alexametrics
24.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Sidak, Enam Orang Terdata Belum Kangtongi SKLD

BULELENG, BALI EXPRESS – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melakukan inspeksi mendadak (sidak) paska lebaran. Sidak terhadap penduduk pendatang (duktang) menyasar Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, pada Selasa (10/5) pagi.

Lurah Kampung Kajanan I Ketut Sudarsana menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan kepada warga yang bermukim di Kampung Kajanan dengan status penduduk non permanen untuk melengkapi diri dengan SKLD.
Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil I Gusti Ayu Prayatni mengatakan, pemantauan terhadap penduduk non permanen ini sudah dilakukan sejak April lalu. Ada 12 desa yang menjadi sasaran pemantauan. 

Untuk pemantauan yang dilakukan di Kampung Kajanan, tercatat ada enam orang yang belum memiliki SKLD. Meski belum memiliki SKLD, enam orang tersebut telah melengkapi diri dengan identitas seperti e-KTP. “Dan nanti akan dibuatkan di kelurahan. Setelah emam bulan mereka harus diperpanjang. Semuanya dari luar Buleleng dan luar Bali,” tambahnya.

Diakui pula momen lebaran menjadi salah satu kesempatan bagi duktang untuk datang ke Bali, termasuk ke Buleleng. Disebutkan, wilayah Gerokgak menjadi wilayah tertinggi penyebaran duktang. Karena adanya perusahaan tambak ikan dan udang yang membutuhkan banyak pekerja. (dhi/wid)






Reporter: Dian Suryantini

BULELENG, BALI EXPRESS – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), melakukan inspeksi mendadak (sidak) paska lebaran. Sidak terhadap penduduk pendatang (duktang) menyasar Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, pada Selasa (10/5) pagi.

Lurah Kampung Kajanan I Ketut Sudarsana menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan kepada warga yang bermukim di Kampung Kajanan dengan status penduduk non permanen untuk melengkapi diri dengan SKLD.
Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil I Gusti Ayu Prayatni mengatakan, pemantauan terhadap penduduk non permanen ini sudah dilakukan sejak April lalu. Ada 12 desa yang menjadi sasaran pemantauan. 

Untuk pemantauan yang dilakukan di Kampung Kajanan, tercatat ada enam orang yang belum memiliki SKLD. Meski belum memiliki SKLD, enam orang tersebut telah melengkapi diri dengan identitas seperti e-KTP. “Dan nanti akan dibuatkan di kelurahan. Setelah emam bulan mereka harus diperpanjang. Semuanya dari luar Buleleng dan luar Bali,” tambahnya.

Diakui pula momen lebaran menjadi salah satu kesempatan bagi duktang untuk datang ke Bali, termasuk ke Buleleng. Disebutkan, wilayah Gerokgak menjadi wilayah tertinggi penyebaran duktang. Karena adanya perusahaan tambak ikan dan udang yang membutuhkan banyak pekerja. (dhi/wid)






Reporter: Dian Suryantini

Most Read

Artikel Terbaru

/