alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Dek Lodek Kehilangan Babi Siap Jual, Gembok Dirusak Pelaku

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Ada-ada saja ulah oknum Tak bertanggungjawab. Jelang Hari Raya Galungan sebanyak 10 ekor babi hilang dari kandang. Konon hilangnya babi-babi itu dicuri seseorang yang belum diketahui identitasnya. Nasib apes ini dialami seorang peternak Babi, Kadek Wiranada (40) yang beralamat di Banjar Dinas Antar, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. Diduga aksi maling itu dilakukan Minggu (11/4) dini Hari saat korban tertidur lelap.

Mirisnya lagi, maling tersebut hanya menyisakan satu ekor babi dengan ukuran paling kecil dalam kandang. Babi-babi yang hilang tersebut diperkirakan seharga Rp 2 juta per ekor. Namun ada juga dengan nilai lebih. Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian mencapai Rp 18 juta.

Dari informasi di lapangan, korban baru mengetahui hilangnya babi-babi itu pada Senin (12/4) pagi sekitar pukul 09.00 wita. Saat itu, pria yang akrab disapa Dek Lodek ini hendak memberi pakan babi ke kandang yang berlokasi di dekat rumahnya. Namun betapa terkejutnya Dek Lodek mendapati kandang babi yang biasanya ramai dengan suara babi bersahutan, kini lengang. Hanya terdapat satu ekor babi yang nampak mondar mandir dalam kandang. 

Baca Juga :  Lima KK Warga Buleleng Transmigrasi ke Waingapu

Tak hanya Dek Lodek, warga lainnya pun dibuat heboh atas hilangnya puluhan ekor babi milik korban. Dugaan sementara, pelaku beraksi lebih dari satu orang. Pun demikian, pelaku diduga menggunakan setrum untuk dapat membawa kabur babi-babi itu, lantaran saat kejadian tidak ada suara ribut yang ditimbulkan oleh babi-babi tersebut. 

Saat membawa kabur babi-babi itu, pelaku diduga menggunakan kendaraan roda empat. Sebab pada lokasi peristiwa ditemukan bekas ban mobil.

Perbekel Desa Anturan, Ketut Soka saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan salah satu warganya kehilangan 10 ekor babi siap jual menjelang Hari Raya Galungan. Peristiwa menurut Sola sudah dilaporkan ke kepolisian. “Kasus ini sudah dilaporkan. Dan sekarang polisi tengah menangani pencurian yang dialami oleh warga kami,” terangnya.

Baca Juga :  Polresta Denpasar Hentikan Penyidikan Kasus Suami Aniaya Istri Siri

Disisi lain, Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, kasus tersebut kini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Buleleng untuk dilakukan penyelidikan. “Kasus ini dilaporkan dalam bentuk pengaduan masyarakat ke kami. Olah TKP juga sudah dilakukan oleh anggota kami. Dari olah TKP Itu anggota kami mendapati gembok kandang yang dirusak pelaku sehingga bisa masuk dalam kandang,” ujarnya.

Selain memeriksa sejumlah saksi termasuk korban, polisi juga telah mengecek keberadaan CCTV yang ada di sekitar lokasi kandang, untuk menyelidiki aksi pencurian yang menimpa Dek Lodek.


SINGARAJA, BALI EXPRESS – Ada-ada saja ulah oknum Tak bertanggungjawab. Jelang Hari Raya Galungan sebanyak 10 ekor babi hilang dari kandang. Konon hilangnya babi-babi itu dicuri seseorang yang belum diketahui identitasnya. Nasib apes ini dialami seorang peternak Babi, Kadek Wiranada (40) yang beralamat di Banjar Dinas Antar, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng. Diduga aksi maling itu dilakukan Minggu (11/4) dini Hari saat korban tertidur lelap.

Mirisnya lagi, maling tersebut hanya menyisakan satu ekor babi dengan ukuran paling kecil dalam kandang. Babi-babi yang hilang tersebut diperkirakan seharga Rp 2 juta per ekor. Namun ada juga dengan nilai lebih. Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian mencapai Rp 18 juta.

Dari informasi di lapangan, korban baru mengetahui hilangnya babi-babi itu pada Senin (12/4) pagi sekitar pukul 09.00 wita. Saat itu, pria yang akrab disapa Dek Lodek ini hendak memberi pakan babi ke kandang yang berlokasi di dekat rumahnya. Namun betapa terkejutnya Dek Lodek mendapati kandang babi yang biasanya ramai dengan suara babi bersahutan, kini lengang. Hanya terdapat satu ekor babi yang nampak mondar mandir dalam kandang. 

Baca Juga :  Polresta Denpasar Hentikan Penyidikan Kasus Suami Aniaya Istri Siri

Tak hanya Dek Lodek, warga lainnya pun dibuat heboh atas hilangnya puluhan ekor babi milik korban. Dugaan sementara, pelaku beraksi lebih dari satu orang. Pun demikian, pelaku diduga menggunakan setrum untuk dapat membawa kabur babi-babi itu, lantaran saat kejadian tidak ada suara ribut yang ditimbulkan oleh babi-babi tersebut. 

Saat membawa kabur babi-babi itu, pelaku diduga menggunakan kendaraan roda empat. Sebab pada lokasi peristiwa ditemukan bekas ban mobil.

Perbekel Desa Anturan, Ketut Soka saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan salah satu warganya kehilangan 10 ekor babi siap jual menjelang Hari Raya Galungan. Peristiwa menurut Sola sudah dilaporkan ke kepolisian. “Kasus ini sudah dilaporkan. Dan sekarang polisi tengah menangani pencurian yang dialami oleh warga kami,” terangnya.

Baca Juga :  Suyasa Gugah Masyarakat Gotong Royong Tangani Wabah Covid-19

Disisi lain, Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, kasus tersebut kini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Buleleng untuk dilakukan penyelidikan. “Kasus ini dilaporkan dalam bentuk pengaduan masyarakat ke kami. Olah TKP juga sudah dilakukan oleh anggota kami. Dari olah TKP Itu anggota kami mendapati gembok kandang yang dirusak pelaku sehingga bisa masuk dalam kandang,” ujarnya.

Selain memeriksa sejumlah saksi termasuk korban, polisi juga telah mengecek keberadaan CCTV yang ada di sekitar lokasi kandang, untuk menyelidiki aksi pencurian yang menimpa Dek Lodek.


Most Read

Artikel Terbaru

/