alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Satu Pegawai Meninggal akibat Covid, Layanan PN Amlapura Dibatasi

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Layanan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Karangasem dibatasi pasca tiga pegawai di instansi tersebut terkonfirmasi Covid-19. Satu di antaranya meninggal, dan telah dilakukan pemulasaraan sesuai prosedur. Dua orang lagi kini jalani perawatan.

Sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan sudah dilakukan. Tes cepat pun dilaksanakan terhadap 38 pegawai di PN Amlapura dengan hasil semua nonreaktif. Kendati begitu 13 orang di lingkup pengadilan sempat kontak erat dengan pasien positif.

Juru Bicara PN Amlapura, Cokorda Gede Suryalaksana membenarkan hal tersebut. Meski demikian, pelayanan di pengadilan sementara tetap berjalan namun dibatasi. “Seperti persidangan pidana dilakukan secara online,” kata Suryalaksana, Kamis (13/8).

Pegawai pengadilan pun menerapkan sistem kerja sif. Jika layanan sifatnya mendesak maka dilayani dengan menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya telah memasang tanda peringatan kepada pengunjung.

Baca Juga :  Balai Arkeologi Bali Cek Temuan Benda Purbakala di Belimbing

Kata Suryalaksana, 13 orang kontak erat sudah diminta karantina mandiri. Dia berharap semuanya dalam keadaan sehat. “Pegawai yang kontak sudah dilakukan karantina mandiri,” tegas Suryalaksana.

Di tempat lain, pelayanan di salah satu kantor desa di Kecamatan Manggis ditutup sementara lantaran pegawainya terpapar Covid-19 hingga beberapa hari ke depan. Keputusan tersebut sesuai yang diputuskan prajuru di desa.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Karangasem Gede Kaneka Setiawan, mengakui pelayanan salah satu desa di Kecamatan Manggis ditutup sementara. Dirinya menegaskan, staf masih bisa mengerjakan pekerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah.

“Selama tutup, dari relawan desa melakukan sterilisasi, seperti penyemprotan disinfektan rutin di kantor desa. Warga juga wajib pakai pelindung diri mengantisipasi penyebaran,” sebut Gede Kaneka. 

Baca Juga :  Sehari Ada 130 Ton Sampah, TPS Mengwi Baru Kelola 20 Ton  

AMLAPURA, BALI EXPRESS – Layanan di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Karangasem dibatasi pasca tiga pegawai di instansi tersebut terkonfirmasi Covid-19. Satu di antaranya meninggal, dan telah dilakukan pemulasaraan sesuai prosedur. Dua orang lagi kini jalani perawatan.

Sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan sudah dilakukan. Tes cepat pun dilaksanakan terhadap 38 pegawai di PN Amlapura dengan hasil semua nonreaktif. Kendati begitu 13 orang di lingkup pengadilan sempat kontak erat dengan pasien positif.

Juru Bicara PN Amlapura, Cokorda Gede Suryalaksana membenarkan hal tersebut. Meski demikian, pelayanan di pengadilan sementara tetap berjalan namun dibatasi. “Seperti persidangan pidana dilakukan secara online,” kata Suryalaksana, Kamis (13/8).

Pegawai pengadilan pun menerapkan sistem kerja sif. Jika layanan sifatnya mendesak maka dilayani dengan menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya telah memasang tanda peringatan kepada pengunjung.

Baca Juga :  Puting Beliung Rusak 10 Rumah di Gelgel, Kepala Bocor Tertimpa Genteng

Kata Suryalaksana, 13 orang kontak erat sudah diminta karantina mandiri. Dia berharap semuanya dalam keadaan sehat. “Pegawai yang kontak sudah dilakukan karantina mandiri,” tegas Suryalaksana.

Di tempat lain, pelayanan di salah satu kantor desa di Kecamatan Manggis ditutup sementara lantaran pegawainya terpapar Covid-19 hingga beberapa hari ke depan. Keputusan tersebut sesuai yang diputuskan prajuru di desa.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Karangasem Gede Kaneka Setiawan, mengakui pelayanan salah satu desa di Kecamatan Manggis ditutup sementara. Dirinya menegaskan, staf masih bisa mengerjakan pekerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah.

“Selama tutup, dari relawan desa melakukan sterilisasi, seperti penyemprotan disinfektan rutin di kantor desa. Warga juga wajib pakai pelindung diri mengantisipasi penyebaran,” sebut Gede Kaneka. 

Baca Juga :  Hari Ini Nakes Denpasar Divaksin Massal, Diminta Datangi Tiga Lokasi

Most Read

Artikel Terbaru

/