alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Dinkes Klungkung Siapkan Sarana dan Data untuk Vaksinasi Covid-19 

KLUNGKUNG, BALI EXPRESS-Setelah vaksin Covid-19 tiba di Indonesia, Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung mulai bersiap menerima vaksin Covid-19 untuk tahap pertama. Namun, jumlahnya belum bisa diketahui lantaran masih berada di tangan Kementerian Kesehatan RI.

“Kapan dimulai, kami masih menunggu jadwal, karena distribusi ke daerah juga belum diinfokan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, dokter Made Adi Swapatni, Selasa (8/12).

Dikatakannya, untuk penerimaan dan pelaksanaan vaksinasi, saat ini Tim Penanggulangan Covid-19 Klungkung masih melakukan persiapan, utamanya sumber daya manusia (SDM) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Klungkung. Selain itu, proses vaksinasi juga harus sesuai dengan standar protokol kesehatan. 

Made Swapatni mengungkapkan, pihaknya di daerah hanya menyiapkan sarana, sumber daya manusia, hingga data sasaran untuk dilakukan vaksinasi. Rencananya kalangan pertama yang akan dilakukan vaksinasi dari tenaga kesehatan, TNI, dan Polri.

Selain itu, menurutnya ada beberapa ketentuan untuk vaksinasi Covid-19 ini, seperti sasaran orang yang akan divaksin antara 18 tahun sampai 59 tahun, termasuk tidak memiliki penyakit penyerta.

Sementara Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan prihal rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Terutama terkait lokasi pelaksaan vaksinasi, jika vaksin telah didistribusikan ke Klungkung.

“Belum ada informasi kapan vaksin itu datang, hanya saja kami sudah koordinasi untuk pos vaksinasi, khususnya untuk tenaga kesehatan,” ungkap Nyoman Kesuma.

Pihaknya mengaku sudah menyiapkan ruangan sesuai protokol kesehatan, untuk pelaksanaan vaksinasi internal di RSUD Klungkung. Hanya saja persiapan dilakukan sebatas vaksinasi untuk tenaga medis.

“Kami hanya siapkan vaksinasi untuk kalangan tenaga medis di RSUD Klungking, khususnya yang menangani Covid-19. Kalau vaksinasi untuk umum, sebaiknya itu dilakukan Puskesmas. Selain kami belum siap karena kroditnya pelayanan, juga untuk menghindari kerumunan,” ungkapnya.

 “Teknis lengkapnya kami belum tahu, tapi tenaga kesehatan yang akan diprioritaskan untuk vaksinasi terlebih dulu. Memang seharusnya seperti itu, karena kami tenaga kesehatan kelompok berisiko tinggi tertular Covid-19,” tegasnya. 


KLUNGKUNG, BALI EXPRESS-Setelah vaksin Covid-19 tiba di Indonesia, Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung mulai bersiap menerima vaksin Covid-19 untuk tahap pertama. Namun, jumlahnya belum bisa diketahui lantaran masih berada di tangan Kementerian Kesehatan RI.

“Kapan dimulai, kami masih menunggu jadwal, karena distribusi ke daerah juga belum diinfokan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, dokter Made Adi Swapatni, Selasa (8/12).

Dikatakannya, untuk penerimaan dan pelaksanaan vaksinasi, saat ini Tim Penanggulangan Covid-19 Klungkung masih melakukan persiapan, utamanya sumber daya manusia (SDM) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Klungkung. Selain itu, proses vaksinasi juga harus sesuai dengan standar protokol kesehatan. 

Made Swapatni mengungkapkan, pihaknya di daerah hanya menyiapkan sarana, sumber daya manusia, hingga data sasaran untuk dilakukan vaksinasi. Rencananya kalangan pertama yang akan dilakukan vaksinasi dari tenaga kesehatan, TNI, dan Polri.

Selain itu, menurutnya ada beberapa ketentuan untuk vaksinasi Covid-19 ini, seperti sasaran orang yang akan divaksin antara 18 tahun sampai 59 tahun, termasuk tidak memiliki penyakit penyerta.

Sementara Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan prihal rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Terutama terkait lokasi pelaksaan vaksinasi, jika vaksin telah didistribusikan ke Klungkung.

“Belum ada informasi kapan vaksin itu datang, hanya saja kami sudah koordinasi untuk pos vaksinasi, khususnya untuk tenaga kesehatan,” ungkap Nyoman Kesuma.

Pihaknya mengaku sudah menyiapkan ruangan sesuai protokol kesehatan, untuk pelaksanaan vaksinasi internal di RSUD Klungkung. Hanya saja persiapan dilakukan sebatas vaksinasi untuk tenaga medis.

“Kami hanya siapkan vaksinasi untuk kalangan tenaga medis di RSUD Klungking, khususnya yang menangani Covid-19. Kalau vaksinasi untuk umum, sebaiknya itu dilakukan Puskesmas. Selain kami belum siap karena kroditnya pelayanan, juga untuk menghindari kerumunan,” ungkapnya.

 “Teknis lengkapnya kami belum tahu, tapi tenaga kesehatan yang akan diprioritaskan untuk vaksinasi terlebih dulu. Memang seharusnya seperti itu, karena kami tenaga kesehatan kelompok berisiko tinggi tertular Covid-19,” tegasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/