alexametrics
24.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Jatuh dari Pohon Kelapa, Blanding Meninggal Dunia

BALI EXPRESS, DENPASAR – Seorang buruh tani bernama I Ketut Blanding, 59, ditemukan meninggal dunia di kebun milik I Ketut Sukarma di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Badung, Sabtu (11/5) sekitar pukul 17.30. 

 

Kronologisnya, pada Sabtu (11/5) pukul 07.00, korban berangkat bekerja sebagai buruh mencangkul di kebun milik I Ketut Sukarma yang berlokasi di Banjar Sayan Baleran. Biasanya korban pulang ke rumahnya untuk makan dan istirahat setiap pukul 11.30. Namun saat itu korban tidak pulang.

 

“Ditunggu pihak keluarga hingga pukul 18.00, korban tidak juga pulang dan akhirnya pihak keluarga dibantu warga bersama-sama mencari korban,” terang Kapolsek Abiansemal Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa didampingi Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka, Minggu (12/5).

 

Akhirnya, korban ditemukan I Ketut Cari, 72, dalam keadaan telungkup, sabit berada di bawah kemaluan, kaki masih berisi selingkat atau tali yang digunakan sebagai alat untuk naik kelapa. 

 

“Biasanya sepulang nyari kelapa, korban bekerja di sawah. Diduga korban naik pohon kelapa, lalu jatuh di tegalan. Buktinya, di samping tubuh korban ada 4 butir buah kelapa. Diperkirakan untuk sementara korban terjatuh dari pohon kelapa,” jelasnya.

 

Jenazah korban kemudian dibawa ke Instalasi Forensik RS Sanglah,.dan pada Minggu (12/5) sudah dipulangkan oleh keluarga.

 

Hasil identifikasi sementara, sabit ditemukan berada di bawah kemaluan. Lantaran kebiasaan korban yang mengantongi sabit di sela celana belakangnya. Juga terdapat luka lecet di lutut kanan dan dada kirinya. Pun, di alat kelaminnya mengeluarkan air mani dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuhnya.


BALI EXPRESS, DENPASAR – Seorang buruh tani bernama I Ketut Blanding, 59, ditemukan meninggal dunia di kebun milik I Ketut Sukarma di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Badung, Sabtu (11/5) sekitar pukul 17.30. 

 

Kronologisnya, pada Sabtu (11/5) pukul 07.00, korban berangkat bekerja sebagai buruh mencangkul di kebun milik I Ketut Sukarma yang berlokasi di Banjar Sayan Baleran. Biasanya korban pulang ke rumahnya untuk makan dan istirahat setiap pukul 11.30. Namun saat itu korban tidak pulang.

 

“Ditunggu pihak keluarga hingga pukul 18.00, korban tidak juga pulang dan akhirnya pihak keluarga dibantu warga bersama-sama mencari korban,” terang Kapolsek Abiansemal Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa didampingi Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka, Minggu (12/5).

 

Akhirnya, korban ditemukan I Ketut Cari, 72, dalam keadaan telungkup, sabit berada di bawah kemaluan, kaki masih berisi selingkat atau tali yang digunakan sebagai alat untuk naik kelapa. 

 

“Biasanya sepulang nyari kelapa, korban bekerja di sawah. Diduga korban naik pohon kelapa, lalu jatuh di tegalan. Buktinya, di samping tubuh korban ada 4 butir buah kelapa. Diperkirakan untuk sementara korban terjatuh dari pohon kelapa,” jelasnya.

 

Jenazah korban kemudian dibawa ke Instalasi Forensik RS Sanglah,.dan pada Minggu (12/5) sudah dipulangkan oleh keluarga.

 

Hasil identifikasi sementara, sabit ditemukan berada di bawah kemaluan. Lantaran kebiasaan korban yang mengantongi sabit di sela celana belakangnya. Juga terdapat luka lecet di lutut kanan dan dada kirinya. Pun, di alat kelaminnya mengeluarkan air mani dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuhnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/