alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Tinggal Dua Hari, Coklit Badung Capai 84,86 Persen

BADUNG, BALI EXPRESS – Batas waktu pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih menjelang Pilkada Badung tinggal dua hari. Coklit yang dilaksanakan KPU melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) ini berakhir Kamis (13/8).

Berdasarkan data KPU Badung, hingga Selasa (11/8), total coklit sudah mencapai 84,86 persen. Perinciannya, Kecamatan Kuta Utara sudah 100 persen, Petang 98,89 persen, Abiansemal 96,94 persen, Mengwi 95,70 persen, Kuta 69,65 persen, dan Kuta Selatan 54,06 persen.

Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta mengatakan, coklit masih berjalan. “Batas waktunya sampai tanggal 13 (Agustus). PPDP masih melakukan coklit saat ini,” ungkapnya.

Kayun Semara, sapaan akrabnya, tak menampik ada kendala yang dihadapi PPDP di lapangan. Salah satunya di Kelurahan Tuban. “Di Kelurahan Tuban itu pemilihnya mencapai sekitar 16 ribu. Tapi hingga saat ini baru bisa ditemukan sekitar 6 ribu pemilih oleh petugas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Siaga Lebaran, Jasa Marga Bali Tol Siapkan Posko Layanan

Hal ini, kata Kayun, karena pemilih sudah tak lagi tinggal di kawasan tersebut. Ia mencontohkan, di Tuban ada Jalan Simpati, Nusantara, dan Pan Pui. Namun saat ini sudah menjadi bagian perluasan Bandara Ngurah Rai. “Jadi di sana sudah tidak ada lagi tempat tinggal dan penduduk,” jelasnya.

Kemudian di Banjar Pesalakan, saat dilakukan coklit, petugas tak menemukan pemilih. Sebab kawasan tersebut saat ini sudah berdiri ruko. “Itu ruko-ruko dan saat dilaksanakan coklit, sudah tidak ada rumah,” jelasnya.

Nah, jika sampai batas waktu coklit pemilih tak ditemukan, maka akan dilakukan pencoretan data yang bersangkutan. Namun sebelum itu, KPU Badung akan melaksanakan rapat koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). “Khususnya Tuban terkait dengan permasalahan ini,” katanya.

Baca Juga :  Hendak Salip Pikap, Pengendara Motor Meninggal Tabrak Truk

BADUNG, BALI EXPRESS – Batas waktu pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih menjelang Pilkada Badung tinggal dua hari. Coklit yang dilaksanakan KPU melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) ini berakhir Kamis (13/8).

Berdasarkan data KPU Badung, hingga Selasa (11/8), total coklit sudah mencapai 84,86 persen. Perinciannya, Kecamatan Kuta Utara sudah 100 persen, Petang 98,89 persen, Abiansemal 96,94 persen, Mengwi 95,70 persen, Kuta 69,65 persen, dan Kuta Selatan 54,06 persen.

Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta mengatakan, coklit masih berjalan. “Batas waktunya sampai tanggal 13 (Agustus). PPDP masih melakukan coklit saat ini,” ungkapnya.

Kayun Semara, sapaan akrabnya, tak menampik ada kendala yang dihadapi PPDP di lapangan. Salah satunya di Kelurahan Tuban. “Di Kelurahan Tuban itu pemilihnya mencapai sekitar 16 ribu. Tapi hingga saat ini baru bisa ditemukan sekitar 6 ribu pemilih oleh petugas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pegawai Terpapar Covid-19, RSUP Sanglah Siapkan Tes Swab Berkala

Hal ini, kata Kayun, karena pemilih sudah tak lagi tinggal di kawasan tersebut. Ia mencontohkan, di Tuban ada Jalan Simpati, Nusantara, dan Pan Pui. Namun saat ini sudah menjadi bagian perluasan Bandara Ngurah Rai. “Jadi di sana sudah tidak ada lagi tempat tinggal dan penduduk,” jelasnya.

Kemudian di Banjar Pesalakan, saat dilakukan coklit, petugas tak menemukan pemilih. Sebab kawasan tersebut saat ini sudah berdiri ruko. “Itu ruko-ruko dan saat dilaksanakan coklit, sudah tidak ada rumah,” jelasnya.

Nah, jika sampai batas waktu coklit pemilih tak ditemukan, maka akan dilakukan pencoretan data yang bersangkutan. Namun sebelum itu, KPU Badung akan melaksanakan rapat koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). “Khususnya Tuban terkait dengan permasalahan ini,” katanya.

Baca Juga :  Sepasang Kekasih dan Adiknya Kompak Bobol Alfamart di Kerobokan

Most Read

Artikel Terbaru

/