alexametrics
30.4 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Renang di Kolam Berenang Hotel, Bocah Tiga Tahun Tewas Tenggelam

DENPASAR, BALI EXPRESS-Liburan Lebaran tahun ini menjadi duka bagi keluarga Rizki warga Denpasar. Anak perempuannya berusia 3 tahun dikabarkan meninggal di kolam renang Hotel Golden Tulip Jineng Jalan Sunset Road, Kuta, Badung Sabtu (7/5). Apesnya pihak hotel hingga kini bungkam.

 

Informasi yang dihimpun kejadian ini berawal saat bocah berusia 3 tahun berinisial HUM bersama kakaknya, MUH, 5 serta beberapa kerabatnya sedang berenang di kolam tersebut sekitar pukul 11.00 Wita. Sementara sang Ayah, Rizki dan beberapa kerabat lainnya bersantai di sekitar kolam renang.

 

Satu jam setelah berenang, tepatnya pukul 12.00 Wita,  nampak sang kakak bersama beberapa kerabatnya yang lain selesai berenang dan menuju ke salah satu kamar di hotel bintang tempat ini. Namun saat itu, korban tidak terlihat ikut bersama kakaknya menuju kamar.

 

Tak berselang lama, pengunjung hotel heboh setelah melihat korban sudah mengapung di salah satu kolam renang dengan kedalaman satu meter lebih. “Ada yang teriak-teriak lihat boneka mengapung. Baru dilihat ternyata korban anak perempuan berusia tiga tahun yang mengapung dengan kepala menghadap ke air,” ujar salah seorang saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

 

Selanjutnya, kerabat korban mencoba memberikan pertolongan pertama kepada korban. Sayangnya tidak terlihat satupun petugas ;penjaga kolam saat kejadian. Selanjutnya, korban dilarikan ke RS Siloam di Jalan Sunset Road, Kuta. Namun nyawanya tak tertolong saat perjalanan. “Korban meninggal dan langsung dimakamkan hari itu juga di pemakaman muslim di Panjer,” tegas sumber yang enggan disebutkan namanya ini, Kamis (12/5).

 

Sementara itu, manajemen hotel yang dihubungi via telpon ke bagian receptionist enggan berkomentar banyak ketika dikonfirmasi. Mereka mengatakan tidak bisa memberikan keterangan  dan mencoba menghubungi bagian HRD namun tak ada jawaban. Hingga berita diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak hotel terkait kejadian ini.

Kapolsek Kuta, Kompol Orpa SM Takalapeta dikonfirmasi menyatakan tidak ada laporan peristiwa tersebut. “Tidak ada laporannya,” sebut Kapolsek Kompol Orpa SM Takalapeta.






Reporter: Suharnanto

DENPASAR, BALI EXPRESS-Liburan Lebaran tahun ini menjadi duka bagi keluarga Rizki warga Denpasar. Anak perempuannya berusia 3 tahun dikabarkan meninggal di kolam renang Hotel Golden Tulip Jineng Jalan Sunset Road, Kuta, Badung Sabtu (7/5). Apesnya pihak hotel hingga kini bungkam.

 

Informasi yang dihimpun kejadian ini berawal saat bocah berusia 3 tahun berinisial HUM bersama kakaknya, MUH, 5 serta beberapa kerabatnya sedang berenang di kolam tersebut sekitar pukul 11.00 Wita. Sementara sang Ayah, Rizki dan beberapa kerabat lainnya bersantai di sekitar kolam renang.

 

Satu jam setelah berenang, tepatnya pukul 12.00 Wita,  nampak sang kakak bersama beberapa kerabatnya yang lain selesai berenang dan menuju ke salah satu kamar di hotel bintang tempat ini. Namun saat itu, korban tidak terlihat ikut bersama kakaknya menuju kamar.

 

Tak berselang lama, pengunjung hotel heboh setelah melihat korban sudah mengapung di salah satu kolam renang dengan kedalaman satu meter lebih. “Ada yang teriak-teriak lihat boneka mengapung. Baru dilihat ternyata korban anak perempuan berusia tiga tahun yang mengapung dengan kepala menghadap ke air,” ujar salah seorang saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

 

Selanjutnya, kerabat korban mencoba memberikan pertolongan pertama kepada korban. Sayangnya tidak terlihat satupun petugas ;penjaga kolam saat kejadian. Selanjutnya, korban dilarikan ke RS Siloam di Jalan Sunset Road, Kuta. Namun nyawanya tak tertolong saat perjalanan. “Korban meninggal dan langsung dimakamkan hari itu juga di pemakaman muslim di Panjer,” tegas sumber yang enggan disebutkan namanya ini, Kamis (12/5).

 

Sementara itu, manajemen hotel yang dihubungi via telpon ke bagian receptionist enggan berkomentar banyak ketika dikonfirmasi. Mereka mengatakan tidak bisa memberikan keterangan  dan mencoba menghubungi bagian HRD namun tak ada jawaban. Hingga berita diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak hotel terkait kejadian ini.

Kapolsek Kuta, Kompol Orpa SM Takalapeta dikonfirmasi menyatakan tidak ada laporan peristiwa tersebut. “Tidak ada laporannya,” sebut Kapolsek Kompol Orpa SM Takalapeta.






Reporter: Suharnanto

Most Read

Artikel Terbaru

/