alexametrics
29.8 C
Denpasar
Wednesday, May 25, 2022

Naas! Sambung Kabel, Emanuel Tewas Kesetrum Listrik

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Seorang pria yang berdomisili pada mes di Jalan Gajah Mada Singaraja ditemukan meninggal dunia. Ia tewas karena tersengan aliran listrik saat akan menyambung kabel. Peristiwa itu terjadi Minggu (12/12) sekitar pukul 09.00 wita. Pria itu diketahui bernama Emanuel Setiawan Kristianto yang berasal dari Karangbendo 35c, desa Karangrejo, Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dikonfirmasi via telepon, Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya menuturkan kronologi kejadian. Saat itu korban berinisiatif menyambung kabel untuk memasang intalasi lampu di atas canopy rumah yang dijadikan mess karyawan gudang kopi PT.TTH. “Sebelum korban naik meteran, listrik sudah dalam posisi Off namun saat dicek dengan tespen oleh korban ternyata masih ada aliran listrik dikabel,” kata dia.

Sebelumnya, ia sempat diingatkan oleh rekannya Ketut Agus Gunarta untuk tidak melanjutkan. Akan tetapi, korban Emanuel tetap melanjutkan memotong kabel dengan menggunakan tang. Saat hal itu dilakukan, korban tersengat listrik dan sempat meminta tolong. Kejadian itu diketahui Agus Gunarta. Ia langsung masuk ke rumah memastikan aliran listrik mati. Selanjutnya ia membantu menurunkan korban dari atas canopy.

Dari penuturan, Kadek Sudarmini, 33 tahun, tetangga korban, disebutkan rumah tersebut memang dimanfaatkan sebagai mess. Korban merupakan salah satu karyawan di gudang cengkeh yang berada di desa Pemaron. Aksi korban untuk memperbaiki instalasi listrik diketahui oleh tetangga lainnya. Ia memperbaiki lampu sendirian. “Saat kejadian itu penghuni rumah sedang ramai. Korban saat itu ingin membenarkan lampu. Saat kesetrum korban masi ada di atas atap,” ungkapnya.

Menurut informasi, Emanuel yang kerap disapa Wawan itu baru seminggu tinggal di Singaraja. Ia pun berencana akan melangsungkan prosesi lamaran terhadap kekasihnya pada bulan ini. Namun naas, ia harus terpisah dengan calon istrinya untuk selamanya.

Kini jenazah Emanuel dibawa ke RSUD Kabupaten Buleleng. kasusnya pun ditangan oleh SPKT Polres Buleleng. menurut rencana jenazah akan dipulangkan ke daerah asalnya di Kota Semarang, Jawa Tengah oleh pihak perusahaan, dengan menggunakan Ambulance Jenazah Yayasan Muhammadiyah Buleleng.


SINGARAJA, BALI EXPRESS – Seorang pria yang berdomisili pada mes di Jalan Gajah Mada Singaraja ditemukan meninggal dunia. Ia tewas karena tersengan aliran listrik saat akan menyambung kabel. Peristiwa itu terjadi Minggu (12/12) sekitar pukul 09.00 wita. Pria itu diketahui bernama Emanuel Setiawan Kristianto yang berasal dari Karangbendo 35c, desa Karangrejo, Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dikonfirmasi via telepon, Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya menuturkan kronologi kejadian. Saat itu korban berinisiatif menyambung kabel untuk memasang intalasi lampu di atas canopy rumah yang dijadikan mess karyawan gudang kopi PT.TTH. “Sebelum korban naik meteran, listrik sudah dalam posisi Off namun saat dicek dengan tespen oleh korban ternyata masih ada aliran listrik dikabel,” kata dia.

Sebelumnya, ia sempat diingatkan oleh rekannya Ketut Agus Gunarta untuk tidak melanjutkan. Akan tetapi, korban Emanuel tetap melanjutkan memotong kabel dengan menggunakan tang. Saat hal itu dilakukan, korban tersengat listrik dan sempat meminta tolong. Kejadian itu diketahui Agus Gunarta. Ia langsung masuk ke rumah memastikan aliran listrik mati. Selanjutnya ia membantu menurunkan korban dari atas canopy.

Dari penuturan, Kadek Sudarmini, 33 tahun, tetangga korban, disebutkan rumah tersebut memang dimanfaatkan sebagai mess. Korban merupakan salah satu karyawan di gudang cengkeh yang berada di desa Pemaron. Aksi korban untuk memperbaiki instalasi listrik diketahui oleh tetangga lainnya. Ia memperbaiki lampu sendirian. “Saat kejadian itu penghuni rumah sedang ramai. Korban saat itu ingin membenarkan lampu. Saat kesetrum korban masi ada di atas atap,” ungkapnya.

Menurut informasi, Emanuel yang kerap disapa Wawan itu baru seminggu tinggal di Singaraja. Ia pun berencana akan melangsungkan prosesi lamaran terhadap kekasihnya pada bulan ini. Namun naas, ia harus terpisah dengan calon istrinya untuk selamanya.

Kini jenazah Emanuel dibawa ke RSUD Kabupaten Buleleng. kasusnya pun ditangan oleh SPKT Polres Buleleng. menurut rencana jenazah akan dipulangkan ke daerah asalnya di Kota Semarang, Jawa Tengah oleh pihak perusahaan, dengan menggunakan Ambulance Jenazah Yayasan Muhammadiyah Buleleng.


Most Read

Artikel Terbaru

/