alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Disdik Tabanan Rancang Kembali Subsidi Pulsa

TABANAN, BALI EXPRESS – Melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan telah memberikan subsidi untuk pembelian pulsa bagi siswa selama penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Rencananya pemberian subsidi akan berlanjut pada RKAS Perubahan BOS Oktober mendatang, apabila PJJ masih harus diterapkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Nyoman Putra, mengatakan, Oktober 2020 mendatang akan disusun RKAS Perubahan BOS. Dan, pihaknya telah merancang untuk memberikan kembali subsidi pulsa kepada para siswa untuk PJJ. “Sudah kita rancang untuk mensubsidi sekali lagi, tapi di bulan Oktober karena ada RKAS Perubahan BOS,” ujarnya, Selasa (11/8).

Ditambahkannya, sebelumnya pihaknya sudah memberikan subsidi melalui dana BOS pada triwulan II, yakni dari bulan April, Mei, dan Juni 2020. “Sebelumnya kita subsidi di RKAS Bos Induk yang besarannya disesuaikan dengan besaran dana BOS di masing-masing satuan pendidikan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Angka Kesembuhan Pasien Covid di Denpasar Meningkat

Adapun teknisnya adalah siswa dibelikan pulsa menggunakan dana BOS tersebut yang kemudian pulsa tersebut diaktivasi menjadi kuota internet. “Kenapa diberikan berupa pulsa, karena provider yang digunakan siswa kan berbeda-berbeda,” sambungnya.

Jika di bulan September 2020 nanti pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan, maka subsidi pulsa tersebut tidak akan diberikan lagi. Kendatipun demikian, Putra menyebutkan dalam pemberian subsidi pulsa dari dana BOS yang sudah berjalan, pihaknya tidak menemui kendala yang berarti. “Sejauh ini yang berjalan sudah baik dan tidak ada kendala,” imbuhnya.

Pihaknya pun berharap dengan subsidi pulsa dari dana BOS ini, bisa meringankan beban para siswa, utamanya yang kurang mampu. Dengan demikian diharapkan proses PJJ tetap bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Lansia dan Sulinggih Dapat Pelayanan Khusus di RSUD Klungkung

TABANAN, BALI EXPRESS – Melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan telah memberikan subsidi untuk pembelian pulsa bagi siswa selama penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Rencananya pemberian subsidi akan berlanjut pada RKAS Perubahan BOS Oktober mendatang, apabila PJJ masih harus diterapkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Nyoman Putra, mengatakan, Oktober 2020 mendatang akan disusun RKAS Perubahan BOS. Dan, pihaknya telah merancang untuk memberikan kembali subsidi pulsa kepada para siswa untuk PJJ. “Sudah kita rancang untuk mensubsidi sekali lagi, tapi di bulan Oktober karena ada RKAS Perubahan BOS,” ujarnya, Selasa (11/8).

Ditambahkannya, sebelumnya pihaknya sudah memberikan subsidi melalui dana BOS pada triwulan II, yakni dari bulan April, Mei, dan Juni 2020. “Sebelumnya kita subsidi di RKAS Bos Induk yang besarannya disesuaikan dengan besaran dana BOS di masing-masing satuan pendidikan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Nilai Jual Bunga Gumitir Anjlok, Petani Besakih Gelisah

Adapun teknisnya adalah siswa dibelikan pulsa menggunakan dana BOS tersebut yang kemudian pulsa tersebut diaktivasi menjadi kuota internet. “Kenapa diberikan berupa pulsa, karena provider yang digunakan siswa kan berbeda-berbeda,” sambungnya.

Jika di bulan September 2020 nanti pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan, maka subsidi pulsa tersebut tidak akan diberikan lagi. Kendatipun demikian, Putra menyebutkan dalam pemberian subsidi pulsa dari dana BOS yang sudah berjalan, pihaknya tidak menemui kendala yang berarti. “Sejauh ini yang berjalan sudah baik dan tidak ada kendala,” imbuhnya.

Pihaknya pun berharap dengan subsidi pulsa dari dana BOS ini, bisa meringankan beban para siswa, utamanya yang kurang mampu. Dengan demikian diharapkan proses PJJ tetap bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Angka Kesembuhan Pasien Covid di Denpasar Meningkat

Most Read

Artikel Terbaru

/