alexametrics
30.4 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Knalpot Bising dan Tak Taat Prokes, HUT Klub Motor Dibubarkan

BADUNG, BALI EXPRESS – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Komunitas motor Ayani 2 Tak pada Minggu (12/12), jadi buyar. Pasalnya saat menggelar acara tersebut di Obyek Wisata Alam Bali, Desa Sedang, Abiansemal, Badung, personil Polsek Abiansemal datang membubarkan.

Rekaman video pembubaran tersebut sontak viral di media sosial. Usut punya usut, tindakan tersebut dilakukan petugas setelah menerima laporan dari masyarakat Desa Sedang, karena merasa terganggu atas acara itu. Hal ini disampaikan Kapolsek Abiansemal Kompol, Ruli Agus Susanto yang turun langsung ke lokasi. 

“Ya kami dapat laporan dari masyarakat sekitar, kalau kegiatan itu mengganggu ketertiban umum, terutama dari suara bising motornya, apalagi 2 tak kan mungkin dia terus geber-geber,” tuturnya. Selain itu, Ruli menyebut acara dihadiri lebih dari 500 orang yang tak menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Seperti tidak memakai masker maupun menjaga jarak. Bahkan, belakangan diketahui acara tersebut ternyata tak mendapat izin atau rekomendasi dari Satgas covid-19, sehingga pembubaran perlu dilakukan. “Bukan membubarkan secara paksa, tapi dengan persuasif kami minta dihentikan, karena tidak dapat izin dan tidak taat prokes,” tambahnya.

Lebih lanjut perwira melati satu di pundak itu mengaku saat ini Panitia yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut sedang diklarifikasi. Pihaknya meminta informasi menyeluruh karena mengedepankan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.


BADUNG, BALI EXPRESS – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Komunitas motor Ayani 2 Tak pada Minggu (12/12), jadi buyar. Pasalnya saat menggelar acara tersebut di Obyek Wisata Alam Bali, Desa Sedang, Abiansemal, Badung, personil Polsek Abiansemal datang membubarkan.

Rekaman video pembubaran tersebut sontak viral di media sosial. Usut punya usut, tindakan tersebut dilakukan petugas setelah menerima laporan dari masyarakat Desa Sedang, karena merasa terganggu atas acara itu. Hal ini disampaikan Kapolsek Abiansemal Kompol, Ruli Agus Susanto yang turun langsung ke lokasi. 

“Ya kami dapat laporan dari masyarakat sekitar, kalau kegiatan itu mengganggu ketertiban umum, terutama dari suara bising motornya, apalagi 2 tak kan mungkin dia terus geber-geber,” tuturnya. Selain itu, Ruli menyebut acara dihadiri lebih dari 500 orang yang tak menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Seperti tidak memakai masker maupun menjaga jarak. Bahkan, belakangan diketahui acara tersebut ternyata tak mendapat izin atau rekomendasi dari Satgas covid-19, sehingga pembubaran perlu dilakukan. “Bukan membubarkan secara paksa, tapi dengan persuasif kami minta dihentikan, karena tidak dapat izin dan tidak taat prokes,” tambahnya.

Lebih lanjut perwira melati satu di pundak itu mengaku saat ini Panitia yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut sedang diklarifikasi. Pihaknya meminta informasi menyeluruh karena mengedepankan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.


Most Read

Artikel Terbaru

/