alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Keburu Digulung Polisi, Kurir Gagal Edarkan Sabu di Karangasem

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Bustanul Arif tak melakukan perlawanan apapun saat digulung aparat Satresnarkoba Polres Karangasem di Jalan Untung Surapati, Amlapura, Senin (5/7) malam. Belum berhasil mengirim pesanan berupa satu paket diduga sabu-sabu, pergerakan pria 35 tahun itu keburu dilumpuhkan polisi. 

Arif diketahui sebagai kurir sabu-sabu yang akan mengirimkan barangnya ke salah seorang pemesan di Karangasem. Seperti tak kenal efek jera, pria yang tinggal di Lingkungan Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar Selatan, itu adalah residivis yang keluar penjara setahun lalu.

Kasat Resnarkoba Polres Karangasem AKP I Dewa Gede Oka menerangkan, Arif ditangkap di sebuah gang di kawasan Jalan Untung Surapati, Karangasem, sekitar pukul 21.00. Pelaku saat akan mengirim pesanan di wilayah Karangasem.

Polisi menemukan satu klip plastik bening diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,92 gram netto dan menyita satu tabung pipa kaca di dalamnya berisi bekas sabu sisa pakai. “Saat ini sudah kami tahan dan masih didalami,” ujar Dewa Gede Oka, dikonfirmasi Selasa (13/7) malam.

Penangkapan serupa juga berhasil dilakukan Satresnarkoba Polres Karangasem, Selasa (6/7) sore. Mohamad Faishol ditangkap polisi di Jalan Raya Padangbai, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem saat akan bertransaksi dengan seorang pemesan.

Penyelidikan yang dilakukan polisi sudah cukup lama. Berbekal informasi yang memadai, pria 35 tahun yang tinggal di Jalan Letda Reta, Denpasar, itu langsung disergap saat lalu-lalang mengendarai motor menuju arah Pelabuhan Padangbai.

Mantan Kasat Sabhara Polres Bangli ini menjelaskan, personel menemukan barang bukti sepotong pipet putih berisi kristal bening yang diduga sabu. Beratnya 0,80 gram brutto atau 0,60 gram netto. “Kami geledah badan dan pakaian pelaku, barang tak ditemukan. BB pelaku ditemukan dekat jok motornya,” imbuh Dewa Gede Oka.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka dijerat pasal penyalahgunaan narkoba, hukuman minimal 4 tahun penjara. “Mereka ke Karangasem untuk kirim barang tersebut. Yang bersangkutan kurir, dan ini masih dikembangkan,” pungkas mantan Kasatresnarkoba Polres Klungkung ini.

 


AMLAPURA, BALI EXPRESS – Bustanul Arif tak melakukan perlawanan apapun saat digulung aparat Satresnarkoba Polres Karangasem di Jalan Untung Surapati, Amlapura, Senin (5/7) malam. Belum berhasil mengirim pesanan berupa satu paket diduga sabu-sabu, pergerakan pria 35 tahun itu keburu dilumpuhkan polisi. 

Arif diketahui sebagai kurir sabu-sabu yang akan mengirimkan barangnya ke salah seorang pemesan di Karangasem. Seperti tak kenal efek jera, pria yang tinggal di Lingkungan Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar Selatan, itu adalah residivis yang keluar penjara setahun lalu.

Kasat Resnarkoba Polres Karangasem AKP I Dewa Gede Oka menerangkan, Arif ditangkap di sebuah gang di kawasan Jalan Untung Surapati, Karangasem, sekitar pukul 21.00. Pelaku saat akan mengirim pesanan di wilayah Karangasem.

Polisi menemukan satu klip plastik bening diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,92 gram netto dan menyita satu tabung pipa kaca di dalamnya berisi bekas sabu sisa pakai. “Saat ini sudah kami tahan dan masih didalami,” ujar Dewa Gede Oka, dikonfirmasi Selasa (13/7) malam.

Penangkapan serupa juga berhasil dilakukan Satresnarkoba Polres Karangasem, Selasa (6/7) sore. Mohamad Faishol ditangkap polisi di Jalan Raya Padangbai, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem saat akan bertransaksi dengan seorang pemesan.

Penyelidikan yang dilakukan polisi sudah cukup lama. Berbekal informasi yang memadai, pria 35 tahun yang tinggal di Jalan Letda Reta, Denpasar, itu langsung disergap saat lalu-lalang mengendarai motor menuju arah Pelabuhan Padangbai.

Mantan Kasat Sabhara Polres Bangli ini menjelaskan, personel menemukan barang bukti sepotong pipet putih berisi kristal bening yang diduga sabu. Beratnya 0,80 gram brutto atau 0,60 gram netto. “Kami geledah badan dan pakaian pelaku, barang tak ditemukan. BB pelaku ditemukan dekat jok motornya,” imbuh Dewa Gede Oka.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka dijerat pasal penyalahgunaan narkoba, hukuman minimal 4 tahun penjara. “Mereka ke Karangasem untuk kirim barang tersebut. Yang bersangkutan kurir, dan ini masih dikembangkan,” pungkas mantan Kasatresnarkoba Polres Klungkung ini.

 


Most Read

Artikel Terbaru

/