alexametrics
27.6 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Dahan Beringin Patah Timpa Pos Pecalang dan Tutup Badan Jalan

GIANYAR, BALI EXPRESS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Gianyar dan sekitarnya menyebabkan sebuah dahan pohon beringin yang berukuran cukup besar patah di Jalan Raya Tegallalang, memasuki Banjar Apuh, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Jumat (12/11).

Informasi di lapangan menyebutkan,  dahan pohon beringin yang patah tersebut selain menutup badan jalan juga menimpa Posko Pecalang Desa Adat Banjar Apuh. Akibatnya Posko Pecalang berukuran 2 x 2 meter tersebut pun hancur.

Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Sudita yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan bahwa menurut keterangan dari Bendesa Banjar Apuh, saat hujan deras turun sekitar pukul 02.00 WITA dirinya mendengar suara gemuruh di sekitar Pure Puseh Banjar Apuh. Dan saat dicek sekitar pukul 06.00 WITA, ternyata dahan pohon beringin berukuran cukup besar patah.

“Atas peristiwa itu Bendesa Adat kemudian memberitahu warga dan Perbekel Desa Sebatu yang diteruskan kepada PLN, BPBD Gianyar, serta  Bhabinkamtibmas Desa Sebatu,” ujarnya.

Tak berselang lama, petugas PLN tiba di TKP dan langsung memutus kabel dan aliran listrik yang ditimpa oleh dahan pohon beringin tersebut. “Tim dari BPBD Gianyar bersama kami personil Polsek Tegallalang juga langsung turun ke TKP dan melakukan pembersihan dan memotong material dahan pohon beringin yang turut dibantu warga setempat,” imbuhnya.

Ditambahkannya jika pemotongan dahan pohon beringin tersebut dilakukan dengan bantuan 5 unit mesin sensor. Pembersihan dan pemotongan dahan tersebut dilakukan dengan cepat agar arus lalu lintas di Jalan Raya Tegallalang menuju Bangli bisa segera normal. “Dahan yang patah ini membentang dan menutup badan jalan, jadi harus segera ditangani agar arus lalu lintas bisa kembali normal,” lanjutnya.

Pihaknya pun memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja dahan menimpa pos pecalang sehingga mengakibatkan kerugian material. “Kita juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrim diprediksi masih akan melanda,” pungkas AKP Sudita. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Gianyar dan sekitarnya menyebabkan sebuah dahan pohon beringin yang berukuran cukup besar patah di Jalan Raya Tegallalang, memasuki Banjar Apuh, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Jumat (12/11).

Informasi di lapangan menyebutkan,  dahan pohon beringin yang patah tersebut selain menutup badan jalan juga menimpa Posko Pecalang Desa Adat Banjar Apuh. Akibatnya Posko Pecalang berukuran 2 x 2 meter tersebut pun hancur.

Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Sudita yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan bahwa menurut keterangan dari Bendesa Banjar Apuh, saat hujan deras turun sekitar pukul 02.00 WITA dirinya mendengar suara gemuruh di sekitar Pure Puseh Banjar Apuh. Dan saat dicek sekitar pukul 06.00 WITA, ternyata dahan pohon beringin berukuran cukup besar patah.

“Atas peristiwa itu Bendesa Adat kemudian memberitahu warga dan Perbekel Desa Sebatu yang diteruskan kepada PLN, BPBD Gianyar, serta  Bhabinkamtibmas Desa Sebatu,” ujarnya.

Tak berselang lama, petugas PLN tiba di TKP dan langsung memutus kabel dan aliran listrik yang ditimpa oleh dahan pohon beringin tersebut. “Tim dari BPBD Gianyar bersama kami personil Polsek Tegallalang juga langsung turun ke TKP dan melakukan pembersihan dan memotong material dahan pohon beringin yang turut dibantu warga setempat,” imbuhnya.

Ditambahkannya jika pemotongan dahan pohon beringin tersebut dilakukan dengan bantuan 5 unit mesin sensor. Pembersihan dan pemotongan dahan tersebut dilakukan dengan cepat agar arus lalu lintas di Jalan Raya Tegallalang menuju Bangli bisa segera normal. “Dahan yang patah ini membentang dan menutup badan jalan, jadi harus segera ditangani agar arus lalu lintas bisa kembali normal,” lanjutnya.

Pihaknya pun memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja dahan menimpa pos pecalang sehingga mengakibatkan kerugian material. “Kita juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrim diprediksi masih akan melanda,” pungkas AKP Sudita. 


Most Read

Artikel Terbaru

/