untuk Main Slot, Pria Ini Nekat Jambret HP

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pendapatan hasil bermain judi online jika goal memang sangat menggiurkan. Pemain akan rela mengisi kredit atau depo untuk uang taruhan pada judi online yang sedang naik daun itu. Permainan itu pun mengundang rasa ketagihan untuk terus berjudi. Seperti yang dilakukan Kadek Edy Surya Darmawan. Laki-laki berusia 30 tahun itu kepincut bermain judi online jenis slot. Taruhannya pun tak main-main. Sekali depo atau taruhan ia memasang kredit sebesar Rp 5 juta.

 

Menang kalah sudah biasa dialami Edy. Namun suatu ketika ia kekurangan uang untuk mengisi saldo taruhannya. Edy sempat kebingungan mencari uang untuk mengisi saldonya tersebut sebesar Rp 5 juta. Ketika melintas di kawasan traffic ligth Penimbangan, Kadek Edy lantas melihat seseorang yang berhenti untuk menjawab telepon. Tanpa pikir panjang Edy pun merampas Hp yang digunakan oleh Kadek Juni Andayani lalu bergegas kabur menuju jalan Serma Karma Singaraja. “Saya kebingungan. Saya butuh uang untuk slot. Sekali depo bisa sampai Rp 5 juta. Hp itu beum sempat saya jual,” tuturnya sembari menundukkan kepala saat rilis Rabu (11/5) siang.

 

Akibat perbuatannya itu, Kadek Edy terpaksa diamankan oleh Sat Reskrim Polres Buleleng. Berbekal ciri-ciri pelaku yang saat itu menggunakan baju kaos berwarna merah dan celana pendek serta menggunkan helm hitam dan sepeda motor beat DK 5072 UAX, polisi berhasil menangkap Kadek Edy di wilayah Banjar Dinas Labuan Aji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. “Opsnal unit I berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu membawa handphone milik korban,” terang Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Hadimastika.

 

Selanjutnya penyidik melakukan proses penyidikan dan ditemukan bukti yang cukup bahwa peristiwa tersebut adalah peristiwa pidana Pencurian dengan kekerasan, dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 Ayat (1) KUHP. “Tersangka diduga melanggar Pasal 365 Ayat (1) KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan, dengan pidana penjara paling lama 9 tahun,” jelas dia.






Reporter: Dian Suryantini

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pendapatan hasil bermain judi online jika goal memang sangat menggiurkan. Pemain akan rela mengisi kredit atau depo untuk uang taruhan pada judi online yang sedang naik daun itu. Permainan itu pun mengundang rasa ketagihan untuk terus berjudi. Seperti yang dilakukan Kadek Edy Surya Darmawan. Laki-laki berusia 30 tahun itu kepincut bermain judi online jenis slot. Taruhannya pun tak main-main. Sekali depo atau taruhan ia memasang kredit sebesar Rp 5 juta.

 

Menang kalah sudah biasa dialami Edy. Namun suatu ketika ia kekurangan uang untuk mengisi saldo taruhannya. Edy sempat kebingungan mencari uang untuk mengisi saldonya tersebut sebesar Rp 5 juta. Ketika melintas di kawasan traffic ligth Penimbangan, Kadek Edy lantas melihat seseorang yang berhenti untuk menjawab telepon. Tanpa pikir panjang Edy pun merampas Hp yang digunakan oleh Kadek Juni Andayani lalu bergegas kabur menuju jalan Serma Karma Singaraja. “Saya kebingungan. Saya butuh uang untuk slot. Sekali depo bisa sampai Rp 5 juta. Hp itu beum sempat saya jual,” tuturnya sembari menundukkan kepala saat rilis Rabu (11/5) siang.

 

Akibat perbuatannya itu, Kadek Edy terpaksa diamankan oleh Sat Reskrim Polres Buleleng. Berbekal ciri-ciri pelaku yang saat itu menggunakan baju kaos berwarna merah dan celana pendek serta menggunkan helm hitam dan sepeda motor beat DK 5072 UAX, polisi berhasil menangkap Kadek Edy di wilayah Banjar Dinas Labuan Aji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. “Opsnal unit I berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu membawa handphone milik korban,” terang Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Hadimastika.

 

Selanjutnya penyidik melakukan proses penyidikan dan ditemukan bukti yang cukup bahwa peristiwa tersebut adalah peristiwa pidana Pencurian dengan kekerasan, dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 365 Ayat (1) KUHP. “Tersangka diduga melanggar Pasal 365 Ayat (1) KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan, dengan pidana penjara paling lama 9 tahun,” jelas dia.






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/