alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Diduga Akibat Dupa, Piyasan Pensiunan ASN Hangus Terbakar

GIANYAR, BALI EXPRESS – Sebuah piyasan milik seorang pensiunan ASN, Pande Nyoman Sudana, 81, di Jalan Cermai, Nomor 18, Lingkungan Candi Baru, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Kamis malam (11/12) sekitar pukul 23.00 WITA dilalap si jago merah. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran itu pertama kali diketahui oleh salah seorang saksi bernama Damianus Dappa Tadi, 21. Saat itu saksi yang mengontrak rumah didepan rumah korban melihat api besar pada bagian atas piyasan korban. 

Melihat hal tersebut, saksi kemudia berteriak dengan tujuan membangunkan warga yang ada di dalam rumah. Kerabat korban yang mengetahui peristiwa itu juga menghubungi pemadam kebakaran Kabupaten Gianyar.  Beberapa menit kemudian armada pemadam kebakaran pun tiba di lokasi dan melakukan pemadaman api. “Setelah menerima laporan kami langsung mengerahkan dua unit armada induk Damkar dengan jumlah personil delapan orang,” ujar Kasatpol PP Gianyar yang membidangi Damkar, I Made Watha saat dikonfirmasi Jumat (12/11).

Dua unit Damkar bernomor lambung 09 dan 013 Gianyar Aman itu langsung  melakukan penyemprotan untuk memadamkan api. 30 menit kemudian, api pun berhasil dipadamkan. “Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, tapi korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 15 Juta karena Bale Piyasan korban hangus,” imbuhnya.

Sedangkan mengenai penyebabkan kebakaran pihaknya mengatakan jika masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun sementara diduga kebakaran disebabkan oleh api dupa usai menghaturkan sesajen. “Untuk penyebab kebakaran, masih penyelidikan pihak kepolisian. Tapi pemilik rumah, sudah mengiklaskan kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Sebuah piyasan milik seorang pensiunan ASN, Pande Nyoman Sudana, 81, di Jalan Cermai, Nomor 18, Lingkungan Candi Baru, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Kamis malam (11/12) sekitar pukul 23.00 WITA dilalap si jago merah. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran itu pertama kali diketahui oleh salah seorang saksi bernama Damianus Dappa Tadi, 21. Saat itu saksi yang mengontrak rumah didepan rumah korban melihat api besar pada bagian atas piyasan korban. 

Melihat hal tersebut, saksi kemudia berteriak dengan tujuan membangunkan warga yang ada di dalam rumah. Kerabat korban yang mengetahui peristiwa itu juga menghubungi pemadam kebakaran Kabupaten Gianyar.  Beberapa menit kemudian armada pemadam kebakaran pun tiba di lokasi dan melakukan pemadaman api. “Setelah menerima laporan kami langsung mengerahkan dua unit armada induk Damkar dengan jumlah personil delapan orang,” ujar Kasatpol PP Gianyar yang membidangi Damkar, I Made Watha saat dikonfirmasi Jumat (12/11).

Dua unit Damkar bernomor lambung 09 dan 013 Gianyar Aman itu langsung  melakukan penyemprotan untuk memadamkan api. 30 menit kemudian, api pun berhasil dipadamkan. “Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, tapi korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 15 Juta karena Bale Piyasan korban hangus,” imbuhnya.

Sedangkan mengenai penyebabkan kebakaran pihaknya mengatakan jika masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Namun sementara diduga kebakaran disebabkan oleh api dupa usai menghaturkan sesajen. “Untuk penyebab kebakaran, masih penyelidikan pihak kepolisian. Tapi pemilik rumah, sudah mengiklaskan kejadian tersebut sebagai musibah,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/