alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Trans Metro Dewata Resmi Meluncur dari Pesiapan Menuju Kuta

TABANAN, BALI EXPRESS – Pemkab Tabanan secara resmi melaunching Bus Trans Metro Dewata, bantuan langsung dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk koridor I yang melintasi wilayah Kabupaten Tabanan, Jumat (11/12).

 Bus Trans Metro Dewata yang disebut dengan nama Teman Bus ini, dilengkapi dengan peralatan canggih seperti CCTV, reader kartu non tunai, sensor penghitung jumlah penumpang, dan tentunya bus ini sangat nyaman dan bersih.

Di samping itu, hadirnya Teman Bus ini, hingga 31 Desember 2020 belum dikenai tarif alias gratis, karena biaya operasional disubsidi 100 persen oleh pemerintah. Tentunya sangat menguntungkan masyarakat dan bisa mencoba moda transportasi darat bantuan dari Kemenhub RI ini.

Kepala Dinas Perhubungan Tabanan, I Gusti Darma Utama menjelaskan, ada 31 unit Bus Trans Metro Dewata yang siap memberikan pelayanan perjalanan nyaman dan aman dengan paramudi terlatih sebagai penunjang mobilisasi masyarakat yang terintegrasi dengan layanan angkutan massal lain. 

Namun, dari 31 armada tersebut, lanjut Darma Utama, hanya 28 unit yang beroperasi, karena 3 unit lainnya untuk cadangan.

“Program ini untuk meningkatkan lagi minat masyarakat menggunakan angkutan umum, sehingga mengurangi penggunaan kendaraan, sehingga mengurangi kemacetan dan polusi udara,” ucapnya

Khusus untuk pelintasan di Tabanan atau koridor I, yakni Terminal Pesiapan-Central Parkir Kuta Badung, juga sudah disiapkan enam titik jemput halte sepanjang By pass Ir. Soekarno, dimana untuk waktu headway (jarak antar bus) yang ditentukan yaitu 10 menit. Sehingga penumpang tidak menunggu lama di halte.

Namun dalam masa pandemi Covid-19, pihaknya tetap menekankan protokol kesehatan (Prokes), dimana jumlah penumpang dibatasi hanya sebanyak 12 orang penumpang (setengah dari kapasitas bus).

“Tabanan di tahun ini juga mendapat bantuan hibah barang berupa ATCS untuk pengendalian lalu lintas untuk mengontrol kegiatan Trans Metro Dewata dan arus lalu lintas lainnya,” terang Darma Utama.

Sementara itu, Sekda Tabanan I Gede Susila yang saat itu mewakili Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, sangat mengapresiasi program pemerintah pusat terkait dengan moda angkutan umum, yang bertujuan mengurai kemacetan dan mengurangi kecelakan lalu lintas. Dan, tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat, mengingat layanan angkutan umum mulai jarang digunakan masyarakat.

Bahkan ia berharap, masyarakat bisa menggunakan layanan angkutan umum ini dengan semaksimal mungkin kedepannya. “Sistem layanannya bisa dipantau, trayek posisi armada serta titik halte lewat aplikasi Teman Bus. Untuk jam operasionalnya dari pukul 06.00 sampai dengan 21.00 Wita,” imbuh Susila. 

Saat launching Trans Metro Dewata Koridor I Terminal Pesiapan, hadir pula Dandim 1619/Tabanan Toni Sri Hartanto,  perwakilan Forkopimda Tabanan, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Kadishub Tabanan, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.


TABANAN, BALI EXPRESS – Pemkab Tabanan secara resmi melaunching Bus Trans Metro Dewata, bantuan langsung dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk koridor I yang melintasi wilayah Kabupaten Tabanan, Jumat (11/12).

 Bus Trans Metro Dewata yang disebut dengan nama Teman Bus ini, dilengkapi dengan peralatan canggih seperti CCTV, reader kartu non tunai, sensor penghitung jumlah penumpang, dan tentunya bus ini sangat nyaman dan bersih.

Di samping itu, hadirnya Teman Bus ini, hingga 31 Desember 2020 belum dikenai tarif alias gratis, karena biaya operasional disubsidi 100 persen oleh pemerintah. Tentunya sangat menguntungkan masyarakat dan bisa mencoba moda transportasi darat bantuan dari Kemenhub RI ini.

Kepala Dinas Perhubungan Tabanan, I Gusti Darma Utama menjelaskan, ada 31 unit Bus Trans Metro Dewata yang siap memberikan pelayanan perjalanan nyaman dan aman dengan paramudi terlatih sebagai penunjang mobilisasi masyarakat yang terintegrasi dengan layanan angkutan massal lain. 

Namun, dari 31 armada tersebut, lanjut Darma Utama, hanya 28 unit yang beroperasi, karena 3 unit lainnya untuk cadangan.

“Program ini untuk meningkatkan lagi minat masyarakat menggunakan angkutan umum, sehingga mengurangi penggunaan kendaraan, sehingga mengurangi kemacetan dan polusi udara,” ucapnya

Khusus untuk pelintasan di Tabanan atau koridor I, yakni Terminal Pesiapan-Central Parkir Kuta Badung, juga sudah disiapkan enam titik jemput halte sepanjang By pass Ir. Soekarno, dimana untuk waktu headway (jarak antar bus) yang ditentukan yaitu 10 menit. Sehingga penumpang tidak menunggu lama di halte.

Namun dalam masa pandemi Covid-19, pihaknya tetap menekankan protokol kesehatan (Prokes), dimana jumlah penumpang dibatasi hanya sebanyak 12 orang penumpang (setengah dari kapasitas bus).

“Tabanan di tahun ini juga mendapat bantuan hibah barang berupa ATCS untuk pengendalian lalu lintas untuk mengontrol kegiatan Trans Metro Dewata dan arus lalu lintas lainnya,” terang Darma Utama.

Sementara itu, Sekda Tabanan I Gede Susila yang saat itu mewakili Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, sangat mengapresiasi program pemerintah pusat terkait dengan moda angkutan umum, yang bertujuan mengurai kemacetan dan mengurangi kecelakan lalu lintas. Dan, tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat, mengingat layanan angkutan umum mulai jarang digunakan masyarakat.

Bahkan ia berharap, masyarakat bisa menggunakan layanan angkutan umum ini dengan semaksimal mungkin kedepannya. “Sistem layanannya bisa dipantau, trayek posisi armada serta titik halte lewat aplikasi Teman Bus. Untuk jam operasionalnya dari pukul 06.00 sampai dengan 21.00 Wita,” imbuh Susila. 

Saat launching Trans Metro Dewata Koridor I Terminal Pesiapan, hadir pula Dandim 1619/Tabanan Toni Sri Hartanto,  perwakilan Forkopimda Tabanan, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Kadishub Tabanan, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.


Most Read

Artikel Terbaru

/