alexametrics
29.8 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

RS Bali Mandara Target Vaksinasi 500 Orang Perhari

DENPASAR, BALI EXPRESS –  Setelah menyasar tenaga kesehatan dan masyarakat lansia, Hari ini, Jumat (12/3), Rumah Sakit Bali Mandara adakan kegiatan vaksinasi Covid-19 yang menyasar masyarakat umum yang ber-KTP Provinsi Bali dan sudah berumur diatas 18 tahun.

 

Kasubag Umum dan Humas RSUD Bali Mandara, I Gusti Agung Putu Aditya Mahendra menjelaskan meskipun membuka layanan vaksin untuk masyarakat umum, namun RSBM masih tetap memprioritaskan layanan vaksin untuk lansia. “Kegiatan vaksinasi ini tetap menerapkan protokol kesehatan, untuk lansia dan tenaga kesehatan, tetap menjadi prioritas kami,” ungkapnya Jumat (12/3).

 

Dengan kebijakan ini, Aditya mengatakan pihak RSBM memberlakukan penambahan target vaksin dari sebelumnya 200 orang per hari menjadi 500 orang per hari. Target 500 orang ini dilanjutkannya masih tahap uji coba, karena nantinya proses pelaksanaannya akan di evaluasi lagi.

Selain untuk memperceoat proses vaksinasi, vaksinasi untuk masyarakat ini juga berkaitan dengan akan dibukanya pariwisata kembali, sesuai dengan rencananya, Sanur akan dijadikan green zone atau zona hijau. 

 

Sehingga dilanjutkan Aditya pihaknya juga bisa berkontribusi dalam membangun komunitas yang kebal dengan virus Covid-19. “Jadi memang program vaksinasi ini akan mendukung program green zone yang sudah dicanangkan oleh Pemprov Bali untuk mempercepat kegiatan pariwisata yang ada di Bali,” lanjutnya.

 

Sementara stok vaksin pada hari ini masih mencukupi untuk dilakukan perhari sampai dengan 500 orang. Rencananya sesudah hari raya Nyepi vaksin akan datang lagi untuk RS Bali Mandara. Aditya menambahkah, antusiasme masyarakat cukup tinggi jadi banyak masyarakat dan lansia yang datang.  

 

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan vaksinasi, dapat mengisi formulir dalam link Google form yang sudah disediakan oleh RSBM. Tujuan mengisi google form adalah agar pihak RSBM dapat menyiapkan seluruh persiapan vaksinasi yang meliputi jumlah tenaga kesehatan untuk pelayanan serta jumlah vaksin, serta untuk menentukan kapan jadwal vaksinasinya agar tidak terjadi penumpukan. 


DENPASAR, BALI EXPRESS –  Setelah menyasar tenaga kesehatan dan masyarakat lansia, Hari ini, Jumat (12/3), Rumah Sakit Bali Mandara adakan kegiatan vaksinasi Covid-19 yang menyasar masyarakat umum yang ber-KTP Provinsi Bali dan sudah berumur diatas 18 tahun.

 

Kasubag Umum dan Humas RSUD Bali Mandara, I Gusti Agung Putu Aditya Mahendra menjelaskan meskipun membuka layanan vaksin untuk masyarakat umum, namun RSBM masih tetap memprioritaskan layanan vaksin untuk lansia. “Kegiatan vaksinasi ini tetap menerapkan protokol kesehatan, untuk lansia dan tenaga kesehatan, tetap menjadi prioritas kami,” ungkapnya Jumat (12/3).

 

Dengan kebijakan ini, Aditya mengatakan pihak RSBM memberlakukan penambahan target vaksin dari sebelumnya 200 orang per hari menjadi 500 orang per hari. Target 500 orang ini dilanjutkannya masih tahap uji coba, karena nantinya proses pelaksanaannya akan di evaluasi lagi.

Selain untuk memperceoat proses vaksinasi, vaksinasi untuk masyarakat ini juga berkaitan dengan akan dibukanya pariwisata kembali, sesuai dengan rencananya, Sanur akan dijadikan green zone atau zona hijau. 

 

Sehingga dilanjutkan Aditya pihaknya juga bisa berkontribusi dalam membangun komunitas yang kebal dengan virus Covid-19. “Jadi memang program vaksinasi ini akan mendukung program green zone yang sudah dicanangkan oleh Pemprov Bali untuk mempercepat kegiatan pariwisata yang ada di Bali,” lanjutnya.

 

Sementara stok vaksin pada hari ini masih mencukupi untuk dilakukan perhari sampai dengan 500 orang. Rencananya sesudah hari raya Nyepi vaksin akan datang lagi untuk RS Bali Mandara. Aditya menambahkah, antusiasme masyarakat cukup tinggi jadi banyak masyarakat dan lansia yang datang.  

 

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan vaksinasi, dapat mengisi formulir dalam link Google form yang sudah disediakan oleh RSBM. Tujuan mengisi google form adalah agar pihak RSBM dapat menyiapkan seluruh persiapan vaksinasi yang meliputi jumlah tenaga kesehatan untuk pelayanan serta jumlah vaksin, serta untuk menentukan kapan jadwal vaksinasinya agar tidak terjadi penumpukan. 


Most Read

Artikel Terbaru

/