27.6 C
Denpasar
Thursday, September 29, 2022

Rapat Paripurna, PU Fraksi Badung Gede Berikan Sepuluh Catatan

MANGUPURA, BALI EXPRESS — Fraksi Badung Gede DPRD Badung memberikan sepuluh catatan terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2022 dan rancangan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Badung 2022.

Sepuluh catatan tersebut dituangkan dalam Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi yang dibacakan I Made Wijaya dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung, Rabu (10/8). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Badung, Putu Parwata didampingi Wakil Ketua IWayan Suyasa turut dihadiri Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta beserta jajaran.

Wijaya mengatakan, penjelasan Bupati Badung pada pembukaan sidang paripurna terhadap beberapa rancangan perubahan kebijakan umum APBD Kabupaten Badung serta rancangan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2022 dapat dipahami dengan baik. Namun Fraksi Badung Gede memberikan pandangan berupa saran, masukan dan pendapat.

Baca Juga :  Fraksi PDIP DPRD Badung Setujui Rancangan Perubahan APBD 2022

“Pertama terkait proyeksi target perubahan pendapatan daerah yang mengalami tren peningkatan yang cukup baik dan sangat menjanjikan, yakni naik sebesar Rp 676.779.978.957,00 terutama pada aspek Pendapatan Asli Daerah,” paparnya.

Menurutnya, PAD Badung sebelumnya Rp 2.081.220.339.506,00 meningkat menjadi Rp 2.756.145.537.463,00 atau naik sebesar Rp 674.925.197.957,00. Ditambah penerimaan pembiayaan berupa Silpa tahun sebelumnya dan penerimaan pinjaman daerah, sehingga penerimaan daerah mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp 882.404.717.248,00.

“Kenaikan yang signifikan ini, sudah tentu sebagai dampak pertumbuhan industri pariwisata yang seiring dengan perhelatan G20 ditahun 2022 yang patut kita syukuri bersama. Yang belum kami ketahui bagaimana kondisi pariwisata pasca perhelatan G20 dilaksanakan. Untuk itu, kami tidak henti-hentinya mendorong semua pihak untuk berinovasi meningkatkan pendapatan daerah, sehingga pokok-pokok pikiran baik yang melalui hibah maupun kegiatan yang difasilitasi oleh dewan tidak tereliminasi di tengah jalan,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolri Berikan Koster Penghargaan PPKM Mikro Terbaik

Catatan kedua, berdasarkan dokumen belanja pada rancangan perubahan kebijakan umum APBD serta perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2022 dirancang sebesar Rp 4.085.062.831.200,00 meningkat sebesar Rp.832.404.717.248,00 atau naik 25,59% dari APBD induk tahun 2022.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

MANGUPURA, BALI EXPRESS — Fraksi Badung Gede DPRD Badung memberikan sepuluh catatan terhadap Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2022 dan rancangan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Badung 2022.

Sepuluh catatan tersebut dituangkan dalam Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi yang dibacakan I Made Wijaya dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Badung, Rabu (10/8). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Badung, Putu Parwata didampingi Wakil Ketua IWayan Suyasa turut dihadiri Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta beserta jajaran.

Wijaya mengatakan, penjelasan Bupati Badung pada pembukaan sidang paripurna terhadap beberapa rancangan perubahan kebijakan umum APBD Kabupaten Badung serta rancangan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2022 dapat dipahami dengan baik. Namun Fraksi Badung Gede memberikan pandangan berupa saran, masukan dan pendapat.

Baca Juga :  Kapolri Berikan Koster Penghargaan PPKM Mikro Terbaik

“Pertama terkait proyeksi target perubahan pendapatan daerah yang mengalami tren peningkatan yang cukup baik dan sangat menjanjikan, yakni naik sebesar Rp 676.779.978.957,00 terutama pada aspek Pendapatan Asli Daerah,” paparnya.

Menurutnya, PAD Badung sebelumnya Rp 2.081.220.339.506,00 meningkat menjadi Rp 2.756.145.537.463,00 atau naik sebesar Rp 674.925.197.957,00. Ditambah penerimaan pembiayaan berupa Silpa tahun sebelumnya dan penerimaan pinjaman daerah, sehingga penerimaan daerah mengalami kenaikan menjadi sebesar Rp 882.404.717.248,00.

“Kenaikan yang signifikan ini, sudah tentu sebagai dampak pertumbuhan industri pariwisata yang seiring dengan perhelatan G20 ditahun 2022 yang patut kita syukuri bersama. Yang belum kami ketahui bagaimana kondisi pariwisata pasca perhelatan G20 dilaksanakan. Untuk itu, kami tidak henti-hentinya mendorong semua pihak untuk berinovasi meningkatkan pendapatan daerah, sehingga pokok-pokok pikiran baik yang melalui hibah maupun kegiatan yang difasilitasi oleh dewan tidak tereliminasi di tengah jalan,” terangnya.

Baca Juga :  Gubernur Keluarkan Edaran soal Pemanfaatan Produk Garam Lokal

Catatan kedua, berdasarkan dokumen belanja pada rancangan perubahan kebijakan umum APBD serta perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2022 dirancang sebesar Rp 4.085.062.831.200,00 meningkat sebesar Rp.832.404.717.248,00 atau naik 25,59% dari APBD induk tahun 2022.






Reporter: I Putu Resa Kertawedangga

Most Read

Artikel Terbaru

/