alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Banjir di Nyuh Kuning-Pengosekan, Belasan Kendaraan Mogok

GIANYAR, BALI EXPRESS  – Selain di Blahbatuh, salah satu banjir terparah terjadi di Jalan Raya Nyuh Kuning-Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan Ubud. Gianyar, Senin (11/7). Bahkan banjir mencapai sepaha orang dewasa sehingga banyak kendaraan baik sepeda motor maupun mobil yang mogok saat nekat melintas di lokasi tersebut.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul O9.00 WITA, sedikitnya 17 sepeda motor mogok, karena nekat menerjang banjir. Selain itu juga ada satu unit mobil Mini Coper yang juga mogok. Kondisi tersebut  pun menyebabkan situasi lalu lintas krodit. Karena pengendara mobil, banyak yang memilih untuk putar balik.

Salah seorang pengguna jalan yang biasa melewati jalan tersebut, Nyoman Kembar menuturkan bahwa banjir di kawasan ini hampir terjadi setiap musim hujan. Hanya saja sebelumnya kendaraan yang digunakan tidak sampai mogok. “Memang sering banjir tapi tumben sekarang motor saya sampai mogok saat melintas. Kalau sebelumnya tidak pernah mogok,” ujarnya.

Baca Juga :  Webinar Peran Media Dalam Adaptasi Kebiasaan Baru

Pengguna jalan lainnya Dewa Dode, bahkan terpaksa harus menunda COD dengan pembeli karena sepeda motor yang ia kendarai mogok. “Saya mau COD sama pembeli, tapi motor saya justru mogok, sepertinya knalpotnya kemasukan air,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, banjir tersebut disebabkan tidak adanya saluran pembuangan yang memadai. Dimana  drainase yang ada kondisinya sempit, dangkal dan bahkan lebih tinggi dari jalan. Kondisi tersebut sejatinya sudah disuarakan berkali-kali, namun memang belum ada tindak lanjut dari pihak terkait

Terkait hal tersebut, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta menerangkan jika Senin (11/7) pihaknya mendapatkan banyak laporan terkait meluapkan airnya disejumlah titik. Pihaknya pun langsung turun untuk menyedot genangan air. “Sejak pagi, kita menerima laporan banjir cukup banyak. Tapi kita utamakan dulu banjir yang menggenangi rumah warga,” tegasnya.

Baca Juga :  Jenazah Dikremasi, Pembuang Orok di Bangli Masih Misterius

GIANYAR, BALI EXPRESS  – Selain di Blahbatuh, salah satu banjir terparah terjadi di Jalan Raya Nyuh Kuning-Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan Ubud. Gianyar, Senin (11/7). Bahkan banjir mencapai sepaha orang dewasa sehingga banyak kendaraan baik sepeda motor maupun mobil yang mogok saat nekat melintas di lokasi tersebut.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul O9.00 WITA, sedikitnya 17 sepeda motor mogok, karena nekat menerjang banjir. Selain itu juga ada satu unit mobil Mini Coper yang juga mogok. Kondisi tersebut  pun menyebabkan situasi lalu lintas krodit. Karena pengendara mobil, banyak yang memilih untuk putar balik.

Salah seorang pengguna jalan yang biasa melewati jalan tersebut, Nyoman Kembar menuturkan bahwa banjir di kawasan ini hampir terjadi setiap musim hujan. Hanya saja sebelumnya kendaraan yang digunakan tidak sampai mogok. “Memang sering banjir tapi tumben sekarang motor saya sampai mogok saat melintas. Kalau sebelumnya tidak pernah mogok,” ujarnya.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem, Banjir dan Pohon Tumbang di Denpasar

Pengguna jalan lainnya Dewa Dode, bahkan terpaksa harus menunda COD dengan pembeli karena sepeda motor yang ia kendarai mogok. “Saya mau COD sama pembeli, tapi motor saya justru mogok, sepertinya knalpotnya kemasukan air,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, banjir tersebut disebabkan tidak adanya saluran pembuangan yang memadai. Dimana  drainase yang ada kondisinya sempit, dangkal dan bahkan lebih tinggi dari jalan. Kondisi tersebut sejatinya sudah disuarakan berkali-kali, namun memang belum ada tindak lanjut dari pihak terkait

Terkait hal tersebut, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta menerangkan jika Senin (11/7) pihaknya mendapatkan banyak laporan terkait meluapkan airnya disejumlah titik. Pihaknya pun langsung turun untuk menyedot genangan air. “Sejak pagi, kita menerima laporan banjir cukup banyak. Tapi kita utamakan dulu banjir yang menggenangi rumah warga,” tegasnya.

Baca Juga :  Bangli Dikepung Hujan, Rujab Bupati Bangli pun Terendam

Most Read

Artikel Terbaru

/