29.8 C
Denpasar
Friday, March 24, 2023

Pemuda Edarkan 235 Gram Sabu, Sehari Bisa Nempel di 50 Titik

DENPASAR, BALI EXPRESS – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil menangkap pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi berinisial YS di Pinggir Jalan Noja Sari, Kesiman, Denpasar Timur. Pelaku yang baru berusia 19 tahun ini, mampu menyebarkan barang haram itu di puluhan lokasi dalan sehari.

 

Kepala BNNP Bali Brigjenpol Raden Nurhadi Yuwono didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Bali Putu Agus Arjaya membeberkan kasus ini pada Senin (13/3). YS merupakan satu dari enam tersangka yang berhasil diungkap selama periode Januari sampai Maret 2023.

 

“YS ini yang paling muda diantara tersangka lain, tapi barang buktinya justru paling besar,” ujar Nurhadi. Penangkapan terhadap pemuda itu, berlangsung pada 2 Februari 2023. Tim Pemberantasan BNNP Bali yang telah menyelidiki adanya peredaran gelap narkotika.

 

Kemudian petugas mendapati laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan, seperti sedang menempel atau mengambil sesuatu di pinggir jalan (TKP) sekitar pukul 20.10. ketika didekati, lelaki tersebut terlihat panik dan hendak melarikan diri. Namun petugas dengan sigap mengamankannya.

Baca Juga :  Lagi, Pelaku Skimming Asal Bulgaria Ditangkap Tim Resmob Polda Bali

 

Setelah dapat diamankan, lelaki ini diketahui bernama YS. Saat ditanyai terkait barang yang diambil, ia mengaku tadinya hendak mengambil sebuah bekas bungkus rokok Country yang didalamnya berisi narkotika jenis sabu. YS beraksi atas suruhan seseorang bernama Arik.

 

“Keberadaan orang yang diduga sebagai pengendali itu tengah kami didalami,” tambahnya. Berikutnya, Tim Pemberantasan melakukan penggeledahan ke tempat tinggal pelaku yang juga di kawasan Kesiman. Di dalam kamarnya ditemukan barang bukti lainnya yaitu sabu dan juga ekstasi.

 

Total narkotika yang disita dari YS yakni sabu seberat 235,9 gram dan lima butir ekstasi seberat 1,98 gram. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, terancam hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama seumur hidup.

 

Sementara itu menurut Arjaya, dari pendalaman yang pihaknya lakukan, YS sudah menjadi pengedar selama dua tahun. Dalam sehari, pemuda ini bisa menempel narkoba di 50 titik, mulai dari daerah Kapal, Mengwi, Badung, sampai di Gatot Subroto, Denpasar. Pemuda ini tidak tamat mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan berujung jadi pengedar.

Baca Juga :  Penyeberangan ke Nusa Lembongan Dipindah ke Mertasari, tapi Terbatas

 

Padahal, dia berasal dari keluarga yang terbilang mapan. “Jadi inilah gambaran masyarakat kita, kalau dibilang motif ekonomi, pelaku asalnya dari keluarga yang mapan, itulah bahayanya narkoba dapat mudah merambah ke semua lapisan masyarakat termasuk usia belia, maka dari itu generasi muda harus diproteksi dari narkoba, dan diberi pemahaman bahwa bahaya narkoba sangat luar biasa,” tandasnya.

 

Adapun dalam pengungkapan kasus tersebut, total ada enam tersangka selain YS. Mereka adalah NP, 26, CP, 27, PE, 38, KS, 40, dan JP, 22. Total barang bukti yang disita jika termasuk YS berupa sabu yakni 319, 64 gram dan ekstasi 115 butir.






Reporter: I Gede Paramasutha

DENPASAR, BALI EXPRESS – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil menangkap pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi berinisial YS di Pinggir Jalan Noja Sari, Kesiman, Denpasar Timur. Pelaku yang baru berusia 19 tahun ini, mampu menyebarkan barang haram itu di puluhan lokasi dalan sehari.

 

Kepala BNNP Bali Brigjenpol Raden Nurhadi Yuwono didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Bali Putu Agus Arjaya membeberkan kasus ini pada Senin (13/3). YS merupakan satu dari enam tersangka yang berhasil diungkap selama periode Januari sampai Maret 2023.

 

“YS ini yang paling muda diantara tersangka lain, tapi barang buktinya justru paling besar,” ujar Nurhadi. Penangkapan terhadap pemuda itu, berlangsung pada 2 Februari 2023. Tim Pemberantasan BNNP Bali yang telah menyelidiki adanya peredaran gelap narkotika.

 

Kemudian petugas mendapati laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan, seperti sedang menempel atau mengambil sesuatu di pinggir jalan (TKP) sekitar pukul 20.10. ketika didekati, lelaki tersebut terlihat panik dan hendak melarikan diri. Namun petugas dengan sigap mengamankannya.

Baca Juga :  SMAN 1 Abiansemal Didatangi Warga, Kadisdik Sepakat Langgar Aturan

 

Setelah dapat diamankan, lelaki ini diketahui bernama YS. Saat ditanyai terkait barang yang diambil, ia mengaku tadinya hendak mengambil sebuah bekas bungkus rokok Country yang didalamnya berisi narkotika jenis sabu. YS beraksi atas suruhan seseorang bernama Arik.

 

“Keberadaan orang yang diduga sebagai pengendali itu tengah kami didalami,” tambahnya. Berikutnya, Tim Pemberantasan melakukan penggeledahan ke tempat tinggal pelaku yang juga di kawasan Kesiman. Di dalam kamarnya ditemukan barang bukti lainnya yaitu sabu dan juga ekstasi.

 

Total narkotika yang disita dari YS yakni sabu seberat 235,9 gram dan lima butir ekstasi seberat 1,98 gram. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, terancam hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama seumur hidup.

 

Sementara itu menurut Arjaya, dari pendalaman yang pihaknya lakukan, YS sudah menjadi pengedar selama dua tahun. Dalam sehari, pemuda ini bisa menempel narkoba di 50 titik, mulai dari daerah Kapal, Mengwi, Badung, sampai di Gatot Subroto, Denpasar. Pemuda ini tidak tamat mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan berujung jadi pengedar.

Baca Juga :  Lagi, Pelaku Skimming Asal Bulgaria Ditangkap Tim Resmob Polda Bali

 

Padahal, dia berasal dari keluarga yang terbilang mapan. “Jadi inilah gambaran masyarakat kita, kalau dibilang motif ekonomi, pelaku asalnya dari keluarga yang mapan, itulah bahayanya narkoba dapat mudah merambah ke semua lapisan masyarakat termasuk usia belia, maka dari itu generasi muda harus diproteksi dari narkoba, dan diberi pemahaman bahwa bahaya narkoba sangat luar biasa,” tandasnya.

 

Adapun dalam pengungkapan kasus tersebut, total ada enam tersangka selain YS. Mereka adalah NP, 26, CP, 27, PE, 38, KS, 40, dan JP, 22. Total barang bukti yang disita jika termasuk YS berupa sabu yakni 319, 64 gram dan ekstasi 115 butir.






Reporter: I Gede Paramasutha

Most Read

Artikel Terbaru