alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, May 29, 2022

Gelar Donor Darah, Teman Parta Dapat 243 Kantong Darah

GIANYAR, BALI EXPRESS – Kebutuhan darah di masa pandemi Covid-19 terbilang sangat langka. Padahal kebutuhan akan darah semakin meningkat. Hal itu lah yang membuat Komunitas Teman Parta secara rutin memggelar kegiatan donor darah, seperti yang dilakukan di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Minggu (12/12).

Total ada 243 lebih warga dari berbagai daerah di Gianyar yang mendonorkan darahnya dalam kegiatan tersebut.

Anggota DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Parta menyampaikan bahwa pihaknya manargetkan mendapatkan 200 kantong darah dari kegiatan tersebut. Namun ternyata jumlah kantong darah yang didapat melebihi target.

Dirinya menjelaskan jika peserta yang ikut donor ini, umumnya mereka para pendonor aktif. Dimana pihaknya menggunakan moment penghujung tahun 2020 ini karena melihat kebutuhan darah yang tinggi. “Masyarakat sedang ingin berwisata, sehingga nantinya tidak sempat donor. Maka dari itu kita bantu siapkan stok darah di PMI. Jadi melakui hubungan baik kita kontak pendonor aktif, ajak bersama membuat acara ini. Dan ini acara donor paling banyak,” tegasnya.

Menurutnya tak sulit untuk mendapatkan pendonor di wilayah Gianyar karena donor darah seakan sudah menjadi gaya hidup. Namun untuk di kabupaten lain harus lebih disosialisaikan lagi. “Makin sering diambil darah pertanda kita sehat. Agar ketika butuh darah mendadak kita siap. Bagaimana kalau kita butuh darah di PMI terbatas bahkan kosong. Itu kan harus darah kita diambil,” imbuhnya.

Politisi PDIP asal Guwang itu pun mengajak masyarakat yang sampai saat ini belum pernah mendonorkan darahnya agar mulai latihan donor. Sebab menurutnya donor darah memikiki banyak manfaat. “Karena donor darah ini adalah antisipasi kedaruratan kalau ada saudara sakit, anak sakit, kakak, adik. Oleh karena itu latihan donor jadi penting,” ajaknya.

Parta berharap kedepannya, setiap banjar memiliki database golongan darah seluruh warganya agar ketika ada yang membutuhkan darah maka  warga tidak harus panik mencari pendonor darah.

Ditambahkan oleh Ketua PDDI Bali, I Ketut Pringgantara, manfaat donor darah sangat baik. Diantaranya dapat melakukan pemerikaan gratis 4 penyakit besar hepatitis, Malaria, HIV dan Narkoba. “Kalau sudah terkena itu bisa terdeteksi lebih awal, dan darah yang sudah diambil tidak bisa dipakai,” ungkapnya.

Menurutnya, saat pandemi Covid-19, kebutuhan darah sangat tinggi namun ketersediaannya sangat langka. Sehingga pihaknya gencar melakukan kegiatan donor darah termasuk dengan keliling kabupaten/kota se-Bali agar kuota kebutuhan daerah terpenuhi. “Sangat bersyukur pada semester akhir ini kita sudah dapat 7.000 kantong darah di seluruh Bali. Ini menunjukkan  kepedulian masyarakat Bali sangat tinggi, jadi ngiring kita jaga Bali lewat donor darah,” pungkasnya. 


GIANYAR, BALI EXPRESS – Kebutuhan darah di masa pandemi Covid-19 terbilang sangat langka. Padahal kebutuhan akan darah semakin meningkat. Hal itu lah yang membuat Komunitas Teman Parta secara rutin memggelar kegiatan donor darah, seperti yang dilakukan di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Minggu (12/12).

Total ada 243 lebih warga dari berbagai daerah di Gianyar yang mendonorkan darahnya dalam kegiatan tersebut.

Anggota DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Parta menyampaikan bahwa pihaknya manargetkan mendapatkan 200 kantong darah dari kegiatan tersebut. Namun ternyata jumlah kantong darah yang didapat melebihi target.

Dirinya menjelaskan jika peserta yang ikut donor ini, umumnya mereka para pendonor aktif. Dimana pihaknya menggunakan moment penghujung tahun 2020 ini karena melihat kebutuhan darah yang tinggi. “Masyarakat sedang ingin berwisata, sehingga nantinya tidak sempat donor. Maka dari itu kita bantu siapkan stok darah di PMI. Jadi melakui hubungan baik kita kontak pendonor aktif, ajak bersama membuat acara ini. Dan ini acara donor paling banyak,” tegasnya.

Menurutnya tak sulit untuk mendapatkan pendonor di wilayah Gianyar karena donor darah seakan sudah menjadi gaya hidup. Namun untuk di kabupaten lain harus lebih disosialisaikan lagi. “Makin sering diambil darah pertanda kita sehat. Agar ketika butuh darah mendadak kita siap. Bagaimana kalau kita butuh darah di PMI terbatas bahkan kosong. Itu kan harus darah kita diambil,” imbuhnya.

Politisi PDIP asal Guwang itu pun mengajak masyarakat yang sampai saat ini belum pernah mendonorkan darahnya agar mulai latihan donor. Sebab menurutnya donor darah memikiki banyak manfaat. “Karena donor darah ini adalah antisipasi kedaruratan kalau ada saudara sakit, anak sakit, kakak, adik. Oleh karena itu latihan donor jadi penting,” ajaknya.

Parta berharap kedepannya, setiap banjar memiliki database golongan darah seluruh warganya agar ketika ada yang membutuhkan darah maka  warga tidak harus panik mencari pendonor darah.

Ditambahkan oleh Ketua PDDI Bali, I Ketut Pringgantara, manfaat donor darah sangat baik. Diantaranya dapat melakukan pemerikaan gratis 4 penyakit besar hepatitis, Malaria, HIV dan Narkoba. “Kalau sudah terkena itu bisa terdeteksi lebih awal, dan darah yang sudah diambil tidak bisa dipakai,” ungkapnya.

Menurutnya, saat pandemi Covid-19, kebutuhan darah sangat tinggi namun ketersediaannya sangat langka. Sehingga pihaknya gencar melakukan kegiatan donor darah termasuk dengan keliling kabupaten/kota se-Bali agar kuota kebutuhan daerah terpenuhi. “Sangat bersyukur pada semester akhir ini kita sudah dapat 7.000 kantong darah di seluruh Bali. Ini menunjukkan  kepedulian masyarakat Bali sangat tinggi, jadi ngiring kita jaga Bali lewat donor darah,” pungkasnya. 


Most Read

Artikel Terbaru

/